Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Situs Purbakala di Landungsari Diduga Berasal dari Era Kerajaan Medang

Redaksi by Redaksi
Juni 10, 2025 10:25 pm
in Berita
Arkeolog Dwi Cahyono saat mengamati situs purbakala di Landungsari. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Arkeolog Dwi Cahyono saat mengamati situs purbakala di Landungsari. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Berdasarkan pengamatan sementara, situs purbakala yang terpendam di dalam tanah di Dusun Bendungan, Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang diduga berasal dari era Kerajaan Medang. Untuk memastikan secara akurat kapan struktur tersebut dibangun, diperlukan penelitian lebih lanjut.

Arkeolog serta Dosen Jurusan Sejarah Universitas Negeri Malang, Dwi Cahyono mengatakan, situs tersebut berada di daerah yang konon bernama Wurandungan. Nama tersebut kini lebih populer disebut dengan Dusun Bendungan.

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Baca Juga: Pendapatan Daerah Tidak Capai Target, DPRD Kabupaten Malang Soroti PAD Berbagai Sektor

Nama Wurandungan juga berkembang menjadi nama Dusun Klandungan dan Desa Landungsari. Wurandungan juga merupakan nama prasasti yang ditemukan di wilayah Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Tumpukan batu yang ditemukan di sekitar lokasi situs purbakala. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Tumpukan batu yang ditemukan di sekitar lokasi situs purbakala. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Prasasti tersebut ditulis pada era Kerajaan Medang, tepatnya di masa pemerintahan Mpu Sindok, tepatnya pada tahun 948. Di dalam prasasti itu disebutkan adanya lima kahyangan, salah satunya adalah Sang Hyang Wurandungan yang diduga menjadi cikal bakal kawasan Desa Landungsari dan Kelurahan Tlogomas.

“Artinya keberadaan situs (batu bata) ini sudah ada di masa pemerintahan (Mpu Sindok) itu,” terang Dwi saat ditemui wartawan usai melakukan pengamatan di situs yang diduga candi tersebut, Senin (9/6/2025).

Di samping itu, Dwi juga mengaitkan bentuk bata merah yang membentuk struktur mirip candi dengan bentuk bata merah di situs-situs Kerajaan Medang lainnya. Ia menyebut ada kemiripan antara batu bata di Landungsari dengan Situs Pendem dan Situs Srigading.

Baca Juga: Jaga Pilar Keadilan Berlandaskan Etik, Peradi Malang Lantik 36 Advokat Muda

Ia merinci, ciri yang mencolok dari bata tersebut adalah ketebalannya yang berkisar antara 9-11 centimeter. Sekilas, ia memperkirakan bata di situs Landungsari memiliki ketebalan serupa.

“Nanti kami ukur ketebalannya secara akurat. Ini ukurannya mirip dengan (situs era) Mpu Sindok, misalnya Pendem dan Srigading,” ujar Dwi.

Sebelumnya diberitakan, warga Dusun Bendungan tak sengaja menemukan struktur bata mirip candi di tanah milik Pemerintah Desa Landungsari. Penemuan tersebut terjadi pada Sabtu (7/6/2025) saat bersih-bersih usai kegiatan macapat.

 

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
Fakta menarik laga Jepang vs Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. /Foto: Instagram @timnasindonesia

4 Fakta Menarik Jepang vs Timnas Indonesia, Kekalahan Terbesar Garuda

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.