Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

PSLC Ungkap Fakta Anak Autis Sering Menyakiti Diri

Redaksi by Redaksi
Juni 21, 2025 3:50 pm
in Tugu Sehat
PSLC ungkap permasalahan anak dengan autisme sering menyakiti diri sendiri karena kesulitan berkomunikasi./Foto: Unsplash.com/Sash Bo

PSLC ungkap permasalahan anak dengan autisme sering menyakiti diri sendiri karena kesulitan berkomunikasi./Foto: Unsplash.com/Sash Bo

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Penawar Special Learning Centre (PSLC) mengungkapkan fakta mengejutkan tentang anak dengan autisme yang seringkali menyakiti dirinya sendiri.

Kesulitan dalam mengekspresikan perasaan secara verbal, membuat anak dengan autisme merasa terisolasi. Hal ini menjadi pemicu anak melakukan perilaku menyakiti dirinya sendiri sebagai bentuk komunikasi yang terdistorsi.

READ ALSO

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Di tengah keprihatinan ini, PSLC sebuah pusat terapi dan pendidikan khusus di Indonesia. Mereka mengungkapkan bahwa perilaku menyakiti diri sendiri sering kali merupakan teriakan tanpa suara dari anak yang tidak mampu menyampaikan perasaan mereka.

Baca Juga: PSLC Gelar Autism Management Course 2025 Secara Online Tingkatkan Pemahaman Autisme

“Perilaku menyakiti diri pada anak bisa terjadi karena ketidakmampuan mengungkapkan emosi atau rasa sakit secara verbal. Anak mungkin sedang mengalami frustrasi, panik, atau overstimulasi,” ungkap Clinical Director PSLC, Dr. Ruwinah Abdul Karim.

Fakta permasalahan tersebut didapatkan PSLC dari pengalaman klinis menangani berbagai kasus autisme selama bertahun – tahun.

Anak Autis dan Perilaku Menyakiti Diri Sendiri: Mengapa Terjadi?

Perilaku anak dengan autisme menyakiti diri sendiri atau self injury behavior, bukanlah sesuatu yang muncul tanpa sebab. Beberapa bentuk umum dari perlaku ini meliputi membenturkan kepala, mencubit pipi, menggigit tangan, atau menjambak rambut.

Baca Juga: Gelar Event Public Talk Pekanbaru, PSLC Ajak Masyarakat Mendukung Kehidupan yang Lebih Inklusif

PSLC mengungkapkan bahwa perilaku yang ditunjukkan anak tersebut merupakan respons terhadap:

· Frustrasi karena tidak dapat berkomunikasi secara verbal

· Stimulasi sensorik yang berlebihan atau tidak memadai

· Kebutuhan akan perhatian

· Kecemasan atau rasa takut yang tidak bisa diungkapkan

Peran Penawar Special Learning Centre dalam Penanganan Autisme

Sebagai langkah konkret dalam mengedukasi orang tua dan memberikan layanan terapi yang tepat kepada anak. PSLC menghadirkan PSLCNet yang kini sudah ada di beberapa daerah, seperti di Batam, Medan, Banjarnegara, Bandung, Samarinda, Jogja, dan beberapa daerah lain.

PSLC mengembangkan pendekatan holistik yang menggabungkan terapi perilaku, terapi wicara. Serta stimulasi sensorik dan motorik untuk membantu anak-anak autis belajar mengekspresikan diri mereka dengan lebih baik.

· Applied Behavior Analysis (ABA): Untuk membentuk dan memperkuat perilaku positif.

· Terapi komunikasi alternatif: Seperti penggunaan gambar (PECS) atau alat bantu berbasis teknologi.

· Sensory Integration Therapy: Untuk membantu anak mengelola rangsangan sensorik yang bisa menjadi pemicu stres.

· Pendekatan keluarga: Melibatkan orang tua dalam proses terapi agar anak mendapatkan dukungan konsisten di rumah.

“Pendekatan yang tepat melibatkan identifikasi pola, penanganan pemicu, dan pengalihan ke respons yang lebih aman. Terapi perilaku dan regulasi emosi membantu anak belajar mengekspresikan kebutuhan secara konstruktif,” terang Ruwinah.

“PSLC menyediakan intervensi yang berfokus pada penguatan emosi dan perlindungan anak,” sambungnya.

Fenomena anak autis yang menyakiti diri sendiri bukanlah tindakan nakal atau tidak normal, melainkan bentuk komunikasi darurat dari jiwa yang kesulitan mengungkapkan rasa.

PSLC melalui PSLCNet mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, pendidik, dan tenaga medis, untuk memahami lebih dalam dan tidak menghakimi.

Dengan pendekatan terapi yang tepat dan empati yang kuat, anak-anak autis bisa diajak untuk menemukan cara yang lebih sehat dan positif dalam mengekspresikan diri.

Sehingga, bukan hanya perilaku menyakiti diri yang bisa dikurangi, tetapi kualitas hidup anak dan keluarganya pun bisa meningkat secara signifikan.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: Anak AutisAnak Dengan AutismeAutismePenawar Special Learning CentrePSLCPSLCNet

Related Posts

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit
Tugu Sehat

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit

Rabu, 14 Okt 2026
Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru
Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Senin, 31 Agu 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Next Post
Prosesi pelepasan calon wisudawan FH Unisma periode 76 Tahun 2025 bertabur prestasi. Foto: Azmy

Pelepasan Wisudawan FH Unisma Periode ke-76 Bertabur Prestasi

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.