Minggu, Juli 26, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Mahasiswa Geografi Unikama Jalani KKL di BRIN, Pelajari Batuan Purba Pondasi Pulau Jawa

Redaksi by Redaksi
Juni 9, 2026 7:23 pm
in Pendidikan
Mahasiswa Geografi Unikama pelajari batuan purba saat KKL bersama BRIN (Foto/dok. Unikama)

Mahasiswa Geografi Unikama pelajari batuan purba saat KKL bersama BRIN (Foto/dok. Unikama)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Puluhan mahasiswa Geografi Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menjalani Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di BRIN Kawasan Geodiversitas Indonesia Kebumen pada Senin (8/6/2026). Mereka mempelajari langsung batuan purba yang kerap disebut pondasinya Pulau Jawa.

Rombongan yang berjumlah 60 mahasiswa itu dibagi ke dalam dua misi riset berbeda. Mulai dari pemetaan interaksi budaya, alam hingga pengukuran langsung di lapangan yang ditargetkan menghasilkan artikel ilmiah. Mereka juga merasakan berdiri di atas batuan yang pernah berada 50 kilometer di bawah permukaan bumi.

READ ALSO

Sekolah Rakyat Bantur Bersiap Gelar MPLS 31 Juli 2026

Beasiswa Tahfidz Unikama, Hafal 30 Juz Dapat Potongan DPP 100 Persen

Berfokus di Karangsambung, kawasan yang dijuluki The Glowing Mother Earth of Java. Kawasan ini menyimpan setidaknya 42 titik geosite yang menjadi laboratorium alam bagi para peneliti. Istimewanya adalah kemudahan menemukan batuan metamorf langka seperti eklogit, fosil subduksi yang terbentuk pada tekanan dan temperatur sangat tinggi (high pressure-high temperature).

Baca Juga: Rektor Unikama Sandang Gelar Profesor, LLDIKTI Jatim Titipkan Harapan Lambungkan Mutu Pendidikan

“Batuan ini berasal dari kedalaman 45 kilometer hingga 300 kilometer di bawah permukaan bumi. Terbentuk dari batuan beku basa yang mengalami panas dan tekanan luar biasa. Banyak yang menyebutnya sebagai pondasinya Pulau Jawa, karena ini termasuk batuan tertua di pulau ini,” jelas tim BRIN di lokasi.

Mahasiswa Geografi Unikama pelajari batuan purba saat KKL bersama BRIN (Foto/dok. Unikama)
Mahasiswa Geografi Unikama pelajari batuan purba saat KKL bersama BRIN (Foto/dok. Unikama)

Selain eklogit, kawasan ini juga memamerkan lava bantal (pillow lava), jenis batuan beku ekstrusif yang menjadi ikon para peneliti geologi hingga variasi batuan sedimen dan metamorf lengkap. Kekayaan inilah yang membuat BRIN memilih Kebumen sebagai pusat geodiversitas nasional.

Tak sekadar mengenalkan mahasiswa pada bebatuan purba, Prodi Pendidikan Geografi Unikama merancang KKL ini sebagai wadah latihan riset akademik sejak dini.

Kaprodi Pendidikan Geografi, Dr. Suwito, M.Pd., menekankan bahwa KKL ini untuk mengenalkan mahasiswa pada bebatuan purba. Pihaknya juga merancang KKL ini sebagai wadah latihan riset akademik sejak dini kepada para mahasiswa.

Baca Juga: Sandang Gelar Profesor, Rektor Unikama Tuai Apresiasi dan Harapan Besar

“Jadi mahasiswa harus mendapatkan pengalaman nyata sekaligus berlatih menyusun karya ilmiah,” ujarnya.

Sebanyak 60 mahasiswa dibagi menjadi dua kelompok dengan target luaran berbeda. Kelompok KKL 1 dibekali instrumen untuk memahami interaksi antara bentang alam dan bentang budaya di lingkungan Geopark Kebumen. Output yang ditargetkan adalah sebuah buku monograf.

Kemudian kelompok KKL 2 mendapat porsi lebih mendalam. Mereka melakukan pengukuran langsung di lokasi dan riset secara intensif, dengan target akhir berupa artikel ilmiah yang siap dipublikasikan.

Selama dua hari, mahasiswa tidak hanya mengamati. Hari pertama difokuskan di BRIN Kawasan Geodiversitas Kebumen. Lalu hari kedua melanjutkan eksplorasi ke Tebing Breksi dan lokasi lava bantal di sekitarnya.

Dr Suwito mengatakan, KKL ini bukan sekadar agenda tahunan rutin. Tetapi juga sebagai wahana menumbuhkan dan memperkuat potensi akademik mahasiswa secara terstruktur.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga terbiasa dengan desain riset, pengumpulan data lapangan dan penulisan ilmiah. Karangsambung adalah laboratorium sempurna untuk itu,” tuturnya.

Kunjungan ke lokasi batuan purba berjuluk Pondasi Pulau Jawa di Karangsambung itu diharapkan tak sekadar napak tilas geologi. Bebatuan yang dulu tersembunyi di kedalaman bumi itu kini menjadi saksi awal mula perjalanan mereka sebagai calon peneliti sekaligus pendidik yang profesional.

 

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: BRINMahasiswa GeografiUNIKAMA

Related Posts

Sekolah Rakyat Bantur Bersiap Gelar MPLS 31 Juli 2026
Advertorial

Sekolah Rakyat Bantur Bersiap Gelar MPLS 31 Juli 2026

Sabtu, 25 Jul 2026
Unikama Buka Beasiswa Tahfidz, Hafal 30 Juz Dapat Potongan DPP 100 Persen
Pendidikan

Beasiswa Tahfidz Unikama, Hafal 30 Juz Dapat Potongan DPP 100 Persen

Sabtu, 25 Jul 2026
Perkuat Fondasi Generasi Emas, Unikama Gelar Seminar Internasional Pendidikan Anak Usia Dini
Advertorial

Perkuat Fondasi Generasi Emas, Unikama Gelar Seminar Internasional Pendidikan Anak Usia Dini

Sabtu, 25 Jul 2026
Unikama dan tiga Perguruan Tinggi Dorong Transformasi Pendidikan Berbasis AI dan Nilai Lokal
Advertorial

Unikama dan Tiga Perguruan Tinggi Dorong Pendidikan Berbasis AI dan Nilai Lokal

Jumat, 24 Jul 2026
ITN Malang Gandeng Gratama Consultant, Siapkan Lulusan Teknik Elektro Masuk Industri
Advertorial

ITN Malang Gandeng Gratama Consultant, Siapkan Lulusan Teknik Elektro Masuk Industri

Jumat, 24 Jul 2026
Tim Dosen UM Luncurkan Instrumen Deteksi Dini Ketergantungan AI pada Remaja
Advertorial

Tim Dosen UM Luncurkan Instrumen Deteksi Dini Ketergantungan AI pada Remaja

Jumat, 24 Jul 2026
Next Post
Fakta menarik Timnas Indonesia vs Mozambik di ajang FIFA Matchday 2026. /Foto: Instagram @timnasindonesia.

4 Fakta Menarik Timnas Indonesia vs Mozambik: Ole Romeny Tampil Gemilang, Peringkat FIFA Berpotensi Naik

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.