Minggu, Juni 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

PT ESA Tepis Kekhawatiran Pengeboran Sumur Air Bawah Tanah di Sumberbrantas Kota Batu

M Ulul Azmy by M Ulul Azmy
Juni 28, 2026 10:07 pm
in News
Pengeboran sumur

Ilustrasi pengembangan agrowisata Greenhouse Strawberry di Desa Sumberbrantas yang mendapat penolakan warga. Foto : Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Kota Batu, Tugumalang.id – Polemik penolakan pengeboran sumur atau air bawah tanah di Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu mendapat respon dari PT Esa Suwardhana Thani (ESA). PT ESA sendiri menyebut kekhawatiran warga atas dampak lingkungan itu telah dikaji secara mendalam dan menjadi perhatian utama perusahaan.

Perwakilan PT ESA, Deddy Febrianto menegaskan bahwa seluruh operasional pemanfaatan air bawah tanah tersebut sepenuhnya legal (berizin, red) dan juga telah memikirkan dampak sosial bagi warga setempat.

READ ALSO

Kunjungi BBIB Singosari, Gubernur Khofifah Optimistis Indonesia Swasembada Daging dalam Tiga Tahun

BPBD Kabupaten Malang Petakan 26 Kecamatan Rawan Karhutla Saat Kemarau 2026

Baca juga: Pemkot Malang Siapkan Perda Konservasi Sumber Daya Air, Batasi Pengeboran Sumur Baru

Ia menegaskan kembali bahwa proyek agrowisata ini bukan ‘proyek siluman,” melainkan investasi yang sudah mengantongi Izin Pengusahaan Air Tanah (IPAT) resmi dari Kementerian ESDM melalui sistem Online Single Submission (OSS) sejak tahun 2023.

“Semua sesuai prosedural. Seluruh perizinan sudah kami tempuh menggunakan konsultan resmi sampai akhirnya memperoleh izin dari pemerintah pusat, termasuk kajian mendalam tentang segala macam dampak ekologisnya,” ujar Deddy.

Selain itu, terkait soal ketidaktahuan pemerintah daerah dalam proses regulasinya, ia menegaskan bahwa memang perizinan air bawah tanah (IPAT) kini ditarik langsung ke tingkat provinsi dan pusat. Artinya, semua penerbitan perizinan mulai AMDAL dan kelayakan lingkungan berlangsung ketat di tingkat pemerintah pusat.

”Terlepas dari itu, kami tetap berkomitmen untuk juga berkontribusi dan ‘kulo nuwun’ pada semua masyarakat di Kota Batu. Kami tetap selalu taat dengan perizinan begitu juga soal etika sosial masyarakat setempat,” tegasnya, Minggu (28/6/2026).

Deddy menegaskan kontribusi sosial PT ESA sejak izi diperoleh juga dipenuhi secara penuh. Sebagai contoh soal realisasi jatah manfaat air sebesar 10 persen, pembuatan embung hingga wilayah resapan juga telah dipenuhi,

Berdasarkan dokumen resmi, batasan kuota pengambilan air PT ESA maksimal hanya diizinkan 25 meter kubik per hari. Secara hitungan, jatah 10 persen untuk warga adalah 2,5 meter kubik. Dalam hal ini, Deddy mengklaim memberikan kuota lebih, yaitu sebesar 3 meter kubik per hari demi kebutuhan masyarakat sekitar.

”Kami telah menyediakan tandon penampung air berkapasitas 5 meter kubik. Selain itu, pemakaian riil harian perusahaan sendiri rata-rata hanya berada di angka 17 meter kubik. Mungkin untuk masa pembangunan ini saja yang butuh lebih dari itu,” ,aya dia.

Selain pembagian air, pihaknya mengaku juga telah memenuhi kewajiban lingkungan sepetti penyediaan sumur resapan, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Tempat Pembuangan Sementara (TPS) limbah B3 hingga komitmen reboisasi hutan dan pemulihan ekosistem di masa mendatang.

Baca juga: Ancam Ketersediaan Air Bersih, Warga Tuntut PT ESA Tutup Sumur Bor di Desa Sumberbrantas

Tak hanya itu, dari sisi dampak ekonomi makro di tingkat desa, kehadiran investasi ini diklaim mulai menggeliatkan perekonomian warga lewat warung-warung kecil di sekitar lokasi. PT ESA menegaskan komitmennya terhadap kesejahteraan wilayah sekitar dengan menyerap tenaga kerja lokal secara masif.

“Faktanya, saat ini 50 persen dari total tenaga kerja di dalam proyek adalah anak-anak warga Desa Sumberbrantas,” ungkap Deddy.

Lebih lanjut, terkait kekhawatiran warga soal potensi menyusutnya debit air. pihak manajemen menilai hal itu tidak adil karena kondisi tersebut hanya didasarkan pada kemungkinan. Berdasarkan kajian ilmiah, penurunan debit mata air saat ini memang sedang melanda hampir seluruh wilayah Kota Batu akibat siklus faktor alam.

Sementara itu, Deddy juga mengklaim memiliki kajian bahwa penurunan debit air tidak hanya terjadi di satu lokasi, tetapi juga di beberapa wilayah lain. Meski demikian, PT ESA mengaku tetap membuka ruang dialog dengan masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman,

”Meski begitu, sampai kapan pun kami tetap membuka pintu dialog lebar-lebar bagi masyarakat. Kami juga siap diawasi sepenuhnya,” tegasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

editor: jatmiko

Tags: Greenhouse Strawberrykota batupengeboran air bawah tanah kota batuPengeboran sumur air bawah tanahpengeboran sumur dalam PT ESAPT ESA

Related Posts

Gubernur Khofifah
News

Kunjungi BBIB Singosari, Gubernur Khofifah Optimistis Indonesia Swasembada Daging dalam Tiga Tahun

Minggu, 28 Jun 2026
BPBD Kabupaten Malang
News

BPBD Kabupaten Malang Petakan 26 Kecamatan Rawan Karhutla Saat Kemarau 2026

Minggu, 28 Jun 2026
Tenaga surya
News

Kampung ProKlim RW 13 Madyopuro Siapkan Balai RW Tenaga Surya

Minggu, 28 Jun 2026
Gubernur Jatim
News

Tinjau SPBU Karanglo, Gubernur Khofifah Pastikan Pasokan Biosolar di Jawa Timur Aman

Minggu, 28 Jun 2026
OSN Kota Batu
News

Viral Peserta OSN Kota Batu Tak Lolos, Disdik Bantah Lalai Unggah Berkas

Minggu, 28 Jun 2026
ICMI Kabupaten Malang
News

Gantikan Gus Dur, Pengusaha Makrus Sholeh Terpilih Aklamasi sebagai Ketua ICMI Kabupaten Malang

Minggu, 28 Jun 2026

BERITA POPULER

  • Bapenda Kota Malang

    Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.