Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pilihan Redaksi

Peran Perguruan Tinggi Cegah Radikalisme pada Mahasiswa

Redaksi by Redaksi
Mei 26, 2022 8:58 pm
in Pilihan Redaksi
radikalisme pada mahasiswa

Ilustrasi terorisme. Foto: Pixabay

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Fenomena keterlibatan mahasiswa dalam jaringan terorisme masih terus terjadi. Padahal, perguruan tinggi menjadi garda terakhir dalam membangun karakter bangsa sehingga menjauhkan generasi dari perilaku ekstrimisme. Tentu saja, ini masih jadi Pekerjaan Rumah (PR) besar bagi pelaku dunia pendidikan.

Tugumalang.id – Baru-baru ini, sivitas akademik Universitas Brawijaya (UB) dikagetkan dengan penangkapan seorang mahasiswanya oleh Detamen Khusus 88 (Densus 88), pada Senin 25 Mei 2022. Penangkapan ini terkait keterlibatan mahasiswanya dalam jaringan terorisme.

READ ALSO

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Mahasiswa yang diketahui berasal dari Lampung ini, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri. Ia diduga terlibat dalam kegiatan penggalangan dana dan perencanaan aksi teror dengan organisasi terorisme, ISIS.

radikalisme pada mahasiswa
Wakil Rektor UB, Prof Abdul Hakim (kiri) berkomitmen mencegah terorisme lewat pendidikan deradikalisasi pada mahasiswa sejak dini. Foto: Ulul Azmy

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, tersangka juga diketahui mengelola sebuah media sosial yang digunakan untuk menyebar materi-materi terkait tindak pidana teroris.

Mahasiswa berusia 22 tahun itu juga kedapatan memiliki komunikasi intens dengan seorang tersangka kelompok Jamaah Ansharud Daulah (JAD). Keduanya bahkan tengah menyusun rencana amaliyah atau bom bunuh diri di fasilitas umum dan kantor-kantor polisi.

Keterlibatan mahasiswa dalam jaringan terorisme ini sudah sedemikian jauh. Pihak kampus sendiri kaget dengan kabar ini, terlebih kualitas mahasiswa tersebut tergolong di atas rata-rata karena mencatatkan nilai IP rata-rata di atas 3.

Sebagai salah satu dari 10 lembaga pendidikan terbaik di Indonesia, UB lantas tak diam begitu saja. Sejumlah upaya dielaborasikan guna mencegah kejadian ini terulang. Kasus pengungkapan jaringan terorisme di kalangan perguruan tinggi tidak terjadi sekali ini saja.

Wakil Rektor UB, Prof Abdul Hakim menegaskan mulai saat ini pihak kampus akan memperketat izin dan pengawasan setiap kegiatan atau aktivitas mahasiswa di luar jam pembelajaran.

”Harus ada izin dan sepengetahuan pimpinan. Materi kegiatan juga akan diseleksi lebih ketat lagi, termasuk siapa narsumnya,” tegas dia, pada Rabu (25/5/2022).

Dalam pengawasan ini, UB juga akan berkolaborasi dengan pihak kepolisian untuk berbagi informasi kegiatan mahasiswa, baik di dalam maupun luar kampus. Dengan begitu, pencegahan radikalisme bisa dilakukan sejak dini.

Dalam proses pengungkapan identitas pelaku ini sendiri, UB juga ikut aktif melakukan mitigasi. Dalam hal ini, UB ikut memitigasi sejumlah kegiatan atau jejaring apa saja yang diikuti mahasiswanya. Entah dalam bentuk kelompok diskusi atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Hal tersebut dimungkinkan saja terjadi karena saat ditangkap di rumah kosnya, petugas khusus anti-terorisme Densus 88 telah mengamankan sejumlah barang bukti mulai bendera ISIS, busur panah, pisau komando, laptop, hingga buku-buku.

Lebih lanjut, pihak kampus mulai harus memperkuat pencegahan radikalisasi lewat pendidikan, salah satunya dengan kembali mengarusutamakan pendidikan deradikalisasi. Kalau bisa, pendidikan pencegahan ini sudah diberikan sejak masa-masa awal orientasi mahasiswa.

Dalam pendidikan anti-radikalisme ini, nanti akan fokus membangun kembali semangat dan nilai-nilai toleransi sesuai Pancasila. Toleransi dalam hal ini merupakan bangunan pondasi penting agar mahasiswa tidak terjerumus ke lubang gelap ekstrimisme.

Namun pada faktanya, semangat toleransi ini mulai meluntur, apalagi sejak masuknya teknologi yang memudahkan akses informasi untuk didapat secara bebas. Melunturnya toleransi ini dibuktikan dari hasil survei UPT Pengembagan Kepribadian Mahasiswa (PKM) UB terkait pemetaan karakter toleransi mahasiswa UB yang diambil pada April 2022.

Hasilnya, usia-usia peserta pendidikan, khususnya di jenjang perguruan tinggi, ternyata lebih rentan terpapar paham radikalisme. Ini dibuktikan dengan skor nilai toleransi yang berada di taraf sedang-sedang saja. Rata-rata yang mudah terpapar ini usia rentan mahasiswa di semester 1 dan 2.

Menurut Abdul Hakim, pendidikan anti-radikalisme kepada mahasiswa sejak dini penting diperkuat lebih lagi. Meski pendidikan tersebut juga sudah dilakukan sejak lama. Namun ternyata masih tidak intens.

Ke depan, pelaksanaan pendidikan akan diperluas lagi, tidak hanya di acara-acara kampus, tapi juga di setiap kegiatan jurusan maupun fakultas.

”Sebenarnya juga sudah ada program pembinaan mental kebangsaan dari Kementerian dan BPPT itu. Tapi nanti itu akan kita kuatkan lebih lagi,” pungkasnya.(*)

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: kota malangPerguruan tinggiuniversitas brawijaya

Related Posts

Kampung Gandean
Pilihan Redaksi

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Senin, 23 Mar 2026
Omah Wiromargo
Pilihan Redaksi

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Minggu, 18 Jan 2026
Kebun Botol Malang
Pilihan Redaksi

TBM Kebun Botol Malang, Literasi dan Pembelajaran Bahasa Asing di Tengah Kebun Hijau

Selasa, 7 Okt 2025
Kebun Botol
Pilihan Redaksi

Kebun Botol Malang, Inovasi Ibu-Ibu Tlogomas Ubah Limbah Plastik Jadi Ladang Hijau Bernilai Ekonomi

Selasa, 7 Okt 2025
KA Jayabaya
Pilihan Redaksi

Catatan Perjalanan KA Jayabaya: Rezeki Bertemu Penumpang Baik, Panik Tragedi Ojol di Jakarta

Selasa, 16 Sep 2025
JFC 2025 Batch 2
Pilihan Redaksi

JFC 2025 Batch 2 Dibuka, Nurcholis Tekankan 6M sebagai Landasan Jurnalisme Berkualitas

Senin, 15 Sep 2025
Next Post
Kegiatan Manasik Haji Kabupaten Malang yang dibuka Bupati Sanusi

Buka Kegiatan Manasik, Bupati Sanusi Beri Pesan dan Doa pada Calon Jemaah Haji

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.