Sabtu, Juni 6, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Raih Gelar Profesor, Rektor Unikama Bedah Risetnya Soal Evolusi Media Pembelajaran di Era Teknologi AI

Redaksi by Redaksi
Juni 6, 2026 7:40 am
in Pendidikan
Rektor Unikama, Prof. Dr. Sudi Dul Aji, M.Si. (Foto/dok.)

Rektor Unikama, Prof. Dr. Sudi Dul Aji, M.Si. (Foto/dok.)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Rektor Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), Prof. Dr. Sudi Dul Aji, M.Si. membedah risetnya soal evolusi media pembelajaran di era perkembangan Artificial Intelligence (AI), Sabtu (6/6)2026). Riset itu mengantarkannya meraih gelar profesor di bidang teknologi dan inovasi pembelajaran fisika.

Ia menyoroti bagaimana AI kini mulai mengubah wajah pendidikan secara signifikan. Menurutnya, dunia pendidikan sedang berada pada titik perubahan besar. Kehadiran AI telah masuk ke ruang ruang kelas melalui sistem pembelajaran adaptif, tutor cerdas hingga teknologi evaluasi otomatis yang mulai banyak digunakan.

READ ALSO

Jalur Mandiri Universitas Brawijaya Dibuka: Cek Nilai Rapor dan UTBK

5 Jurusan Jarang Dilirik di Kampus Malang dengan Peluang Kerja di Berbagai Sektor

Baca Juga: Unikama Buka Beasiswa DPP 50 Persen bagi Peserta UTBK SNBT 2026

Prof Sudi Dul Aji menjelaskan bahwa tantangan terbesar saat ini bukan pada ketersediaan teknologi, tetapi kesiapan pendidik dalam memanfaatkannya.

Banyak guru dinilai masih membutuhkan peningkatan pengetahuan, kepercayaan diri hingga strategi pedagogis agar mampu mengintegrasikan AI secara efektif ke dalam proses pembelajaran.

Dalam bidang pembelajaran fisika, pemanfaatan AI disebut memiliki potensi besar karena banyak konsep fisika bersifat abstrak dan sulit dipahami hanya melalui teori.

Teknologi AI memungkinkan hadirnya simulasi interaktif, eksperimen virtual hingga visualisasi digital yang membuat materi menjadi lebih mudah dipahami siswa.

“AI dapat digunakan untuk menghadirkan simulasi interaktif, eksperimen virtual, sistem pembelajaran adaptif hingga evaluasi otomatis. Dengan demikian pembelajaran fisika menjadi lebih menarik, kontekstual dan sesuai kebutuhan peserta didik,” ungkapnya.

Baca Juga: Mahasiswa Asal Gresik Jadi Lulusan Terbaik Unikama 2026, Teliti Lagu Malang Awe Awe

Dia juga menyoroti pentingnya penguasaan AI-Specific TPACK, yakni kerangka yang menggabungkan kemampuan teknologi, pedagogi dan penguasaan materi secara terintegrasi.

Ia menilai guru tidak cukup hanya memahami cara menggunakan teknologi, tetapi juga harus mengetahui bagaimana AI diterapkan sesuai tujuan pembelajaran.

Melalui penelitian yang melibatkan 725 guru dari berbagai daerah di Indonesia, ia menemukan bahwa mayoritas guru sebenarnya memiliki kemampuan teknologi dan pedagogi yang cukup baik.

Namun, tantangan terbesar masih terletak pada kemampuan mengintegrasikan ketiga aspek tersebut secara bersamaan dalam pembelajaran.

Hasil penelitian juga menunjukkan guru memiliki pandangan yang cukup positif terhadap pemanfaatan AI. Banyak guru menganggap AI dapat membantu meningkatkan efektivitas pembelajaran, meski masih terdapat kekhawatiran terkait etika, privasi data hingga potensi ketergantungan terhadap teknologi.

Menariknya, penelitian tersebut justru menemukan bahwa faktor usia dan demografi tidak terlalu berpengaruh terhadap kesiapan menggunakan AI.

Bahkan, guru senior disebut menunjukkan sikap yang lebih positif terhadap pemanfaatan teknologi karena melihat AI mampu membantu mengurangi beban kerja dan mendukung pembelajaran yang lebih personal.

Selain itu, pengalaman menggunakan teknologi sebelumnya juga menjadi faktor penting. Guru yang telah terbiasa menggunakan perangkat digital dalam proses pembelajaran cenderung memiliki kesiapan yang lebih tinggi dalam mengadopsi teknologi berbasis AI dibanding mereka yang masih mengandalkan metode konvensional.

Dalam rekomendasinya, Prof Sudi menekankan pentingnya perubahan pendekatan pelatihan guru. Menurutnya, pelatihan tidak lagi cukup hanya berfokus pada pengoperasian teknologi, tetapi juga harus memperkuat aspek pedagogi, etika AI, serta kemampuan mengintegrasikan teknologi ke dalam kurikulum.

“Kecerdasan buatan hanyalah sebuah alat. Dalam pendidikan fisika, AI dapat membantu kita menjelaskan hukum hukum alam semesta dengan lebih visual. Tetapi hanya seorang guru sejati yang dapat menginspirasi siswa untuk mengejar kebenaran ilmiah dengan integritas,” tandasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: Prof Sudi Dul Ajirektor unikamaUNIKAMA

Related Posts

Jalur Mandiri Universitas Brawijaya
Pendidikan

Jalur Mandiri Universitas Brawijaya Dibuka: Cek Nilai Rapor dan UTBK

Jumat, 5 Jun 2026
Ilustrasi Peluang Karir dari Berbagai Jurusan yang Jarak Dilirik di Kampus Malang (Foto: Pinterest)
Pendidikan

5 Jurusan Jarang Dilirik di Kampus Malang dengan Peluang Kerja di Berbagai Sektor

Kamis, 4 Jun 2026
Dosen Fakultas Peternakan Unikama, Dr. Ir. Tri Ida Wahyu Kustyorini S.Pt., MP., IPM., ASEAN Eng., memberikan edukasi pengolahan limbah makanan. (Foto/M Sholeh)
Pendidikan

Sambut Hari Lingkungan Hidup, Unikama dan Grand Mercure Olah Limbah Jadi Pakan Ternak

Kamis, 4 Jun 2026
Wakil Rektor II Unikama, Irma Tyasari, SE, S.Pd, MM, Ak, CA, CPA, CRA, Ph.D memaparkan materi soal ekonomi sirkuler dalam mengolah limbah sampah makanan. (Foto/M Sholeh)
Pendidikan

Unikama Gaungkan Transformasi Pengelolaan Limbah Makanan Jadi Rantai Ketahanan Pangan

Kamis, 4 Jun 2026
Jadwal penerimaan mahasiswa baru Fakultas Psikologi UIN Malang tahun akademik 2026/2027. /Foto: Dok. Fakultas Psikologi UIN Malang
Pendidikan

Mau Kuliah Psikologi di Kampus Islami Terbaik? Ini Alasan Mengapa Memilih Fakultas Psikologi UIN Malang

Kamis, 4 Jun 2026
Mahasiswa Baru Unisma
Pendidikan

Kesempatan Emas bagi Calon Mahasiswa Baru Unisma dapatkan Bantuan Biaya Studi

Rabu, 3 Jun 2026
Next Post
Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada Sabtu 6 Juni 2026 diperkirakan dalam kondisi udara kabur. /Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra.

Udara Kabur Merata di Seluruh Wilayah, Prakiraan Cuaca Malang Sabtu 6 Juni 2026

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.