Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Siasat Bisnis Kuliner Hadapi Pandemi COVID-19

Redaksi by Redaksi
Agustus 10, 2021 8:30 pm
in Berita
Webinar Business Opportunity in F&B Amid Pandemic Situation. Foto: dok

Webinar Business Opportunity in F&B Amid Pandemic Situation. Foto: dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kompetisi wirausaha terdepan di Indonesia, Diplomat Success Challenge (DSC) 12, yang diselenggarakan Wismilak Foundation, kini tengah membuka pendaftaran bagi entrepreneur di Indonesia.

Sejalan dengan dibukanya pendaftaran, DSC menggelar serangkaian webinar untuk edukasi dan berbagi pengetahuan kewirausahaan. Dengan menggandeng MarkPlus Institute, pada Jumat (6/8) lalu, webinar yang mengusung tema Business Opportunity in F&B Amid Pandemic Situation, sukses digelar.

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Webinar kelima menghadirkan beberapa pengusaha F&B yang mampu mengembangkan peluang dan berani membuat gebrakan. Mereka adalah Ayu Utami – Founder Rosalie Cheese,  Haidhar Wurjanto – Founder & CEO Simha Group, dan Hendy Setiono – Founder & CEO Baba Rafi Enterprise.

Dalam sesi webinar tersebut, Ayu Utami, Haidhar  dan Hendy berbagi insight, pengalaman, serta tips  tentang bagaimana memaksimalkan peluang bisnis di sektor F&B di tengah pandemi saat ini.

 Ayu Utami menegaskan pentingnya untuk beradaptasi saat menjalankan bisnis F&B di situasi yang tidak menentu. Fokus membuat produk apa yang market butuhkan, bukan produk apa yang bisa kita buat. Karena pandemi berdampak pada industri pariwisata, Rosalie Cheese sebagai produsen keju lokal yang semula fokus pada segmen perhotelan dan restoran, mendorong Ayu Utami untuk melakukan market shift.  Mengubah bisnisnya dari B2B menjadi B2C dengan melakukan penjualan langsung kepada pelanggan.

Berbekal insight kebutuhan konsumen, Rosalie Cheese akhirnya mencoba menjangkau market pulau Jawa dan berinovasi membuat berbagai paket keju dan turunan produk keju. Misalnya cheese for baking package, yaitu menyediakan paket berbagai jenis keju yang dibutuhkan pelanggan yang gemar membuat roti dan kue saat di rumah saja. Bahkan Rosalie Cheese pun berinovasi dengan mengadakan experience cheese & tea pairing yang bisa dilakukan di rumah, yaitu experience menikmati keju yang cocok disantap sambil menyesap teh. Pada akhirnya, formula agar peluang bisnis dapat maksimal adalah menciptakan peluang sesuai kebutuhan konsumen.

Ayu pun berbagi tips bagi pelaku bisnis F&B saat mengembangkan peluang usaha. “Penting untuk kesiapan people managementsaat melakukan adaptasi perubahan strategi bisnis. Selain itu perang harga tidak bisa dihindari, yang paling penting adalah pelaku bisnis harus ketahui value dan uniqueness produk yang dimiliki. Terakhir, tidak saja membangun namun juga mempertahankan hubungan dengan konsumen sambil mendengar masukan dari mereka.” tegas Ayu.

Pelaku bisnis F&B pun harus cepat membaca perubahan perilaku konsumen di tengah kondisi pandemi dan mengubah strategi agar memaksimalkan peluang usaha. Haidhar Wurjanto yang merintis Simha Group dengan berbagai usaha seperti Es Teh, Foresthree dan Mozza mengatakan, memahami perubahan perilaku konsumen adalah kunci sebelum bersiap membuat gebrakan bisnis yang dijalani. Berdasarkan pengamatan Haidar, konsumen kini sudah terbiasa menghabiskan waktu di rumah saja dan menjadikan TikTok sebagai sumber hiburan. Atas dasar itu, Es Teh menggunakan TikTok sebagai tool sekaligus direct touchkepada masyarakat. Konten TikTok yang dibuatnya, berhasil viral dan berdampak pada awareness sehingga mendorong penjualan.

“Kami percaya, meski produk jenis es teh banyak yang  serupa, namun yang penting adalah how we deliver the message.” ungkap Haidhar berbagi tips.

Setiap pelaku bisnis F&B harus memiliki mindset bahwa sektor F&B adalah kebutuhan pokok, sehingga tentu saja masih ada peluang untuk berkembang. Founder dan CEO Kebab Turki Baba Rafi Enterprise, Hendy Setiono, yang sukses melakukan ekspansi bisnisnya hingga ke luar negeri, percaya bahwa mindset tersebut sebagai pendorong kita untuk mengembangkan peluang usaha F&B di masa pandemi. Untuk memaksimalkan peluang, tidak saja butuh inovasi namun juga berkolaborasi.

Pelaku usaha dituntut untuk mampu berkolaborasi agar bisnisnya tidak hanya bertahan, namun memperkuat bisnisnya hingga mampu berekspansi. Namun saat hendak memutuskan berkolaborasi dengan mitra atau bahkan influencer, penting untuk memahami prinsip kolaborasi. Pertama, saling melengkapi antar pihak dalam berkolaborasi. Fokus pada strength dan pandai membaca kekurangan untuk saling melengkapi. Kedua, memiliki chemistry yang kuat. Ketiga, saling melengkapi diferensiasi skill yang dimiliki.

Bicara mengenai kiat mengembangkan peluang di tengah bisnis, Hendy yang konsisten mengembangkan usaha kuliner dengan berkolaborasi konten kreator influencer, mengingatkan pelaku bisnis untuk berani bikin gebrakan. Selalu coba menjadi pionir dan trendsetter. Ini adalah kunci untuk bersaing.

Reporter: Lizya Kristanti

Editor: Lizya Kristanti

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
Kiat Membagi Waktu Antara Kuliah dan Organisasi

Kiat Membagi Waktu Antara Kuliah dan Organisasi

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.