MALANG, Tugumalang.id – Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Palaan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang bernama Siti Khotimah (41) dikabarkan turut menjadi korban meninggal kebakaran di kompleks apartemen Wang Fuk Court, Distrik Tai Po, Hong Kong.
Sebelumnya diberitakan, PMI asal Kelurahan Dampit, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang bernama Erawati ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dalam kebakaran apartemen yang terjadi pada Rabu (26/11/2025).
Kabar tersebut disampaikan keluarga korban secara tidak resmi di media sosial dan telah disampaikan ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang. Akan tetapi, belum ada konfirmasi resmi dari Konsul Jenderal RI (KJRI) Hong Kong dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).
Kepala Disnaker Kabupaten Malang, Yudhi Hindharto mengatakan pihaknya masih menunggu pemberitahuan resmi dari KJRI Hong Kong dan KP2MI untuk menentukan tindak lanjut. Ia khawatir informasi menjadi simpang siur apabila disampaikan secara tidak resmi.
“Mekanismenya, ada pemberitahuan resmi dari KP2MI, kemudian turun ke pemerintah provinsi, lalu ke kabupaten. Begitu sampai ke kabupaten, baru saya tindaklanjuti,” kata Yudhi, Minggu (30/11/2025).
Baca juga: PMI Asal Dampit Dikabarkan Jadi Korban Kebakaran di Hong Kong
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kabupaten Malang, Tri Darmawan memastikan pihaknya telah mendapatkan konfirmasi dari keluarga kedua PMI bahwa korban memang bekerja di Hong Kong dan meninggal dunia akibat kebakaran di kompleks Wang Fuk Court.
“Sudah ada surat kematian, tapi kami masih menunggu brafaks (dari KJRI Hong Kong),” ujar Tri.
Sebagai informasi, brafaks adalah singkatan dari broadcasting fax yang biasanya berisi notifikasi kematian. Biasanya brafaks dikeluarkan setelah dilakukan autopsi untuk diketahui pasti penyebab kematian seseorang.
“Paling cepat dua minggu jenazah baru bisa dipulangkan,” kata Tri.
Kebakaran kompleks apartemen Wang Fuk Court di Hong Kong menewaskan setidaknya 128 orang. Sampai saat ini masih ada sekitar 200 orang yang dinyatakan hilang. Peristiwa ini juga menyebabkan puluhan orang luka-luka, termasuk petugas pemadam kebakaran.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























