Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Pria di Kedungkandang Mengalami Kebutaan Selama 3 Hari Usai Divaksin Astrazeneca

Redaksi by Redaksi
Desember 2, 2021 4:29 pm
in Tugu Sehat
Joko Santoso dan istrinya, Titik Handayani menceritakan kondisi matanya saat ditemui di kediamannya. Foto: M Sholeh

Joko Santoso dan istrinya, Titik Handayani menceritakan kondisi matanya saat ditemui di kediamannya. Foto: M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Warga Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Joko Santoso (38) mengaku kehilangan indra penglihatan atau buta usai menjalani vaksinasi COVID-19 jenis Astrazeneca, pada Jumat (3/9/2021) lalu.

 

READ ALSO

Dukung Orang Tua Pahami Kebutuhan Anak, Event INAS26 Hadirkan Screening Gratis

Mengapa Tubuh Bisa Lemas setelah Makan Daging Kurban? Ini Penjelasan dr. Indra Gunawan

“Iya benar, mata saya buta setelah vaksin Astrazeneca. Sekitar pukul 22.00 WIB mata saya agak kabur, saya kira ngantuk biasa, lalu saya buat tidur. Besoknya mau kerja kok gelap gulita, saya kira masih malam,” ujar Joko, di kediamannya, Kamis (2/12/2021).

 

Joko mengatakan bahwa pengelihatannya hilang selama tiga hari usai menjalani vaksinasi COVID-19. Namun hingga saat ini, dia mengaku penglihatannya masih belum normal. Semua yang dia lihat masih hitam putih.

Joko Santoso menceritakan kondisi matanya saat ditemui di kediamannya. Foto: M Sholeh

“Sekarang masih hitam putih lihat semua. Jadi gelap gulitanya itu selama tiga hari. Lalu di RS sama dokter disuntik terus, kemudian penglihatan mulai berubah. Jadi saya melihat itu semua background-nya mulai ganti abu-abu,” jelasnya.

 

Joko yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang bangunan juga menceritakan kronologi awal ketika dia mengalami kehilangan pengelihatan. Disebutkan, pada Jumat (3/9/2021), dia ke gerai vaksin RW untuk menjalani vaksinasi COVID-19 layaknya warga lainnya.

 

“Saya disana juga ditensi, 130 tensinya, lain-lainnya ditanya juga, normal, waktu itu badan juga sehat. Kemudian langsung disuntik sama dokternya,” bebernya.

 

Usai menjalani vaksinasi, Joko juga menjalani observasi selama 15 menit. Dia mengaku saat itu tak ada tanda-tanda gejala apapun atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Kemudian Joko pulang ke rumah.

 

“Abis pulang, sekitar pukul 11.00 WIB terasa mual mual, lalu muntah hingga dua kali. Kemudian saya telfon istri dan diminta minum vitamin C. Abis itu ya normal kembali,” paparnya.

 

Joko mengaku hingga pada malam hari, dia masih bisa melihat secara normal. Namun sekitar pukul 22.00 WIB, dia merasa penglihatannya kabur. Joko mengira hal itu karena mengantuk, sehingga kemudian dia mulai beranjak tidur.

 

Esok harinya usai membuka mata, Joko mengaku semua tampak gelap gulita. Akhirnya dia tak bisa melihat selama tiga hari.

 

Usai menerima perawatan dokter, pengelihatan Joko mulai membaik meski belum 100 persen. Sejak kejadian itu juga, Joko tak bisa bekerja untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

 

“Sudah hampir tiga bulan ini saya tidak bisa bekerja. Akhirnya ini istri saya aja yang kerja. Dokter juga belum bisa menyimpulkan penyebabnya. Katanya masih diteliti,” ujar ayah dua anak itu.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan bahwa memang benar ada kejadian warga Kelurahan Arjowinangun yang kehilangan penglihatan usai menjalani vaksinasi COVID-19.

 

“Itu kejadiannya sudah lama, sudah ditangani dan kondisinya sekarang lebih baik. Itu vaksinasinya tanggal 3 September 2021,” jelasnya.

 

Husnul juga menuturkan bahwa hingga saat ini belum bisa disimpulkan penyebab warga tersebut mengalami kehilangan penglihatan. Disebutkan, saat ini masih dalam proses pemeriksaan atau penelitian medis.

 

“Penyebabnya belum ditentukan, masih dalam pemeriksaan,” tuturnya.

 

“Dari Dinkes mulai awal sudah mendampingi yang bersangkutan. Rencananya tanggal 10 Desember ini juga dilakukan kontrol di RSSA, itu juga akan kami dampingi,” tandasnya.

 

Reporter: M Sholeh

Editor: Lizya Kristanti

Tags: Headlinekota malangmalangpria

Related Posts

Event INAS26
Tugu Sehat

Dukung Orang Tua Pahami Kebutuhan Anak, Event INAS26 Hadirkan Screening Gratis

Jumat, 29 Mei 2026
Cara Aman Mengonsumsi Olahan Daging saat Idul Adha (Foto: Pexels)
Tugu Sehat

Mengapa Tubuh Bisa Lemas setelah Makan Daging Kurban? Ini Penjelasan dr. Indra Gunawan

Rabu, 27 Mei 2026
Black Mold
Tugu Sehat

Bahaya Black Mold di Rumah, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 26 Mei 2026
Aqua Yoga
Tugu Sehat

Mengenal Aqua Yoga, Olahraga Air yang Bantu Relaksasi dan Kebugaran

Selasa, 26 Mei 2026
Para dokter spesialis dari Morula. (Foto/ist)
Tugu Sehat

10 Persen Pasangan Usia Subur di Malang Hadapi Persoalan Infertilitas, Morula Beber Faktornya

Senin, 25 Mei 2026
Ilustrasi ketika seseorang dengan kondisi pencernaan yang sehat (Foto: Pinterest @prozenycz)
Tugu Sehat

Bukan Sekedar Lancar BAB, Ini 10 Ciri Pencernaan yang Sehat

Jumat, 22 Mei 2026
Next Post
Wisata Kota Batu Tetap Buka Saat Libur Nataru

Wisata Kota Batu Tetap Buka Saat Libur Nataru

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.