Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Psikolog Universitas Brawijaya Berikan Psikoedukasi bagi Guru di Universitas Mataram

Redaksi by Redaksi
November 20, 2025 11:58 pm
in Pendidikan
Pengabdian kepada masyarakat Departemen Psikologi Universitas Brawijaya (UB). Foto/dok UB

Pengabdian kepada masyarakat Departemen Psikologi Universitas Brawijaya (UB). Foto/dok UB

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Departemen Psikologi Universitas Brawijaya (UB) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Universitas Mataram belum lama ini. Kegiatan ini bagian dari upaya mewujudkan pendidikan yang inklusif.

Dian Putri Permatasari SPsi MSi, inisiator acara ini mengatakan, pendidikan inklusif merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan pendidikan yang adil dan merata bagi seluruh peserta didik, termasuk anak-anak dengan disabilitas.

READ ALSO

Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027

Baca Juga: Akademisi Universitas Brawijaya: Jalur Alternatif Candi Panggung Bisa Urai Kemacetan Kota Malang

“Memberikan kesempatan pada siswa disabilitas untuk belajar di sekolah umum bersama dengan teman-teman sebayanya merupakan bagian dari gerakan hak asasi manusia secara global,” kata dia.

Oleh karena itu, menurutnya, membangun lingkungan inklusif di sekolah merupakan hal yang penting untuk memastikan kesejahteraan dan keberhasilan akademik siswa disabilitas.

Pengabdian kepada masyarakat Departemen Psikologi Universitas Brawijaya (UB). Foto/dok UB
Pengabdian kepada masyarakat Departemen Psikologi Universitas Brawijaya (UB). Foto/dok UB

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 menekankan pentingnya kesiapan tenaga pendidik dalam memahami hak dan kebutuhan siswa disabilitas untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif.

“Namun, di lapangan masih banyak guru sekolah dasar yang belum memiliki pemahaman dan kesadaran yang memadai terkait pendidikan inklusif, sehingga mengalami kesulitan dalam mengadaptasi strategi pembelajaran yang sesuai,” lanjutnya.

Baca Juga: Universitas Brawijaya Kirim Dokter ke Gaza, Wujud Nyata Kepedulian untuk Palestina

Berbagai faktor seperti kurangnya pelatihan, stereotip, dan resistensi terhadap perubahan turut menjadi tantangan dalam implementasi pendidikan inklusif.

Oleh karena itu, diperlukan program penguatan kapasitas bagi guru sekolah dasar melalui pelatihan dan pendampingan berbasis prinsip pendidikan inklusif guna meningkatkan pemahaman mereka terhadap keberagaman peserta didik serta strategi pembelajaran yang aksesibel.

Departemen Psikologi Universitas Brawijaya (UB) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bentuk psikoedukasi.

Tema yang diangkat “Sekolah Ramah Disabilitas: Edukasi Disability Awareness Bagi Guru Sekolah Dasar di Kota Mataram.”

Kegiatan ini diinisiasi oleh Dian Putri Permatasari, S.Psi., M.Si dan Ika Fitria, S.Psi., M. Psi, psikolog yang merupakan dosen psikologi UB dengan menggandeng Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Mataram.

Dalam sesi utama, Dian Putri menyampaikan materi mengenai:

  • Ragam disabilitas yang sering ditemui di sekolah dasar
  • Prinsip-prinsip dasar pendidikan inklusif
  • Peran guru dalam mendampingi siswa disabilitas di sekolah
  • Bentuk dukungan lingkungan belajar yang aman dan ramah di skeolah inklusi.

Materi ini dirancang agar guru memahami bahwa setiap anak memiliki pola belajar dan kebutuhan yang berbeda. Pendekatan belajar responsif dinilai penting agar siswa disabilitas dapat meraih perkembangan akademik dan psikososial yang optimal.

Kegiatan ini diikuti 26 Guru sekolah dasar, yang terdiri dari 10 Sekolah di Kota Mataram. Para peserta aktif berdiskusi mengenai tantangan yang mereka hadapi di kelas, termasuk keterbatasan fasilitas, kurangnya pelatihan, dan kebutuhan akan modul ajar yang lebih inklusif.

Berdasarkan hasil evaluasi, para peserta mengapresiasi secara positif kegiatan ini karena memberikan pengetahuan praktis sekaligus membuka ruang refleksi mengenai pentingnya keberpihakan dalam pendidikan.

Mereka berharap pelatihan berkelanjutan dapat terus dilakukan untuk memperkuat kompetensi guru dalam menerapkan pendidikan inklusif di sekolah masing-masing.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis UB

Editor: Herlianto. A

Tags: Pendidikan InklusifPsikologi UBuniversitas brawijayaUniversitas Mataram

Related Posts

Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional
Pendidikan

Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional

Sabtu, 18 Jul 2026
UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027
Pendidikan

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027

Jumat, 17 Jul 2026
Feb Ub
Pendidikan

FEB UB Gandeng Pegiat Lingkungan Ketawanggede, Ajarkan Pengelolaan Sampah Organik Lewat Biopori

Jumat, 17 Jul 2026
Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia
Pendidikan

Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia

Jumat, 17 Jul 2026
Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 
Pendidikan

Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 

Jumat, 17 Jul 2026
Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang
Pendidikan

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Next Post
Bus Trans Jatim resmi beroperasi di Kota Malang. (Foto/M Sholeh)

Dishub Optimis Bus Trans Jatim Kurangi Kemacetan di Kota Malang

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.