Rabu, Juli 29, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Perkuat Nilai Pemegang Saham, BRI Buyback Saham Senilai Rp500 Miliar

Redaksi by Redaksi
Juni 13, 2026 12:17 pm
in News
[12.05, 13/6/2026] Aisyah Nawangsari Putri: BRI Fellowship Perkuat Nilai Pemegang Saham, BRI Buyback Saham Senilai Rp500 Miliar MALANG, Tugumalang.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) fluktuatif senilai Rp500 miliar. Buyback fluktuatif dilakukan dalam periode 12 Juni 2026 hingga 11 September 2026. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan nilai pemegang saham. Di samping itu, buyback ini menjadi cermin keyakinan manajemen terhadap kekuatan fundamental kinerja perseroan serta prospek pertumbuhan jangka panjang yang tetap solid. “Kami menilai valuasi BBRI saat ini masih berada di bawah nilai wajarnya atau belum sepenuhnya merefleksikan kinerja dan potensi bisnis perseroan,” ujar Corporate Secretary BRI, Dhanny, belum lama ini. Ia menjelaskan, pelaksanaan buyback fluktuatif ini mengacu pada Peraturak Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 13 Tahun 2023 tentang Kebijakan dalam Menjaga Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal pada Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan. Langkah ini juga mengacu pada Surat OJK Nomor S-10/D.04/2026 tanggal 13 Maret 2026 mengenai kebijakan pelaksanaan pembelian kembali saham oleh perusahaan terbuka dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. Sementara pendanaan buyback fluktuatif berpedoman pada POJK 13/2023 dan POJK 29/2023. Buyback fluktuatif akan dilaksanakan pada harga yang dinilai wajar, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan yang berlaku. Buyback yang dilakukan BRI juga telah mempertimbangkan kondisi pasar yang masih dipengaruhi berbagai tantangan global. Beberapa tantangan yang dihadapi di antaranya adalah ketidakpastian ekonomi dunia, meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah, kenaikan harga minyak dunia, hingga arus keluar modal dari pasar negara berkembang. “Kondisi tersebut turut memberikan tekanan terhadap pasar keuangan, termasuk pasar modal Indonesia,” kata Dhanny. Ia menambahkan, BRI telah mempertimbangkan dengan cermat kondisi likuiditas dan posisi keuangan saat ini. Pelaksanaan buyback fluktuatif tidak akan memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan maupun opersional perusahaan. Setelah dilakukan buyback, proforma indikator keuangan BRI (konsolidasi) per 31 Maret 2026, tercatat rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) tetap berada pada level yang kuat sebesar 22,86%, sementara Return on Equity (ROE) tercatat 18,37%. Hal tersebut mencerminkan bahwa perseroan tetap memiliki kapasitas permodalan yang kuat guna mendukung ekspansi usaha dan mitigasi risiko pengelolaan bisnis bank. Di sisi lain, saham hasil buyback fluktuatif nantinya akan dialihkan melalui program kepemilikan saham Pekerja dan/atau Direksi dan Dewan Komisaris yang dapat dilakukan pengalihan setelah mendapatkan persetujuan RUPS. “Sebagai bagian dari Danantara, BRI akan terus berfokus pada penguatan fundamental bisnis dan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham, nasabah, dan seluruh pemangku kepentingan. Di sisi lain, implementasi kebijakan ini tetap mengacu pada regulasi yang berlaku dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance,” pungkas Dhanny. Reporter: Aisyah Nawangsari Putri Deskripsi: BRI buyback saham senilai Rp500 miliar untuk perkuat nilai pemegang saham Keywords: BRI, BBRI, Buyback Saham, Kinerja Fundamental [12.05, 13/6/2026] Aisyah Nawangsari Putri: Gedung BRI. Foto: dok. BRI

