Tugumalang.id – Membagi waktu antara kuliah dan organisasi kadang menjadi masalah tersendiri bagi mahasiswa yang memiliki fokus pada pergerakan.
Oleh karena itu, beberapa mahasiswa yang tergabung dalam berbagai organisasi mahasiswa (Ormawa) memberi beberapa tips agar bisa membagi waktu antara studi dan organisasi.
Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Malang, Sirajuddin, menceritakan bahwa di PMII mereka dibiasakan untuk bersosialisasi, artinya harus pintar-pintar mencari teman.
“Nakal boleh goblok jangan, kan kata orang seperti itu. Artinya kita boleh nakal misalnya dalam tugas, dan kita punya teman, teman itu yang lebih kita kedepankan seperti mengerjakan bareng. Toh kalau ada teman yang bantu, maka tugas kita tidak akan terkendala,” ucapnya, pada Selasa (10/08/2021).
Menurutnya, boleh saja cinta dengan organisasi, tapi jangan sampai meninggalkan tugas sebagai mahasiswa. “Karena niat kita dari rumah, kita pamit dengan orang tua, ya kita kuliah bukan berorganisasi. Organisasi adalah sesuatu hal yang bonus untuk kita, untuk menebalkan pengetahuan kita,” paparnya.
“Kalau untuk pembagian waktu, dari saya adalah pintar-pintar bagaimana membagi cara. Kita pintar-pintar membagi kalau waktunya mengerjakan tugas ya kita kerjakan, karena tidak 24 jam non-stop kita di PMII,” pungkasnya.
Terpisah, Kader PMII Kota Malang, M Ainur Roziqin, memberikan tips yang berangkat dari pengalaman pribadi.
“Kita harus bisa balance (seimbang) dalam membagi waktu. Kita sebelumnya tahu bahwa berkuliah memiliki tanggungan seperti ini, punya keharusan seperti ini, dan di organisasi kita tidak bisa melulu di organisasi dalam artian sebelum terjun ke organisasi kita mengetahui kapan melakukan kegiatan dalam organisasi tersebut. Dan kalau kita sudah mengetahui ritme di organisasi itu, termasuk kegiatan yang spontan atau secara langsung, itulah yang harus diantisipasi,” ucapnya.
“Kebanyakan kalau kita ada jadwal kuliah yang berurusan dengan akademik, ya kita harus ada plan b,” pungkasnya.
Terakhir, Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Malang, Lintang Imaniar, mengatakan bahwa segala hal diawali dengan niat. “Kalau tips-tips dari aku awali niat terlebih dahulu. Kalau kita mau fokus ke dua bidang ini (akademik dan organisasi) maka kita harus punya plan (rencana) ke depannya. Kita harus membuat plan belajarnya kapan dan mau mikir organisasi kapan,” ucapnya.
“Kemudian kalau niat-niat itu sudah tertata, kita tinggal eksekusi. Contohnya kalau aku sendiri ketika udah berorganisasi, aku belajar sekitar habis maghrib sampai jam 8 malam, menurutku itu udah lebih dari cukup. Dan jam 8 sampai malamnya itu itu untuk berorganisasi gak apa-apa,” tutupnya.
Reporter: Rizal Adhi
Editor: Lizya Kristanti





























