Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

PSLC Ungkap Fakta Anak Autis Sering Menyakiti Diri

Redaksi by Redaksi
Juni 21, 2025 3:50 pm
in Tugu Sehat
PSLC ungkap permasalahan anak dengan autisme sering menyakiti diri sendiri karena kesulitan berkomunikasi./Foto: Unsplash.com/Sash Bo

PSLC ungkap permasalahan anak dengan autisme sering menyakiti diri sendiri karena kesulitan berkomunikasi./Foto: Unsplash.com/Sash Bo

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Penawar Special Learning Centre (PSLC) mengungkapkan fakta mengejutkan tentang anak dengan autisme yang seringkali menyakiti dirinya sendiri.

Kesulitan dalam mengekspresikan perasaan secara verbal, membuat anak dengan autisme merasa terisolasi. Hal ini menjadi pemicu anak melakukan perilaku menyakiti dirinya sendiri sebagai bentuk komunikasi yang terdistorsi.

READ ALSO

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti

Sinom Bangkit Lewat Kemasan Modern, Minuman Tradisional Kini Mulai Dilirik Generasi Muda

Di tengah keprihatinan ini, PSLC sebuah pusat terapi dan pendidikan khusus di Indonesia. Mereka mengungkapkan bahwa perilaku menyakiti diri sendiri sering kali merupakan teriakan tanpa suara dari anak yang tidak mampu menyampaikan perasaan mereka.

Baca Juga: PSLC Gelar Autism Management Course 2025 Secara Online Tingkatkan Pemahaman Autisme

“Perilaku menyakiti diri pada anak bisa terjadi karena ketidakmampuan mengungkapkan emosi atau rasa sakit secara verbal. Anak mungkin sedang mengalami frustrasi, panik, atau overstimulasi,” ungkap Clinical Director PSLC, Dr. Ruwinah Abdul Karim.

Fakta permasalahan tersebut didapatkan PSLC dari pengalaman klinis menangani berbagai kasus autisme selama bertahun – tahun.

Anak Autis dan Perilaku Menyakiti Diri Sendiri: Mengapa Terjadi?

Perilaku anak dengan autisme menyakiti diri sendiri atau self injury behavior, bukanlah sesuatu yang muncul tanpa sebab. Beberapa bentuk umum dari perlaku ini meliputi membenturkan kepala, mencubit pipi, menggigit tangan, atau menjambak rambut.

Baca Juga: Gelar Event Public Talk Pekanbaru, PSLC Ajak Masyarakat Mendukung Kehidupan yang Lebih Inklusif

PSLC mengungkapkan bahwa perilaku yang ditunjukkan anak tersebut merupakan respons terhadap:

· Frustrasi karena tidak dapat berkomunikasi secara verbal

· Stimulasi sensorik yang berlebihan atau tidak memadai

· Kebutuhan akan perhatian

· Kecemasan atau rasa takut yang tidak bisa diungkapkan

Peran Penawar Special Learning Centre dalam Penanganan Autisme

Sebagai langkah konkret dalam mengedukasi orang tua dan memberikan layanan terapi yang tepat kepada anak. PSLC menghadirkan PSLCNet yang kini sudah ada di beberapa daerah, seperti di Batam, Medan, Banjarnegara, Bandung, Samarinda, Jogja, dan beberapa daerah lain.

PSLC mengembangkan pendekatan holistik yang menggabungkan terapi perilaku, terapi wicara. Serta stimulasi sensorik dan motorik untuk membantu anak-anak autis belajar mengekspresikan diri mereka dengan lebih baik.

· Applied Behavior Analysis (ABA): Untuk membentuk dan memperkuat perilaku positif.

· Terapi komunikasi alternatif: Seperti penggunaan gambar (PECS) atau alat bantu berbasis teknologi.

· Sensory Integration Therapy: Untuk membantu anak mengelola rangsangan sensorik yang bisa menjadi pemicu stres.

· Pendekatan keluarga: Melibatkan orang tua dalam proses terapi agar anak mendapatkan dukungan konsisten di rumah.

“Pendekatan yang tepat melibatkan identifikasi pola, penanganan pemicu, dan pengalihan ke respons yang lebih aman. Terapi perilaku dan regulasi emosi membantu anak belajar mengekspresikan kebutuhan secara konstruktif,” terang Ruwinah.

“PSLC menyediakan intervensi yang berfokus pada penguatan emosi dan perlindungan anak,” sambungnya.

Fenomena anak autis yang menyakiti diri sendiri bukanlah tindakan nakal atau tidak normal, melainkan bentuk komunikasi darurat dari jiwa yang kesulitan mengungkapkan rasa.

PSLC melalui PSLCNet mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, pendidik, dan tenaga medis, untuk memahami lebih dalam dan tidak menghakimi.

Dengan pendekatan terapi yang tepat dan empati yang kuat, anak-anak autis bisa diajak untuk menemukan cara yang lebih sehat dan positif dalam mengekspresikan diri.

Sehingga, bukan hanya perilaku menyakiti diri yang bisa dikurangi, tetapi kualitas hidup anak dan keluarganya pun bisa meningkat secara signifikan.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: Anak AutisAnak Dengan AutismeAutismePenawar Special Learning CentrePSLCPSLCNet

Related Posts

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti
Tugu Sehat

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti

Kamis, 16 Jul 2026
jamu sinom
Tugu Sehat

Sinom Bangkit Lewat Kemasan Modern, Minuman Tradisional Kini Mulai Dilirik Generasi Muda

Kamis, 16 Jul 2026
Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?
Tugu Sehat

Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?

Jumat, 10 Jul 2026
5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya
Tugu Sehat

5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya

Senin, 6 Jul 2026
Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara
Tugu Sehat

Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara

Minggu, 5 Jul 2026
Hospital Penawar
Tugu Sehat

Investasi Kesehatan Terbaik! Hospital Penawar Hadirkan Paket Medical Check Up Wanita, Mulai RP 990 Ribu

Minggu, 28 Jun 2026
Next Post
Prosesi pelepasan calon wisudawan FH Unisma periode 76 Tahun 2025 bertabur prestasi. Foto: Azmy

Pelepasan Wisudawan FH Unisma Periode ke-76 Bertabur Prestasi

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.