Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Penyintas COVID-19 Wali Kota Malang Sutiaji Jalani Vaksin Dosis Pertama

Redaksi by Redaksi
Maret 23, 2021 1:04 pm
in Berita
Wali Kota Malang Sutiaji bersama istri Widayati Sutiaji yang merupakan penyintas saat menjalani vaksinasi COVID-19, Selasa (23/3/2021). Foto : Humas Pemkot Malang

Wali Kota Malang Sutiaji bersama istri Widayati Sutiaji yang merupakan penyintas saat menjalani vaksinasi COVID-19, Selasa (23/3/2021). Foto : Humas Pemkot Malang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Wali Kota Malang Sutiaji mulai menjalani vaksinasi COVID-19 per Selasa (23/3/2021). Pria nomor satu di Kota Malang ini, ikut menjalani vaksin di tahapan kedua bersama Ketua TP PKK Kota Malang yang juga istrinya, Widayati Sutiaji beserta kedua anaknya.

Pasangan suami istri ini menjalani vaksin secara bebarengan. Tak ayal keduanya juga sempat saling berpegangan tangan sebelum jarum suntik isi vaksin jenis Sinovac disuntikkan di lengan kirinya.

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Menurut Sutiaji, sebagai penyintas virus yang pernah terpapar virus asal Wuhan, China ini, sekarang sudah dinyatakan memenuhi persyaratan untuk menerima vaksin pasca 3 bulan setelah sembuh.

”2 hari lalu sebenarnya saya, istri dan anak sudah akan vaksin, tapi saat itu belum memenuhi syarat karena D’dimer saya masih 500 ng/ml, itu sebetulnya sudah di batas maksimal. Maka dari itu vaksin untuk kami baru dilaksanakan hari ini,” terang dia.

Sebagai informasi, D’dimer atau uji sampel darah, adalah parameter pemeriksaan laboratorium yang memberikan gambaran ada atau tidaknya penggumpalan di dalam darah.

“Selama ini pasien Covid 19 yang masuk rumah sakit cenderung memiliki D’dimer yang tinggi. Hal itu menjadi salah satu prediktor kematian pada pasien,” terangnya.

Ditanya soal pengalamannya usai vaksin, Sutiaji mengaku tidak merasakan efek samping yang parah. Hanya gejala umum seperti lengan nyeri saja. Dia mengaku semalaman juga sempat was-was karena baru pertama kali divaksin.

”Jujur saja saya deg-degan semalam karena baru pertama. Mikir istri dan anak juga. Tapi ternyata tidak ada apa-apa, pesan saya kepada masyarakat kalau sudah ada vaksin agar segera melakukan vaksin, jangan takut,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif menyatakan, jika kondisi Walikota Malang memang telah memenuhi syarat untuk divaksin. Menurut Husnul, seorang penyintas COVID-19 baru bisa menjalani vaksin minimal 3 bulan setelah dinyatakan negatif melalui PCR.

“Paling cepat syarat penyintas itu 3 bulan setelah dinyatakan negatif lewat pemeriksaan PCR-Swab. Pak wali juga sudah menjalani pemeriksaan dasar terkait kondisinya, mulai dari fungsi ginjal, pembuluh darah, lalu gula darah asam urat dan kolesterolnya,” jelasnya.

Tags: penyintas covid-19sutiajiVaksinasiwali kota malang

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
Paragon Innovation Summit 2.0, Ajang Kolaborasi Para Inovator Se-Indonesia

Paragon Innovation Summit 2.0, Ajang Kolaborasi Para Inovator Se-Indonesia

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.