Cemburu, Pria Pukuli Kekasih Bertubi-tubi di Konter Handphone

  • Whatsapp
Tangkapan layar adegan kekerasan pria di konter HP di Cukam, Kebalen Wetan, Kota Malang.

Tugumalang.id – Warga Malang dibuat kesal oleh sebuah video viral yang menunjukkan adegan sepasang kekasih terlibat baku hantam. Aksi kekerasan yang dilakukan seorang pria diduga pacar si wanita itu, tertangkap basah kamera CCTV.

 

Bacaan Lainnya

Dilihat dari isi percakapan mereka, diduga si pria cemburu dan ingin memeriksa isi chat ponsel si perempuan. Namun, perempuan ngotot tidak ingin memberikan ponselnya. Maka, terjadilah adegan kekerasan ini.

 

Si pria bertopi merah berjaket jeans ini melayangkan tamparan dan pukulan berkal-kali hingga si wanita tampak tersungkur dan bersujud di lututnya.

 

Warga sekitarpun tak kuasa melerai aksi perseteruan ini dan hanya bisa menontonnya. Mirisnya, ada 2 anak kecil asyik menonton adegan ini.

Lokasi kejadian. Foto: Ulul Azmy

Usut punya usut, lokasi kejadian ini dipastikan ada di sebuah konter HP di bilangan perempatan Cukam, Kebalen Wetan, Kota Malang. Video ini diunggah dan viral oleh akun @malangraya_info pada Kamis (29/4/2021).

 

Penjaga warung makan di sebelah konter HP membenarkan jika itu adalah lokasi kejadian perseteruan sepasang kekasih ini. ”Betul yang perempuan itu penjaga konter disini,” ujarnya, sembari menunjuk lokasi konter yang saat itu sedang tutup.

 

Terpisah, Kapolsek Kedungkandang, Kompol Yusuf Suryadi, juga membenarkan kejadian ini. Kini, pihaknya masih dalam penyelidikan atas kasus ini. Diketahui, pihak perempuan tengah mengadukan kasus ini ke pihak kepolisian.

 

Informasi dihimpun, pelaku pria sudah diamankan pihak berwajib. Saat ini, polisi sedang memeriksa pelaku lebih dalam di Mapolresta Malang Kota. ”Mulai semalam kita lidik. Semoga hari ini kita bisa ungkap kasus ini,” harapnya, pada Kamis (29/4/2021).

Baca Juga  Gagal Utang, Pria asal Denpasar Embat Mobil Kakak Sendiri

 

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *