Sabtu, Oktober 24, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Capek Terus Mengalah? Kenali Self-Boundaries untuk Hidup Lebih Seimbang

Redaksi by Redaksi
Agustus 1, 2025 2:22 pm
in Tugu Sehat
Self-boundaries

ilustrasi/pinterest

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id-Pernah merasa lelah karena selalu berkata “iya” demi menyenangkan orang lain? Takut mengecewakan, takut ditolak, atau khawatir dianggap egois sering kali membuat kita terjebak dalam kebiasaan people pleasing. Tanpa disadari, pola ini menguras waktu, energi, bahkan menjauhkan kita dari jati diri.

Jika kamu merasa terus-menerus mengorbankan kebutuhan pribadi demi orang lain, bisa jadi kamu membutuhkan self-boundaries—atau batas diri yang sehat. Konsep ini penting untuk menjaga kesehatan mental, membangun hubungan yang seimbang, dan menghormati diri sendiri.

READ ALSO

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Apa Itu Self-Boundaries?

Menurut American Psychological Association, boundary adalah batas psikologis yang melindungi integritas individu dan membantu mengatur keterlibatan dalam hubungan atau aktivitas. Dengan kata lain, self-boundaries adalah “pagar sehat” yang mengatur sejauh mana kita mengizinkan orang atau situasi memengaruhi kehidupan emosional, fisik, dan waktu kita.

Penulis buku Boundary Boss, Terri Cole, menyebut self-boundaries sebagai “pagar damai” yang menjaga stabilitas energi dan emosi. Ini bukan tentang menjadi egois, tapi tentang menyadari dan menghargai kebutuhan pribadi.

Baca juga: Agar Hidup Seimbang, Atasi ‘Hustle Culture’

Mengapa Kita Butuh Batas Diri yang Sehat?

Banyak dari kita tumbuh dengan keyakinan bahwa menjadi orang baik artinya selalu mendahulukan orang lain. Namun, tanpa batas yang jelas, kita justru rentan mengalami kelelahan emosional, stres, bahkan kehilangan arah hidup.

Psikolog Dr. Susan Newman menegaskan bahwa memiliki batas diri bukanlah tanda egois, melainkan bentuk utama dari penghormatan terhadap diri sendiri. Dengan memiliki batasan yang sehat, kita tahu kapan berkata “ya” dan kapan tegas mengatakan “tidak”—tanpa rasa bersalah.

Cara Membangun Self-Boundaries yang Sehat

Membangun self-boundaries adalah keterampilan yang bisa dipelajari. Menurut Nedra Glover Tawwab, penulis buku Set Boundaries, Find Peace, proses ini dimulai dari mengenal diri sendiri dan kebutuhan yang belum terpenuhi. Berikut langkah-langkah praktisnya:

1. Kenali Kebutuhan dan Nilai Pribadi

Perhatikan situasi yang membuatmu nyaman dan yang justru menguras energi. Coba gunakan jurnal harian untuk mencatat perasaan ketika merasa kewalahan, marah, atau tidak dihargai.

2. Latih Komunikasi Asertif

Belajar mengatakan “tidak” dengan sopan adalah bagian dari membela diri. Contohnya: “Terima kasih sudah mengajak, tapi aku butuh waktu untuk diriku sendiri.” Asertif bukan berarti kasar—itu justru bentuk penghormatan kepada kedua belah pihak.

3. Ciptakan Ruang Damai untuk Diri

Luangkan waktu khusus untuk me-time, seperti membaca, berjalan santai, atau meditasi. Kamu juga bisa menciptakan sudut tenang di rumah dengan tanaman, lilin aromaterapi, atau benda kesukaan.

4. Jaga Privasi Pribadi

Tidak semua hal harus dibagikan kepada semua orang. Tetapkan batas informasi mana yang nyaman untuk diungkapkan dan mana yang lebih baik disimpan untuk diri sendiri.

Baca juga: Bukan Zamannya Hidup 4 Sehat 5 Sempurna, Saatnya Terapkan Gizi Seimbang

Penutup: Saatnya Hidup Lebih Otentik dan Seimbang

Melepaskan diri dari kebiasaan menjadi people pleaser memang tidak mudah, tapi bisa dimulai dari langkah kecil—yakni dengan membangun self-boundaries yang sehat. Dengan mengenal kebutuhan diri, melatih asertivitas, dan menciptakan ruang pribadi, kita bisa menciptakan hidup yang lebih ringan, seimbang, dan penuh kendali.

Mulailah dari hari ini. Saat kamu belajar berkata “tidak” pada hal yang mengganggu kedamaian batin, kamu sedang berkata “ya” untuk dirimu sendiri.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis : Risma Elina (Magang)
redaktur: jatmiko

Tags: hidup seimbangkesejahteraan mental.people pleaserPrivasi pribadiruang damai diriself‑boundaries

Related Posts

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit
Tugu Sehat

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit

Rabu, 14 Okt 2026
Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru
Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Senin, 31 Agu 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Next Post
Tim Jibom Polda Jatim mengevakuasi benda diduga granat di rumah yang hendak dijadikan dapur MBG di Blimbing, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)

Tim Penjinak Bom Evakuasi Benda Diduga Granat di Kota Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10222026 3
Iklantm 10222026 2
Iklantm 10212026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.