MALANG, Tugumalang.id – Polres Malang mengungkap dua kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi dua tempat kejadian perkara (TKP), yakni di Kecamatan Singosari dan Wonosari, Kabupaten Malang.
Curanmor pertama terjadi di Jalan Damean, Desa Tamanharjo, Kecamatan Singosari, pada awal tahun 2024 lalu. Tersangka yang berinisial MF (29), warga Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atas serangkaian kasus curanmor.
Baca Juga: Dua Kali Beraksi di Tumpang, Pelaku Curanmor dan Penadahnya Diciduk Polisi
Curanmor kedua terjadi di pinggir perkebunan kopi Dusun Sundan, Desa Plaosan, Kecamatan Wonosari, pada awal Maret 2025. Tersangka berinisial D (50), warga Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang sempat buron selama hampir satu tahun sebelum akhirnya diringkus polisi.
Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinanjar mengatakan, curanmor pertama menimpa korban yang berinisial MA (21), warga Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Sepeda motor Honda CRF miliknya hilang saat diparkir di halaman rumah kost.

“Korban memarkir sepeda motornya dengan kondisi terkunci stir. Namun ketika keluar kamar, motor tersebut sudah raib,” ujar Bambang, Sabtu (14/2/2026).
Dari hasil penyelidikan pihak kepolisian, diketahui tersangka adalah MA yang sudah masuk DPO atas beberapa laporan curanmor di wilayah Malang Raya. Tersangka sempat kabur keluar kota dan bersembunyi di beberapa lokasi.
Baca Juga: Polisi Ringkus Komplotan Residivis Curanmor yang Bawa Kabur Truk di Malang
“Tersangka kemudian terlacak berada di wilayah Malang Selatan,” imbuh Bambang.
Pelaku diketahui sempat kabur keluar kota dan berpindah-pindah lokasi persembunyian untuk menghindari kejaran polisi, sebelum akhirnya terlacak di wilayah Kabupaten Malang. Penangkapan dilakukan tim Satreskrim Polres Malang bersama Polsek Singosari pada Kamis (12/2/2026) di kawasan Pasar Wajak.
Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka MF mengakui perbuatannya. Ia juga mengaku telah mencuri lebih dari satu kendaraan. Tersangka diduga melakukan aksi serupa di Pakis, Bululawang, serta sejumlah wilayah hukum Polres Malang lainnya.
Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan kunci T bermata runcing yang diduga digunakan untuk membobol kendaraan. Selain itu, petugas juga menyita sebuah sepeda motor yang merupakan hasil kejahatan.
“Saat ini tersangka kami tahan di Polsek Singosari untuk proses penyidikan lebih lanjut dan pengembangan jaringan,” kata Bambang.
Sementara itu, curanmor di Wonosari menimpa korban yang berinisial N. Sepeda motor Honda Revo Fit miliknya dicuri saat ia tengah mencari rumput pakan ternak.
Sepeda motor tersebut diparkir di area kebun kopi dan kuncinya diletakkan di bawah pohon. Sekitar 1,5 jam kemudian, kendaraan tersebut sudah tidak berada di tempat.
“Korban sempat melakukan pencarian, namun tidak menemukan kendaraan tersebut. Akhirnya korban melapor ke Polsek Wonosari,” terang Bambang.
Setelah dilakukan penyelidikan intensif, polisi akhirnya berhasil mendeteksi keberadaan tersangka yang berinsial D, ia telah lama masuk dalam DPO. Tersangka bberhasil diamankan di Desa Balesari, Kecamatan Ngajum, pada Jumat (13/2/2026).
“Tersangka berhasil diamankan bersama barang bukti sepeda motor milik korban dan sebuah gerinda potong yang diduga digunakan untuk memutus kunci,” kata Bambang.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal tentang tindak pidana pencurian, dengan ancaman hukuman lima tahun pidana penjara.
“Kasus ini masih kami kembangkan, termasuk kemungkinan TKP lain yang melibatkan tersangka,” tutup Bambang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A





























