Jumat, Juli 10, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Setelah Taman Bunga Merjosari, Giliran 3 RTH Baru Dibangun di Kota Malang

Redaksi by Redaksi
April 1, 2022 11:27 am
in Berita
Taman Bunga Merjosari, Kota Malang

Taman Bunga Merjosari. foto/BEN

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Pemerintah Kota Malang terus bertransformasi sebagai kota yang layak untuk ditinggali. Salah satunya dengan memperbanyak Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Malang untuk menciptakan ruang publik yang nyaman.

Di antaranya, diwujudkan melalui kehadiran Taman Bunga Merjosari. Persisnya, di Jalan Mertojoyo Selatan, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru.

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Dibangun di lahan bekas Pasar Dinoyo seluas 1,2 hektare. Lokasi taman ini berseberangan dengan Taman Singha Merjosari yang dibangun melalui Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) tahun 2011 lalu.

Taman Bunga Merjosari sudah bisa digunakan warga untuk beraktivitas. Foto: Ben.

Sejak dibuka untuk umum pada awal tahun 2022, taman ini rupanya cukup menyita perhatian. Bagaimana tidak, Taman Bunga Merjosari ini memiliki desain modern dengan berbagai macam bunga di sekelilingnya. Tak sedikit remaja hingga ibu-ibu yang memanfaatkan taman ini untuk sekedar berswafoto dengan keluarga atau bahkan berolahraga.

Salah satu pengunjung, Neni Ariyanti, 33, mengaku antusias mengunjungi taman ini. Menurutnya dari segi desain, sangat nyaman. Neni sendiri, mengaku sering meluangkan waktu di taman tersebut untuk menemani buah hati bermain.

Terlebih, karena ada PKL (Pedagang Kaki Lima) yang berada sekitar taman mudah dijangkau, tak jarang Neni juga kerap membeli camilan sembari menghabiskan waktu bersama anak.”Biasanya kesini jalan-jalan sama anak. Nemenin main, karena lumayan luas ya, banyak bunganya. Apalagi banyak jajanan juga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Wahyu Setianto menyampaikan Taman Bunga Merjosari menjadi proyek pembangunan yang rampung di akhir Desember 2021 dengan anggaran sekitar Rp 3,9 miliar dan diperkirakan mampu menampung sekitar 100 orang lebih.

Wahyu melanjutkan, konsep penataan Taman Bunga Merjosari sendiri menggunakan pendekatan taman bunga dengan pola geometri tradisional.

Area hijau (softscape) menjadi elemen utama taman dengan proporsi sebesar 67 persen dari luas total area. Kemudian, beberapa jenis bunga yang mulai mekar dan pohon peneduh juga telah ditata rapi. Seperti, pohon andong merah, puring, tabebuya, kenari serta flamboyan,

Pengunjung juga dapat memanfaatkan area plaza, taman burung, air mancur dan sculpture yang bentuknya terinspirasi dari bentuk mahkota bunga.

“Adapun sebagai fasilitas pendukung operasional, juga disediakan kantor pengelola dan pusat informasi, toilet, lampu taman, tempat sampah, area parkir hingga pedestrian ramah lansia yang dilengkapi rail pegangan dan material perkerasan yang tidak licin,” tuturnya.
Rencananya, taman ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas WiFi gratis untuk melengkapi fungsi taman sebagai salah satu sarana pendidikan.

Warga memanfaatkan untuk olahraga di Taman Bunga Merjosari. foto/BEN

“Sudah ada rencana, karena disana juga nyaman untuk aktivitas pendidkan, supaya bisa berdiskusi dan belajar disana (taman),” jelasnya.

Disampaikan Wahyu, taman ini juga masih dalam tahap penyempurnaan oleh pihak kontraktor atau pengembang selama 6 bulan sejak dibuka untuk umum. Dengan demikian, pengembang masih bertanggungjawab jika ada kerusakan yang terjadi di Taman Bunga Merjosari.

“Misal kalau ada tanaman yang mati, atau fisik pembangunan ada yang retak atau pecah, ada petugas (DLH) disana yang akan mengecek kemudian melaporkan ke kontraktor supaya segera diperbaiki,” bebernya.

Lebih jauh, di tahun 2022 ini, DLH berencana membangun tiga taman lagi. Yakni taman bawah Flyover Kedungkandang, taman di Kelurahan Balearjosari, dan yang paling besar ialah RTH Buring atau Alun-Alun Kedungkandang.
Soal anggaran, tambah Wahyu, untuk taman bawah Flyover Kedungkandang dianggarkan Rp 800 juta. Kemudian taman Balearjosari sekitar Rp 600 juta. Sedangkan untuk RTH Buring secara keseluruhan dianggarkan Rp 15 miliar dan dilakukan secara bertahap dengan anggaran awal Rp 4,9 miliar. Jika ditotal, Pemkot Malang melalui DLH bakal menggelontorkan Rp 16,4 miliar untuk penambahan tiga RTH di thaun 2022.

“Ini sudah mau kita lelang, masih konsultasi kita persiapkan DED-nya. Jadi untuk RTH Buring kita anggarkan Rp 15 miliar, namun karena masih kurang (anggaran) jadi kami di beri Rp 4,9 miliar. Sisanya 9,1 miliar di PAK (Perubahan Anggaran Keuangan). Tahun ini (tiga taman) akan selesai semua,” pungkasnya.

Reporter: Feni Yusnia
editor:jatmiko

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: hut ke-108 Kota MalangRuang Terbuka HijauTaman Merjosari

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Next Post
Acara Dekranasda Kota Malang

Dekranasda Berkontribusi, Widayati Sutiaji: Batik Kota Malang Harus Go Internasional

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.