Kamis, Oktober 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Budaya

Seniman di Malang Bangkitkan Filosofi Batik, Padukan Budaya dan Visual Universal

Redaksi by Redaksi
November 20, 2025 11:44 pm
in Budaya
Pameran instalasi batik Titisari 2025 karya seniman asal Malang, Bambang Sarasno. (Foto/M Sholeh)

Pameran instalasi batik Titisari 2025 karya seniman asal Malang, Bambang Sarasno. (Foto/M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Seniman Malang Bambang Sarasno sukses memamerkan karya batik yang memadukan corak budaya dan visual universal di Universitas Brawijaya (UB) pada 14-19 November 2025. Dalam karyanya, tersisip pesan pembangkit filosofi batik.

Dalam pameran instalasi batik bertajuk “Titisari (Rasi, Relasi dan Saudara Lama yang Terlupa)” itu menampilkan 12 batik bercorak budaya nusantara yang terpadu dengan zodiak sebagai visual universal.

READ ALSO

5 Tempat Belajar Membatik di Malang, Cocok untuk Pelajar hingga Wisatawan

Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan

Bambang mengungkap makna mendalam dibalik karyanya. Baginya, perkembangan teknologi sebetulkan membuka peluang bagi seniman Indonesia dalam berekspresi.

Baca Juga: Kenduri Rupa: Pameran Lukisan yang Rayakan Keberagaman Seniman Kota Batu

“Zodiak itu dikenal secara universal. Karena itu, saya menggabungkannya dengan batik agar budaya lokal bisa tersampaikan melalui visual yang dipahami secara global,” ucapnya.

Pameran instalasi batik Titisari 2025 karya seniman asal Malang, Bambang Sarasno. (Foto/M Sholeh)
Pameran instalasi batik Titisari 2025 karya seniman asal Malang, Bambang Sarasno. (Foto/M Sholeh)

Ia memandang batik saat ini mengalami degradasi pemaknaan. Pasalnya, karya batik semakin banyak yang menggunakan stemple.

“Itu sebenarnya mendegradasi nilai batik yang sesungguhnya. Padahal, batik di Indonesia punya filosofi dan latar belakang yang tidak hanya sekedar indah dipandang,” ujarnya.

Baca Juga: Rumah Budaya Ratna, Wadah untuk Asah Kreativitas Para Seniman dan Sastrawan di Malang

Dikatakan, karya 12 batik bercorak zodiak ini mengimplementasikan gaya khas wayang. Di mana, seluruh karyanya tidak digambarkan ke depan, melainkan menghadap ke samping.

“Zodiak, wayang dan batik memiliki kesamaan nilai, tidak hanya menonjolkan estetika tapi punya narasi yang mendalam,” kata dia.

Bambang menceritakan bahwa proses pembuatan karyanya dimulai sejak tahun 2015. Satu karyanya dikerjakan kurang lebih 8 sampai satu tahun. Sebab baginya, proses membuat karya bukan hanya soal teknik, tetapi juga sarat pembelajaran.

“Proses membatik itu juga tentang manajemen waktu, manajemen risiko, dan berbagai pelajaran lain yang muncul selama pengerjaan,” tandasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: Batikkota malangkreatifitas senipameran batikseniman

Related Posts

5 Tempat Belajar Membatik di Malang, Cocok untuk Pelajar hingga Wisatawan
Budaya

5 Tempat Belajar Membatik di Malang, Cocok untuk Pelajar hingga Wisatawan

Senin, 20 Jul 2026
Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan
Budaya

Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan

Rabu, 15 Jul 2026
3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 
Budaya

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

Jumat, 3 Jul 2026
Aktivitas memutar vinyl wajib jadi itinerary wisatamu di Museum Musik Dunia Jatim Park 3. Foto: Dok
Budaya

List Itinerary Liburan di Kota Batu, Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Hadirkan ‘Vinyl Experience

Kamis, 25 Jun 2026
Anjali dan Hal yang Tidak Kembali
Budaya

Anjali dan Hal yang Tidak Kembali

Minggu, 21 Jun 2026
Warga mengarak jolen berisi tumpeng di Gebyar Ritual 1 Suro. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Budaya

Meriah! Gebyar Ritual 1 Suro 2026 di Gunung Kawi Libatkan 1.000 Warga Desa Wonosari

Selasa, 16 Jun 2026
Next Post
Pengabdian kepada masyarakat Departemen Psikologi Universitas Brawijaya (UB). Foto/dok UB

Psikolog Universitas Brawijaya Berikan Psikoedukasi bagi Guru di Universitas Mataram

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.