Rabu, September 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

PSLC Ungkap Permasalahan Anak Berkebutuhan Khusus yang Selalu Cemas Akibat Dibanding-Bandingkan dengan Anak Lain

Redaksi by Redaksi
Agustus 1, 2025 12:07 pm
in Tugu Sehat
PSLC ungkap tantang besar anak berkebutuhan khusus yang mengalami kecemasan karena kerap dibanding-bandingkan. /Foto: Unsplash.com/Mathias Reding

PSLC ungkap tantang besar anak berkebutuhan khusus yang mengalami kecemasan karena kerap dibanding-bandingkan. /Foto: Unsplash.com/Mathias Reding

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Fenomena kecemasan yang dialami oleh anak berkebutuhan khusus kini menjadi perhatian utama. Penawar Special Learning Centre (PSLC) sebagai salah satu lembaga pendidikan dan juga pusat terapi yang berfokus pada anak berkebutuhan khusus, baru-baru ini mengungkapkan masalah pemicu kecemasan pada anak.

Salah satu pemicu utama kecemasan tersebut adalah fenomena seringnya anak-anak ini dibanding-bandingkan dengan pencapaian atau kemampuan anak lain. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada psikologis anak, tetapi juga menghambat proses belajar dan perkembangan mereka secara optimal.

READ ALSO

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Baca Juga: Tugu Media Group Belajar Manfaat Terapi untuk Anak Autis di Penawar Children’s Rehabilitation Centre Malaysia

Clinical Director PSLC, Dr. Ruwinah Abdul Karim mengatakan banyak orang seringkali tidak menyadari perkataan mereka tanpa memperhatikan kondisi anak. Justru memberi dampak buruk bagi anak itu sendiri, maupun orang tua berupa rasa cemas.

“Komentar seperti umur segini kok belum bisa, itu sering menyakiti hati orang tua. Setiap anak tumbuh di jalur berbeda dan itu membuatnya kurang berarti,” ujar Ruwinah pada Jumat (1/8/2025).

“Kita perlu merayakan kemajuan sekecil apapun, bukan membandingkan timeline,” imbuhnya.

Oleh karena itu, pendekatan dan metode yang diterapkan haruslah sesuai dengan kebutuhan individual mereka. Namun, tekanan sosial dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat luas terkadang membawa konsekuensi negatif.

Baca Juga: Telah Dibuka! Penawar Special Learning Centre Samarinda Berikan Layanan Screening Gratis

Ketika anak terus – menerus diposisikan pada kerangka perbandingan pencapaian, mereka cenderung merasa tidak mampu, kurang percaya diri, dan akhirnya berkembang menjadi anak yang selalu cemas.

Permasalahan Anak Selalu Cemas karena Dibanding-Bandingkan

PSLC dengan pengalaman dan dedikasi dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus, mengungkapkan ada beberapa permasalahan yang muncul ketika anak dibandingkan dengan anak lainnya secara terus-menerus:

· Kecemasan berlebih: anak merasa tertekan dan tidak cukup baik, memicu rasa takut dan khawatir berlebihan terhadap kegagalan atau penilaian negatif.

· Penurunan motivasi: alih-alih termotivasi, anak justru menghindari tantangan karena merasa akan selalu kalah atau tidak bisa memenuhi standar.

· Gangguan konsentrasi dan perkembangan: kecemasan dan tekanan emosional dapat mengganggu fokus dan kemampuan belajar, serta mempengaruhi perkembangan sosial dan emosional anak.

· Rendahnya harga diri: anak mulai meragukan kemampuan diri sendiri, merasa tidak dihargai dan kurang percaya diri dalam berinteraksi maupun mengekspresikan diri.

Solusi dan Pendekatan yang Dilakukan PSLC

Melalui PSLCNet yang kini tersebar di beberapa daerah yang ada di Indonesia, PSLC mengimplementasikan beberapa langkah dan metode demi membantu anak-anak bisa mengatasi kecemasan dan merasa diterima:

· Individualized Learning Plan (ILP): rencana belajar khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan tiap anak.

· Terapi pendukung: seperti terapi wicara, terapi perilaku, dan terapi sosial-emosi untuk mendukung perkembangan menyeluruh.

· Edukasi orang tua dan guru: memberi pemahaman kepada lingkungan sekitar agar tidak membandingkan anak, melainkan memberi dorongan dan apresiasi.

· Atmosfer belajar positif: menciptakan ruang yang aman, nyaman, dan penuh penghargaan agar anak berani berkreasi dan belajar tanpa rasa takut.

· Pendampingan psikologis: memberikan dukungan untuk mengatasi kecemasan dan membangun kepercayaan diri anak.

Melalui pendekatan komprehensif ini, PSLC berharap dapat membantu anak berkebutuhan khusus atau anak autis agar tumbuh menjadi pribadi yang bahagia, percaya diri, dan mampu meraih potensi terbaiknya tanpa beban perbandingan yang merusak tumbuh kembang mereka.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: anak berkebutuhan khususAutismeKecemasanPenawar Special Learning CentrePSLC

Related Posts

Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru
Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Senin, 31 Agu 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Tugu Sehat

Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Jumat, 31 Jul 2026
Next Post
Self-boundaries

Capek Terus Mengalah? Kenali Self-Boundaries untuk Hidup Lebih Seimbang

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.