[12.05, 13/6/2026] Aisyah Nawangsari Putri: BRI Fellowship Perkuat Nilai Pemegang Saham, BRI Buyback Saham Senilai Rp500 Miliar MALANG, Tugumalang.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) fluktuatif senilai Rp500 miliar. Buyback fluktuatif dilakukan dalam periode 12 Juni 2026 hingga 11 September 2026. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan nilai pemegang saham. Di samping itu, buyback ini menjadi cermin keyakinan manajemen terhadap kekuatan fundamental kinerja perseroan serta prospek pertumbuhan jangka panjang yang tetap solid. “Kami menilai valuasi BBRI saat ini masih berada di bawah nilai wajarnya atau belum sepenuhnya merefleksikan kinerja dan potensi bisnis perseroan,” ujar Corporate Secretary BRI, Dhanny, belum lama ini. Ia menjelaskan, pelaksanaan buyback fluktuatif ini mengacu pada Peraturak Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 13 Tahun 2023 tentang Kebijakan dalam Menjaga Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal pada Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan. Langkah ini juga mengacu pada Surat OJK Nomor S-10/D.04/2026 tanggal 13 Maret 2026 mengenai kebijakan pelaksanaan pembelian kembali saham oleh perusahaan terbuka dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. Sementara pendanaan buyback fluktuatif berpedoman pada POJK 13/2023 dan POJK 29/2023. Buyback fluktuatif akan dilaksanakan pada harga yang dinilai wajar, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan yang berlaku. Buyback yang dilakukan BRI juga telah mempertimbangkan kondisi pasar yang masih dipengaruhi berbagai tantangan global. Beberapa tantangan yang dihadapi di antaranya adalah ketidakpastian ekonomi dunia, meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah, kenaikan harga minyak dunia, hingga arus keluar modal dari pasar negara berkembang. “Kondisi tersebut turut memberikan tekanan terhadap pasar keuangan, termasuk pasar modal Indonesia,” kata Dhanny. Ia menambahkan, BRI telah mempertimbangkan dengan cermat kondisi likuiditas dan posisi keuangan saat ini. Pelaksanaan buyback fluktuatif tidak akan memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan maupun opersional perusahaan. Setelah dilakukan buyback, proforma indikator keuangan BRI (konsolidasi) per 31 Maret 2026, tercatat rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) tetap berada pada level yang kuat sebesar 22,86%, sementara Return on Equity (ROE) tercatat 18,37%. Hal tersebut mencerminkan bahwa perseroan tetap memiliki kapasitas permodalan yang kuat guna mendukung ekspansi usaha dan mitigasi risiko pengelolaan bisnis bank. Di sisi lain, saham hasil buyback fluktuatif nantinya akan dialihkan melalui program kepemilikan saham Pekerja dan/atau Direksi dan Dewan Komisaris yang dapat dilakukan pengalihan setelah mendapatkan persetujuan RUPS. “Sebagai bagian dari Danantara, BRI akan terus berfokus pada penguatan fundamental bisnis dan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham, nasabah, dan seluruh pemangku kepentingan. Di sisi lain, implementasi kebijakan ini tetap mengacu pada regulasi yang berlaku dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance,” pungkas Dhanny. Reporter: Aisyah Nawangsari Putri Deskripsi: BRI buyback saham senilai Rp500 miliar untuk perkuat nilai pemegang saham Keywords: BRI, BBRI, Buyback Saham, Kinerja Fundamental [12.05, 13/6/2026] Aisyah Nawangsari Putri: Gedung BRI. Foto: dok. BRI

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) fluktuatif senilai Rp500 miliar. Buyback fluktuatif dilakukan dalam periode 12 Juni 2026 hingga 11 September 2026.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan nilai pemegang saham. Di samping itu, buyback ini menjadi cermin keyakinan manajemen terhadap kekuatan fundamental kinerja perseroan serta prospek pertumbuhan jangka panjang yang tetap solid.

READ ALSO

Disperindag Tunggu Arahan Bupati Malang Soal Aduan Pedagang Pasar Karangploso dan Madas Sedarah

Uji Lab, Puluhan Siswa SDN Kauman 1 Kota Malang Disebut Keracunan MBG

Baca Juga: Trend Tabungan Emas di BRIMO Semakin Diminati

“Kami menilai valuasi BBRI saat ini masih berada di bawah nilai wajarnya atau belum sepenuhnya merefleksikan kinerja dan potensi bisnis perseroan,” ujar Corporate Secretary BRI, Dhanny, belum lama ini.

Ia menjelaskan, pelaksanaan buyback fluktuatif ini mengacu pada Peraturak Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 13 Tahun 2023 tentang Kebijakan dalam Menjaga Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal pada Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan.

