Kamis, Agustus 13, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

PT ESA Tepis Kekhawatiran Pengeboran Sumur Air Bawah Tanah di Sumberbrantas Kota Batu

M Ulul Azmy by M Ulul Azmy
Juni 28, 2026 10:07 pm
in News
Pengeboran sumur

Ilustrasi pengembangan agrowisata Greenhouse Strawberry di Desa Sumberbrantas yang mendapat penolakan warga. Foto : Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Kota Batu, Tugumalang.id – Polemik penolakan pengeboran sumur atau air bawah tanah di Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu mendapat respon dari PT Esa Suwardhana Thani (ESA). PT ESA sendiri menyebut kekhawatiran warga atas dampak lingkungan itu telah dikaji secara mendalam dan menjadi perhatian utama perusahaan.

Perwakilan PT ESA, Deddy Febrianto menegaskan bahwa seluruh operasional pemanfaatan air bawah tanah tersebut sepenuhnya legal (berizin, red) dan juga telah memikirkan dampak sosial bagi warga setempat.

READ ALSO

Jumlah Laka Terus Bertambah, Polisi Tutup Total Jalur Klemuk Kota Batu

Coach Fahmi: Pemimpin Harus Hadirkan Kesuksesan dan Kebahagiaan

Baca juga: Pemkot Malang Siapkan Perda Konservasi Sumber Daya Air, Batasi Pengeboran Sumur Baru

Ia menegaskan kembali bahwa proyek agrowisata ini bukan ‘proyek siluman,” melainkan investasi yang sudah mengantongi Izin Pengusahaan Air Tanah (IPAT) resmi dari Kementerian ESDM melalui sistem Online Single Submission (OSS) sejak tahun 2023.

“Semua sesuai prosedural. Seluruh perizinan sudah kami tempuh menggunakan konsultan resmi sampai akhirnya memperoleh izin dari pemerintah pusat, termasuk kajian mendalam tentang segala macam dampak ekologisnya,” ujar Deddy.

Selain itu, terkait soal ketidaktahuan pemerintah daerah dalam proses regulasinya, ia menegaskan bahwa memang perizinan air bawah tanah (IPAT) kini ditarik langsung ke tingkat provinsi dan pusat. Artinya, semua penerbitan perizinan mulai AMDAL dan kelayakan lingkungan berlangsung ketat di tingkat pemerintah pusat.

”Terlepas dari itu, kami tetap berkomitmen untuk juga berkontribusi dan ‘kulo nuwun’ pada semua masyarakat di Kota Batu. Kami tetap selalu taat dengan perizinan begitu juga soal etika sosial masyarakat setempat,” tegasnya, Minggu (28/6/2026).

Deddy menegaskan kontribusi sosial PT ESA sejak izi diperoleh juga dipenuhi secara penuh. Sebagai contoh soal realisasi jatah manfaat air sebesar 10 persen, pembuatan embung hingga wilayah resapan juga telah dipenuhi,

Berdasarkan dokumen resmi, batasan kuota pengambilan air PT ESA maksimal hanya diizinkan 25 meter kubik per hari. Secara hitungan, jatah 10 persen untuk warga adalah 2,5 meter kubik. Dalam hal ini, Deddy mengklaim memberikan kuota lebih, yaitu sebesar 3 meter kubik per hari demi kebutuhan masyarakat sekitar.

”Kami telah menyediakan tandon penampung air berkapasitas 5 meter kubik. Selain itu, pemakaian riil harian perusahaan sendiri rata-rata hanya berada di angka 17 meter kubik. Mungkin untuk masa pembangunan ini saja yang butuh lebih dari itu,” ,aya dia.

Selain pembagian air, pihaknya mengaku juga telah memenuhi kewajiban lingkungan sepetti penyediaan sumur resapan, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Tempat Pembuangan Sementara (TPS) limbah B3 hingga komitmen reboisasi hutan dan pemulihan ekosistem di masa mendatang.

Baca juga: Ancam Ketersediaan Air Bersih, Warga Tuntut PT ESA Tutup Sumur Bor di Desa Sumberbrantas

Tak hanya itu, dari sisi dampak ekonomi makro di tingkat desa, kehadiran investasi ini diklaim mulai menggeliatkan perekonomian warga lewat warung-warung kecil di sekitar lokasi. PT ESA menegaskan komitmennya terhadap kesejahteraan wilayah sekitar dengan menyerap tenaga kerja lokal secara masif.

“Faktanya, saat ini 50 persen dari total tenaga kerja di dalam proyek adalah anak-anak warga Desa Sumberbrantas,” ungkap Deddy.

Lebih lanjut, terkait kekhawatiran warga soal potensi menyusutnya debit air. pihak manajemen menilai hal itu tidak adil karena kondisi tersebut hanya didasarkan pada kemungkinan. Berdasarkan kajian ilmiah, penurunan debit mata air saat ini memang sedang melanda hampir seluruh wilayah Kota Batu akibat siklus faktor alam.

Sementara itu, Deddy juga mengklaim memiliki kajian bahwa penurunan debit air tidak hanya terjadi di satu lokasi, tetapi juga di beberapa wilayah lain. Meski demikian, PT ESA mengaku tetap membuka ruang dialog dengan masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman,

”Meski begitu, sampai kapan pun kami tetap membuka pintu dialog lebar-lebar bagi masyarakat. Kami juga siap diawasi sepenuhnya,” tegasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

editor: jatmiko

Tags: Greenhouse Strawberrykota batupengeboran air bawah tanah kota batuPengeboran sumur air bawah tanahpengeboran sumur dalam PT ESAPT ESA

Related Posts

Jumlah Laka Terus Bertambah, Polisi Tutup Total Jalur Klemuk Kota Batu
News

Jumlah Laka Terus Bertambah, Polisi Tutup Total Jalur Klemuk Kota Batu

Rabu, 12 Agu 2026
Coach Fahmi: Pemimpin Harus Hadirkan Kesuksesan dan Kebahagiaan
News

Coach Fahmi: Pemimpin Harus Hadirkan Kesuksesan dan Kebahagiaan

Rabu, 12 Agu 2026
Coach Fahmi Tekankan Kepemimpinan Resilient-Adaptive di Tengah Bisnis Chaotic
News

Coach Fahmi Tekankan Kepemimpinan Resilient-Adaptive di Tengah Bisnis Chaotic

Selasa, 11 Agu 2026
UMKM di Jatim - Ketua DPP HIPPI Soroti Tekanan Ekonomi terhadap UMKM di Jatim
News

Ketua DPP HIPPI Soroti Tekanan Ekonomi terhadap UMKM di Jatim

Selasa, 11 Agu 2026
Dana Desa Menyusut, Papdesi Kabupaten Malang Cari Bantuan ke Kementerian
News

Dana Desa Menyusut, Papdesi Kabupaten Malang Cari Bantuan ke Kementerian

Selasa, 11 Agu 2026
Luas Kebakaran Bromo Capai 742,70 Hektare
News

Luas Kebakaran Bromo Capai 742,70 Hektare

Senin, 10 Agu 2026
Next Post
Nadia, Salah Satu Penjual Air Minum di Kawasan CFD (Foto: Nathasya Amalia)

Modal Kecil, Untung Ratusan Ribu? Ini Pengalaman Jualan Air Minum di CFD Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.