Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

PSLC Ungkap Permasalahan Anak Berkebutuhan Khusus yang Selalu Cemas Akibat Dibanding-Bandingkan dengan Anak Lain

Redaksi by Redaksi
Agustus 1, 2025 12:07 pm
in Tugu Sehat
PSLC ungkap tantang besar anak berkebutuhan khusus yang mengalami kecemasan karena kerap dibanding-bandingkan. /Foto: Unsplash.com/Mathias Reding

PSLC ungkap tantang besar anak berkebutuhan khusus yang mengalami kecemasan karena kerap dibanding-bandingkan. /Foto: Unsplash.com/Mathias Reding

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Fenomena kecemasan yang dialami oleh anak berkebutuhan khusus kini menjadi perhatian utama. Penawar Special Learning Centre (PSLC) sebagai salah satu lembaga pendidikan dan juga pusat terapi yang berfokus pada anak berkebutuhan khusus, baru-baru ini mengungkapkan masalah pemicu kecemasan pada anak.

Salah satu pemicu utama kecemasan tersebut adalah fenomena seringnya anak-anak ini dibanding-bandingkan dengan pencapaian atau kemampuan anak lain. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada psikologis anak, tetapi juga menghambat proses belajar dan perkembangan mereka secara optimal.

READ ALSO

Jaga Kesehatan! Hospital Penawar Hadirkan Paket Skrining Prostat dengan Biaya Terjangkau

Dukung Orang Tua Pahami Kebutuhan Anak, Event INAS26 Hadirkan Screening Gratis

Baca Juga: Tugu Media Group Belajar Manfaat Terapi untuk Anak Autis di Penawar Children’s Rehabilitation Centre Malaysia

Clinical Director PSLC, Dr. Ruwinah Abdul Karim mengatakan banyak orang seringkali tidak menyadari perkataan mereka tanpa memperhatikan kondisi anak. Justru memberi dampak buruk bagi anak itu sendiri, maupun orang tua berupa rasa cemas.

“Komentar seperti umur segini kok belum bisa, itu sering menyakiti hati orang tua. Setiap anak tumbuh di jalur berbeda dan itu membuatnya kurang berarti,” ujar Ruwinah pada Jumat (1/8/2025).

“Kita perlu merayakan kemajuan sekecil apapun, bukan membandingkan timeline,” imbuhnya.

Oleh karena itu, pendekatan dan metode yang diterapkan haruslah sesuai dengan kebutuhan individual mereka. Namun, tekanan sosial dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat luas terkadang membawa konsekuensi negatif.

Baca Juga: Telah Dibuka! Penawar Special Learning Centre Samarinda Berikan Layanan Screening Gratis

Ketika anak terus – menerus diposisikan pada kerangka perbandingan pencapaian, mereka cenderung merasa tidak mampu, kurang percaya diri, dan akhirnya berkembang menjadi anak yang selalu cemas.

Permasalahan Anak Selalu Cemas karena Dibanding-Bandingkan

PSLC dengan pengalaman dan dedikasi dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus, mengungkapkan ada beberapa permasalahan yang muncul ketika anak dibandingkan dengan anak lainnya secara terus-menerus:

· Kecemasan berlebih: anak merasa tertekan dan tidak cukup baik, memicu rasa takut dan khawatir berlebihan terhadap kegagalan atau penilaian negatif.

· Penurunan motivasi: alih-alih termotivasi, anak justru menghindari tantangan karena merasa akan selalu kalah atau tidak bisa memenuhi standar.

· Gangguan konsentrasi dan perkembangan: kecemasan dan tekanan emosional dapat mengganggu fokus dan kemampuan belajar, serta mempengaruhi perkembangan sosial dan emosional anak.

· Rendahnya harga diri: anak mulai meragukan kemampuan diri sendiri, merasa tidak dihargai dan kurang percaya diri dalam berinteraksi maupun mengekspresikan diri.

Solusi dan Pendekatan yang Dilakukan PSLC

Melalui PSLCNet yang kini tersebar di beberapa daerah yang ada di Indonesia, PSLC mengimplementasikan beberapa langkah dan metode demi membantu anak-anak bisa mengatasi kecemasan dan merasa diterima:

· Individualized Learning Plan (ILP): rencana belajar khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan tiap anak.

· Terapi pendukung: seperti terapi wicara, terapi perilaku, dan terapi sosial-emosi untuk mendukung perkembangan menyeluruh.

· Edukasi orang tua dan guru: memberi pemahaman kepada lingkungan sekitar agar tidak membandingkan anak, melainkan memberi dorongan dan apresiasi.

· Atmosfer belajar positif: menciptakan ruang yang aman, nyaman, dan penuh penghargaan agar anak berani berkreasi dan belajar tanpa rasa takut.

· Pendampingan psikologis: memberikan dukungan untuk mengatasi kecemasan dan membangun kepercayaan diri anak.

Melalui pendekatan komprehensif ini, PSLC berharap dapat membantu anak berkebutuhan khusus atau anak autis agar tumbuh menjadi pribadi yang bahagia, percaya diri, dan mampu meraih potensi terbaiknya tanpa beban perbandingan yang merusak tumbuh kembang mereka.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: anak berkebutuhan khususAutismeKecemasanPenawar Special Learning CentrePSLC

Related Posts

Hospital Penawar hadirkan paket skrining prostat berbiaya terjangkau bagi pasien asal Indonesia./Foto: Pinterest/Kimberly Getchell
Tugu Sehat

Jaga Kesehatan! Hospital Penawar Hadirkan Paket Skrining Prostat dengan Biaya Terjangkau

Senin, 1 Jun 2026
Event INAS26
Tugu Sehat

Dukung Orang Tua Pahami Kebutuhan Anak, Event INAS26 Hadirkan Screening Gratis

Jumat, 29 Mei 2026
Cara Aman Mengonsumsi Olahan Daging saat Idul Adha (Foto: Pexels)
Tugu Sehat

Mengapa Tubuh Bisa Lemas setelah Makan Daging Kurban? Ini Penjelasan dr. Indra Gunawan

Rabu, 27 Mei 2026
Black Mold
Tugu Sehat

Bahaya Black Mold di Rumah, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 26 Mei 2026
Aqua Yoga
Tugu Sehat

Mengenal Aqua Yoga, Olahraga Air yang Bantu Relaksasi dan Kebugaran

Selasa, 26 Mei 2026
Para dokter spesialis dari Morula. (Foto/ist)
Tugu Sehat

10 Persen Pasangan Usia Subur di Malang Hadapi Persoalan Infertilitas, Morula Beber Faktornya

Senin, 25 Mei 2026
Next Post
Self-boundaries

Capek Terus Mengalah? Kenali Self-Boundaries untuk Hidup Lebih Seimbang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.