PMII Kota Malang Bantah Membuat Narasi Penolakan Kedatangan Jokowi

  • Whatsapp

Tugumalang.id – Beredar pesan berantai dan pamflet yang mengatasnamakan Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Malang dengan narasi menolak kedatangan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang direncanakan hadir ke Malang pada hari ini, Kamis (29/04/2021).

Dalam pamflet tersebut, diperlihatkan gambar Jokowi dan foto demontrasi mahasiswa dengan tulisan ‘Tolak Rezim yang Tidak Pro Rakyat’ dan ‘Menolak Keras Kedatangan Jokowi ke Malang’. Di pamflet tersebut juga dilengkapi dengan label dan logo Aliansi PMII Kota Malang.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PMII Cabang Kota Malang, Sai Yusuf, menegaskan bahwa pihaknya tidak terlibat dalam pamflet yang mengatasnamakan organisasinya itu.

“Secara kelembagaan resmi, PC PMII Kota Malang tidak ada kaitannya dengan hal tersebut. Serta, kami juga sudah mengklarifikasi melalui surat resmi cabang, bahwa kami tidak ada sikap apapun terkait kedatangan Bapak Presiden ke Kabupaten Malang. Oleh karena itu, Pamflet tersebut murni dibuat dan disebar luaskan oleh pihak-pihak yang kurang bertanggung jawab,” tegasnya, pada Kamis (29/04/2021).

Sai juga mengatakan, PMII Kota Malang tidak mengeluarkan sikap apapun terkait kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini. “Terkait kunjungan kerja Bapak Presiden Ir H Joko Widodo di Kabupaten Malang, secara tegas secara kelembagaan PC PMII Kota Malang tidak ada sikap apapun,” ujarnya.

PMII Kota Malang juga mengklarifikasi, pihaknya tidak ikut bertanggung jawab terkait pesan berantai di media sosial terkait penolakan tersebut. “Terkait pesan berantai yang mengatasnamakan PC PMII Kota Malang, tidak benar adanya kami akan melakukan dan menginisiasi aksi tersebut,” bebernya.

Baca Juga  Kasus Kematian COVID-19 di Kota Malang Pada Minggu Awal Ramadhan Meningkat

Terakhir, dia mengimbau para kader PMII Kota Malang agar tidak terpancing dengan kabar-kabar hoaks tersebut. “Kami menghimbau kepada seluruh kader PMII Kota Malang agar tidak terpantik dengan informasi-informasi yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.

Reporter: Rizal Adhi

Editor: Lizya Kristanti

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *