Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Soal Beda Hasil Investigasi Kasus Kaburnya 5 Calon TKW dari BLK, Ini Kata Sutiaji

Redaksi by Redaksi
Juni 14, 2021 4:11 pm
in Berita
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Wali Kota Malang Sutiaji angkat bicara usai terjadi perbedaan temuan hasil investigasi dalam proses penanganan kasus kaburnya 5 orang calon TKW PT CKS di Malang.

Pada prinsipnya, orang nomor satu di Kota Malang ini berkomitmen untuk menutup izin operasional PJTKI ini, jika memang terbukti ada pelanggaran.

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Sebelumnya, Sutiaji bersama Disnaker-PMPTSP meninjau langsung kebenaran kasus ini pada Sabtu (12/6/2021) kemarin. Kedatangan Sutiaji saat itu datang untuk mengkonfirmasi aspek legal formal perizinan PJTKI tersebut.

”Saya disana waktu itu klarifikasi soal perizinannya, SOP, manajemen, fasilitas hingga objeknya yakni calon PMI. Terlepas dari ada beda temuan dengan tim penyidik, itu kan urusan lain,” kata dia pada awal media, Senin (14/6/2021).

Hasilnya, kata Sutiaji, dalam aspek formalnya, baik secara legal PT, BPK, BLK dan P3MI sudah berizin. Sutiaji juga memeriksa sejumlah dokumen perjanjian antara calon PMI dan PT, termasuk sistem potong gaji kedua belah pihak.

”Saya periksa dokumen perjanjiannya, ada sistem potongan sebanyak 20 persen selama 6 bulan ketika PMI sudah di luar negeri. Saya termasuk tanya orangnya (PMI) langsung,” jelasnya.

”Dari hasil tinjauan itulah yang saya sampaikan ke media aspek formalnya, yang dikatakan manajemen, apa yang dikatakan calon PMI disana. Saya tidak menginterpretasikan ke yang lain,” imbuhnya.

Bukan tidak mungkin, lanjut dia lagi, bahwa apa yang disampaikan manajemen waktu itu hanya sebatas pencitraan saja. ”Bisa jadi apa yang dilaporkan selama ini hanya baik-baiknya saja. Jika memang ada indikasi kebohongan publik, lalu terbukti ada pidana, pasti kita akan tutup,” tegasnya.

Jadi, dia mengamini ada ketidaksamaan versi antara hasil investigasinya dengan hasil investigasi tim penyidik. Proses penanganan kasus pidana, letaknya ada di kepolisian, bukan dari Pemda.

”Apa benar dia terindikasi melakukan tindak pidana perdagangan manusia atau tidak. Jelas, kalau nanti sudah ikrah, pasti akan kita tutup. Kita cabut ijinnya,” tegasnya.

Dalam kaitan dengan kasus ini, Sutiaji bilang kalau proses investigasinya sudah ditangani banyak pihak. Selain polisi, ada juga investigasi dari Disnaker Provinsi. ”Hasilnya ya gak mungkin saya tanya, kan investigasi,” katanya.

Terlepas dari hal itu, Sutiaji berharap kasus ini tidak menjadi stigma buruk bagi PJTKI-PJTKI lainnya. Keberadaan PJTKI juga penting dalam kerjasama meningkatkan kualitas para pekerja.

”Jangan karena kasus ini, citra PJTKI lain ikut dicap jelek. Karena PJTKI ini kan sifatnya ada baiknya,” tuturnya.

Tags: sutiaji

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
Selesaikan Masalah Hukum, Kasi Datun Kejari Batu Terima Penghargaan Wali Kota Batu

Selesaikan Masalah Hukum, Kasi Datun Kejari Batu Terima Penghargaan Wali Kota Batu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.