Tugumalang.id – Satreskrim Polres Batu berhasil menemukan seorang remaja putri berusia 16 tahun di Kota Batu, Jawa Timur yang dilaporkan hilang diduga kabur dari rumah sejak sepekan lebih yang lalu. Ternyata, remaja tersebut dibawa kabur oleh seorang pria di Demak, Jawa Tengah.
Keberadaan korban diketahui dari hasil penyelidikan intensif Satreskrim Polres Batu usai orang tua korban melapor. Hingga kemudian, kedua pasangan itu dipancing untuk pulang ke Kota Batu dan berhasil diamankan kepolisian.
Baca Juga: Remaja Putri di Kota Malang Ditemukan Tewas Gantung Diri
Petugas berhasil menghentikan kedua pasangan saat melintas berteduh di depan warung di wilayah Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang pada Selasa (30/9/2025).
Korban dibonceng seorang pri bernama TIS (33) warga Desa Pelem, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata melalui Kasat Reskrim Polres Batu Iptu Joko Suprianto membenarkan jika pihaknya telah mengamankan terduga pelaku yang nekat membawa kabur pelajar di bawah umur tersebut.
Baca Juga: Polisi Tangkap Remaja Pelaku Curanmor di Tumpang, Malang
”Penyelidikan kami gelar sejak keluarga melapor hingga akhirnya bisa kami temukan dalam kondisi sehat. Keduanya kami amankan di wilayah Kecamatan Pujon Kabupaten Malang,” kata Joko, Selasa (30/9/2025).
Pasca diamankan, keduanya dibawa ke Mapolres Batu untuk diperiksa lebih lanjut. Sementara si remaja putri langsung dipertemukan pada kedua orang tuanya.
“Saat ini pihak penyidik masih menunggu hasil visum dari rumah sakit. Kami juga turut melakukan pendampingan dari pihak terkait untuk dilakukan asesmen dari psikiater,” urainya.
Meski begitu, hasil pemeriksaan sementara, korban mengaku kenal dengan pria tersebut baru selama 2 pekan ini lewat game mobile legend. Di sana, jalinan komunikasi mereka semakin intens hingga pindah ke Whatsapp.
Singkat cerita, si pria berhasil membujuk korban untuk kemudian dibawa kabur ke Demak, Jawa Tengah. Di sana, korban disewakan sebuah rumah kos. Belum diketahui apa alasan remaja putri itu kabur dari rumah bersama seorang pria tersebut.
Lebih lanjut, pihaknya masih akan terus mendalami perkara ini dan menjalankan proses hukum lebih lanjut mengingat kasus anak di bawah umur. Hingga kini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan pada terduga pelaku pria yang membawa kabur anak orang itu.
”Proses hukum masih berlanjut, masih kita dalami terus kemungkinannya termasuk menunggu hasil visum. Tapi tidak menutup kemungkinan juga jika memang orang tua korban mencabut laporan,” jelas Joko.
Seperti diberitakan sebelumnya, remaja berinisial ASZ itu kabur diduga memang ditengarai karena konflik internal keluarga. Hal ini diketahui dari sepucuk surat yang ditinggalkan untuk ibunya.
Dalam surat singkat tersebut, korban menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus permintaan maaf. Ia menuliskan kalimat yang menggambarkan perasaan pasrah dan tidak ingin membebani keluarganya.
“Ibu, maturnuwun. Kulo sampun ikhlas. Ibu udah capek. Maaf ya. Semoga keluarga ibu dilimpahkan rezeki dan kesehatan,” demikian bunyi tulisan dalam surat tersebut.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Ulul Azmy
Editor: Herlinato. A
























