Sabtu, Oktober 10, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Saat dalam Kondisi Terpuruk, Benarkah Kita Tidak Sendirian?

Bagus Rachmad Saputra by Bagus Rachmad Saputra
September 27, 2026 10:22 am
in Ruang Cendekia
Saat dalam Kondisi Terpuruk, Benarkah Kita Tidak Sendirian?
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh: Fuji Astutik, M.Psi, Psikolog

SUATU waktu mungkin kita pernah bertemu dengan sosok teman, orang yang baru kita kenal, atau siapa pun yang sedang terpuruk.

READ ALSO

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Saat ia bercerita tentang persoalan atau masalahnya, acap kali kita ikut terlarut dalam kesedihan atau kemarahannya.

Secara naluriah kita akan berusaha membuatnya tenang atau merasa lebih kuat menghadapi masalahnya. Selain kata sabar dan kuat, kalimat yang paling sering kita ucapkan atau kita dengar saat menguatkan orang lain adalah kamu tidak sendirian.

Kata-kata ini bukan sekadar hiburan belaka. Ia adalah kesimpulan dari sebuah fakta yang mungkin tidak pernah tertulis, bahwa semua manusia di muka bumi ini sedang bergulat dengan sedih, sakit, kecewa, atau bahkan putus asa.

Penyebabnya bisa berbeda, bisa juga serupa, namun yang pasti, tidak ada satupun orang yang benar-benar baik-baik saja sepanjang waktu. Hanya saja, mungkin ia sedang berusaha berjuang, bertahan, atau bertaruh dengan keadaannya.

Lantas, benarkah kita tidak sendirian? Iya, benar. Kita sedang bersama-sama dengan orang lain, berusaha melewati setiap tapak perjalanan kehidupan yang sulit dan menantang.

Namun mengapa yang tampak di permukaan seakan kehidupan orang lain lebih menyenangkan dari kehidupan kita?. Jawabannya sederhana, karena setiap individu itu unik, maka setiap orang memiliki cara sendiri untuk menghadapi dan menyelesaikan masalahnya.

Baca juga: Bertahan, Bukan Menyerah!

Seperti halnya tangis tidak selalu berarti kesedihan, dan senyum tidak selalu sama dengan kebahagiaan. Apa yang kita lihat hanyalah potongan kecil dari cerita besar yang sedang dijalani seseorang.

Jika seseorang memang tipe orang yang tidak bisa tidak membandingkan diri dengan orang lain, maka silahkan bandingkan namun bukan hanya tentang betapa sukses atau bahagianya mereka. Bandingkan pula bagaimana pergulatan mereka menghadapi persoalan hidup, bagaimana mereka bangkit dari jatuh yang sama beratnya, bagaimana mereka juga pernah menangis di balik pintu yang tertutup rapat.

Dengan begitu, perbandingan tidak lagi melahirkan rasa rendah diri, melainkan rasa syukur dan kelegaan bahwa kita tidak sedang berjalan sendiri di lorong gelap kehidupan.

Kesulitan yang kita alami hari ini bukanlah tanda bahwa kita gagal atau kurang beruntung dibanding orang lain. Ia adalah bagian dari perjalanan yang memang harus dilalui setiap manusia, dengan bentuk dan waktunya masing-masing.

Baca juga: Marah dan Cara Mengelolanya dengan Bijak

Maka, izinkan diri untuk tidak selalu tampak kuat. Izinkan diri untuk beristirahat sejenak, menangis jika perlu, dan bangkit kembali dengan cara yang sesuai dengan diri sendiri, tanpa harus menyamai ritme orang lain.

Pada akhirnya, kekuatan sejati bukan terletak pada seberapa jarang kita jatuh, melainkan pada keberanian untuk terus bangkit, sekecil apa pun langkah itu. Dan yakinlah, di suatu tempat, ada orang lain yang sedang berjuang dengan caranya sendiri, tepat seperti kita. Bahwa kita tidak sendirian, melainkan sedang berjalan bersama, meski di jalan yang berbeda-beda.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

*Penulis adalah dosen Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang)

*Tugumalang.id mengundang para akademisi maupun praktisi untuk menulis di Ruang Cendekia melalui email: ruangakademika2026@gmail.com

Tags: Dosen UIN MalangFakultas Psikologi UIN MalangpsikologiRuang CendekiaUIN MalangUniversitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Related Posts

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam
Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Rabu, 30 Sep 2026
Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda
Ruang Cendekia

Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda

Rabu, 30 Sep 2026
Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai
Ruang Cendekia

Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai

Senin, 28 Sep 2026
Next Post
Wisuda ke-74 Polinema, 998 Lulusan dan Peran PSDKU bagi Masyarakat

Wisuda ke-74 Polinema, 998 Lulusan dan Peran PSDKU bagi Masyarakat

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.