Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Budaya

Seniman di Malang Bangkitkan Filosofi Batik, Padukan Budaya dan Visual Universal

Redaksi by Redaksi
November 20, 2025 11:44 pm
in Budaya
Pameran instalasi batik Titisari 2025 karya seniman asal Malang, Bambang Sarasno. (Foto/M Sholeh)

Pameran instalasi batik Titisari 2025 karya seniman asal Malang, Bambang Sarasno. (Foto/M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Seniman Malang Bambang Sarasno sukses memamerkan karya batik yang memadukan corak budaya dan visual universal di Universitas Brawijaya (UB) pada 14-19 November 2025. Dalam karyanya, tersisip pesan pembangkit filosofi batik.

Dalam pameran instalasi batik bertajuk “Titisari (Rasi, Relasi dan Saudara Lama yang Terlupa)” itu menampilkan 12 batik bercorak budaya nusantara yang terpadu dengan zodiak sebagai visual universal.

READ ALSO

Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

Bambang mengungkap makna mendalam dibalik karyanya. Baginya, perkembangan teknologi sebetulkan membuka peluang bagi seniman Indonesia dalam berekspresi.

Baca Juga: Kenduri Rupa: Pameran Lukisan yang Rayakan Keberagaman Seniman Kota Batu

“Zodiak itu dikenal secara universal. Karena itu, saya menggabungkannya dengan batik agar budaya lokal bisa tersampaikan melalui visual yang dipahami secara global,” ucapnya.

Pameran instalasi batik Titisari 2025 karya seniman asal Malang, Bambang Sarasno. (Foto/M Sholeh)
Pameran instalasi batik Titisari 2025 karya seniman asal Malang, Bambang Sarasno. (Foto/M Sholeh)

Ia memandang batik saat ini mengalami degradasi pemaknaan. Pasalnya, karya batik semakin banyak yang menggunakan stemple.

“Itu sebenarnya mendegradasi nilai batik yang sesungguhnya. Padahal, batik di Indonesia punya filosofi dan latar belakang yang tidak hanya sekedar indah dipandang,” ujarnya.

Baca Juga: Rumah Budaya Ratna, Wadah untuk Asah Kreativitas Para Seniman dan Sastrawan di Malang

Dikatakan, karya 12 batik bercorak zodiak ini mengimplementasikan gaya khas wayang. Di mana, seluruh karyanya tidak digambarkan ke depan, melainkan menghadap ke samping.

“Zodiak, wayang dan batik memiliki kesamaan nilai, tidak hanya menonjolkan estetika tapi punya narasi yang mendalam,” kata dia.

Bambang menceritakan bahwa proses pembuatan karyanya dimulai sejak tahun 2015. Satu karyanya dikerjakan kurang lebih 8 sampai satu tahun. Sebab baginya, proses membuat karya bukan hanya soal teknik, tetapi juga sarat pembelajaran.

“Proses membatik itu juga tentang manajemen waktu, manajemen risiko, dan berbagai pelajaran lain yang muncul selama pengerjaan,” tandasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: Batikkota malangkreatifitas senipameran batikseniman

Related Posts

Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan
Budaya

Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan

Rabu, 15 Jul 2026
3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 
Budaya

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

Jumat, 3 Jul 2026
Aktivitas memutar vinyl wajib jadi itinerary wisatamu di Museum Musik Dunia Jatim Park 3. Foto: Dok
Budaya

List Itinerary Liburan di Kota Batu, Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Hadirkan ‘Vinyl Experience

Kamis, 25 Jun 2026
Anjali dan Hal yang Tidak Kembali
Budaya

Anjali dan Hal yang Tidak Kembali

Minggu, 21 Jun 2026
Warga mengarak jolen berisi tumpeng di Gebyar Ritual 1 Suro. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Budaya

Meriah! Gebyar Ritual 1 Suro 2026 di Gunung Kawi Libatkan 1.000 Warga Desa Wonosari

Selasa, 16 Jun 2026
Tradisi Ngarak Banteng empu supo
Budaya

Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Getarkan Kota Batu

Minggu, 31 Mei 2026
Next Post
Pengabdian kepada masyarakat Departemen Psikologi Universitas Brawijaya (UB). Foto/dok UB

Psikolog Universitas Brawijaya Berikan Psikoedukasi bagi Guru di Universitas Mataram

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.