Malang, Tugumalang.id – Suasana di sejumlah titik keramaian Gondanglegi, Turen, dan Bululawang, Minggu (23/11/2025), tampak berbeda dari biasanya. Puluhan kader PMII Komisariat Al-Qolam berdiri dengan atribut organisasi, membawa kotak donasi, serta mengajak pengguna jalan untuk menunjukkan kepedulian kepada warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Mereka bergerak bersama dalam satu aksi kemanusiaan yang terorganisasi dan penuh semangat solidaritas.
Aksi tersebut bukanlah respons spontan semata, melainkan lahir dari kesadaran kolektif yang telah tertanam kuat dalam Nilai Dasar Pergerakan (NDP) PMII. Sebagai organisasi mahasiswa yang menjunjung nilai kemanusiaan, PMII memandang bencana erupsi sebagai panggilan moral untuk hadir dan berbuat nyata bagi sesama.
Baca juga: Inspiratif, Pemuda Tirtoyudo Galang Dana untuk Santunan Anak Yatim Lewat Bantengan
Hal itu ditegaskan Wakil Ketua II Bidang Gerakan dan Jaringan PMII Komisariat Al-Qolam, Alfarisi, yang menyebut bahwa gerakan ini merupakan implementasi langsung dari nilai yang selama ini ditanamkan kepada kader.
“Di PMII kami diajari bagaimana peduli kepada manusia. Gerakan ini dilandasi nilai-nilai dalam NDP PMII yang memang menanamkan kepedulian sosial,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan.
Sekitar 30 kader dikerahkan dalam aksi ini yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB. Mereka disebar di tiga titik strategis, yakni Pertigaan Pasar Gondanglegi, Pasar Turen, dan kawasan Krebet Bululawang. Pemilihan lokasi tersebut didasarkan pada intensitas lalu lintas masyarakat yang tinggi, sehingga potensi pengumpulan dana dinilai lebih optimal.
Seluruh dana yang terkumpul direncanakan akan disalurkan sepenuhnya kepada korban erupsi Gunung Semeru. Dalam proses pendistribusian, PMII Komisariat Al-Qolam telah berkoordinasi dengan relawan Tagana dan BPBD agar bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran. Mereka juga akan didampingi pihak Muspika serta Polsek Ampelgading untuk memastikan kelancaran penyaluran.
Aspek keamanan turut menjadi perhatian utama selama pelaksanaan aksi. Seluruh kegiatan lapangan telah dilengkapi surat izin kepada Polres Malang dan Polsek Gondanglegi, sehingga penggalangan dana berjalan tertib, aman, dan tetap menghormati pengguna jalan.
Baca juga: Festival Bahasa 2025 Universitas Al-Qolam Malang: Menyelami Budaya Bangsa dalam Aksara Kata
Lebih dari sekadar aksi solidaritas, kegiatan ini juga dimaknai sebagai ruang pembelajaran sosial bagi para kader. Melalui keterlibatan langsung di lapangan, PMII berharap mampu menumbuhkan kepekaan kemanusiaan, baik di lingkungan internal organisasi maupun di tengah masyarakat luas.
“Kami turun bukan hanya untuk warga terdampak, tetapi juga untuk menumbuhkan kepedulian kemanusiaan bagi masyarakat dan bagi kami sendiri sebagai kader PMII,” jelas Alfarisi.
Dengan semangat persaudaraan dan kepedulian sosial, PMII Komisariat Al-Qolam menegaskan komitmennya sebagai organisasi mahasiswa yang responsif terhadap isu kemanusiaan. Aksi ini menjadi cerminan bahwa nilai yang dipegang teguh tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata di tengah masyarakat.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Muhammad Jazuli (magang)
redaktur: jatmiko





























