MALANG, Tugumalang.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Malang tetap berjalan di bulan Ramadan 1447 H. Berbeda dengan hari biasa, menu yang disajikan berupa makanan kering yang tidak mudah basi.
Sekretaris I Satgas MBG Kabupaten Malang, Mahila Surya Dewi menyebut, beberapa makanan kering yang disajikan di bulan Ramadan di antaranya roti, brownies, telur rebus, kurma, susu, hingga buah-buahan yang tidak perlu dipotong seperti apel, jeruk, pisang, dan salak.
“Buah tetap diberikan, tapi bukan yang basah seperti semangka. Buah yang diberikan di antaranya seperti jeruk dan kelengkeng,” ujar Mahila, belum lama ini.
Baca juga: Komitmen Turunkan Angka Stunting, Bupati Dukung Akselerasi Program MBG di Kabupaten Malang
Distribusi MBG kemungkinan dilaksanakan setiap dua hingga tiga hari sekali. Distribusi tetap dilakukan dengan pengantaran makanan dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke tiap-tiap sekolah.
Terkait nutrisi dari makanan yang diberikan, Mahila mengatakan semua telah dihitung oleh ahli gizi yang ada di masing-masing SPPG. Ia menegaskan, nutrisi yang terkandung telah sesuai dengan aturan.
“Sudah ada aturan (soal pemenuhan gizi), sudah ada perhitungan dari ahli gizi,” kata Mahila.
Dalam menyediakan makanan untuk para siswa, SPPG boleh menggandeng UMKM untuk memproduksi menu-menu yang bervariasi. Tentunya, produk yang dihasilkan tetap harus sesuai dengan target nilai gizi yang ditetapkan.
Baca juga: DPRD Kabupaten Malang Rekomendasikan MBG Distop
Mahila mengatakan, pihaknya tengah melakukan sosialisasi dan edukasi terkait kerja sama antara SPPG dan UMKM. Selain masalah nilai gizi, Mahila menekankan perlu adanya pencantuman tanggal kadaluarsa.
“Perlu diperhatikan juga apakah UMKM (yang diajak kerja sama) bisa melayani hingga 3 ribu orang. Jadi memang ada mekanisme yang sudah diatur,” kata Mahila.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