Langkah ini juga mengacu pada Surat OJK Nomor S-10/D.04/2026 tanggal 13 Maret 2026 mengenai kebijakan pelaksanaan pembelian kembali saham oleh perusahaan terbuka dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.

Sementara pendanaan buyback fluktuatif berpedoman pada POJK 13/2023 dan POJK 29/2023. Buyback fluktuatif akan dilaksanakan pada harga yang dinilai wajar, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan yang berlaku.

Buyback yang dilakukan BRI juga telah mempertimbangkan kondisi pasar yang masih dipengaruhi berbagai tantangan global.

Baca Juga: Arema FC vs Persis Solo BRI Super League 2025/2026: Marcos Santos Incar Masuk 10 Besar

Beberapa tantangan yang dihadapi di antaranya adalah ketidakpastian ekonomi dunia, meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah, kenaikan harga minyak dunia, hingga arus keluar modal dari pasar negara berkembang.

“Kondisi tersebut turut memberikan tekanan terhadap pasar keuangan, termasuk pasar modal Indonesia,” kata Dhanny.

Ia menambahkan, BRI telah mempertimbangkan dengan cermat kondisi likuiditas dan posisi keuangan saat ini. Pelaksanaan buyback fluktuatif tidak akan memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan maupun opersional perusahaan.

Setelah dilakukan buyback, proforma indikator keuangan BRI (konsolidasi) per 31 Maret 2026, tercatat rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) tetap berada pada level yang kuat sebesar 22,86%, sementara Return on Equity (ROE) tercatat 18,37%.

Hal tersebut mencerminkan bahwa perseroan tetap memiliki kapasitas permodalan yang kuat guna mendukung ekspansi usaha dan mitigasi risiko pengelolaan bisnis bank.

Di sisi lain, saham hasil buyback fluktuatif nantinya akan dialihkan melalui program kepemilikan saham Pekerja dan/atau Direksi dan Dewan Komisaris yang dapat dilakukan pengalihan setelah mendapatkan persetujuan RUPS.

“Sebagai bagian dari Danantara, BRI akan terus berfokus pada penguatan fundamental bisnis dan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham, nasabah, dan seluruh pemangku kepentingan. Di sisi lain, implementasi kebijakan ini tetap mengacu pada regulasi yang berlaku dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance,” pungkas Dhanny.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: BBRIBRIBuyback SahamKinerja Fundamental

Related Posts

Disperindag Tunggu Arahan Bupati Malang Soal Aduan Pedagang Pasar Karangploso dan Madas Sedarah
News

Disperindag Tunggu Arahan Bupati Malang Soal Aduan Pedagang Pasar Karangploso dan Madas Sedarah

Selasa, 28 Jul 2026
Konsep Otomatis
News

Uji Lab, Puluhan Siswa SDN Kauman 1 Kota Malang Disebut Keracunan MBG

Selasa, 28 Jul 2026
Penandatangan kesepakatan 3 Raperda Strategis di Kota Batu. Foto: Dok
News

3 Raperda Strategis di Kota Batu Disahkan, Perkuat Regulasi Desa Hingga Pelindungan Anak

Selasa, 28 Jul 2026
Hasil Survei: 90 Persen Warga Setuju Operasional Bus Trans Jatim Koridor 2, Angkot Feeder Jadi Usulan
News

Hasil Survei: 90 Persen Warga Setuju Operasional Bus Trans Jatim Koridor 2, Angkot Feeder Jadi Usulan

Selasa, 28 Jul 2026
6 Tempat Konser di Malang, dari Lapangan Rampal hingga UMM Dome
News

6 Tempat Konser di Malang, dari Lapangan Rampal hingga UMM Dome

Selasa, 28 Jul 2026
Trans Jatim Koridor 2 Lewati Bululawang dan Gondanglegi
News

Trans Jatim Koridor 2 Lewati Bululawang dan Gondanglegi

Senin, 27 Jul 2026
Next Post
LP2M UIN Malang jalin kerja sama strategis dengan ORSC IIUM guna memperluas jaringan global. /Foto: Dok. UIN Malang.

Gandeng ORSC-IIUM Malaysia, LP2M UIN Malang Pertegas Komitmen Perluas Jejaring Internasional

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Tempat Piknik di Malang yang Sejuk dan Tenang untuk Liburan Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.