Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Pengacara Senior Asal Malang, MS Al Haidary Berbagi Makna Keteladanan Ramadan Agar Dapat Menahan Diri

Redaksi by Redaksi
Maret 21, 2024 7:26 am
in Insight
Pencara senior asal Malang, MS Al Haidary berbagi makna keteladanan Ramadan /Foto: Dokumentasi Pribadi MS Al Haidary

Pencara senior asal Malang, MS Al Haidary berbagi makna keteladanan Ramadan /Foto: Dokumentasi Pribadi MS Al Haidary

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Pengacara senior asal Malang, MS Al Haidary disela-sela kesibukannya sebagai seorang advokat membagikan makna keteladanan bulan Ramadan bagi umat muslim dari kacamata seorang advokat. Bulan Ramadan bagi Haidary adalah bulan istimewa dengan diwajibkannya setiap umat Islam yang sehat dan sudah baligh menjalankan ibadah puasa.

Bagi pengacara yang semasa muda pernah menempuh pendidikan di pesantren itu. Ibadah puasa di bulan Ramadan adalah ibadah istimewa selain ibadah wajib lainnya. Jika ibadah wajib lain seperti salat dan zakat dilaksanakan untuk manusia dan pahalanya kembali ke manusia.

READ ALSO

The Whisperer, Art Toys Horor yang Terinspirasi dari Sosok Astral Penunggu Jembatan Cangar

Tak Lupa Akar, Owner Mie Cendana Viral di Malang Buka Peluang Gandeng Produk UMKM Lokal

Menurut Haidary, ibadah puasa memiliki keistimewaan tersendiri karena siapapun umat Islam menjalankan ibadah puasa akan mendapat ganjarang berlipat dari Allah SWT dan melaksanakan puasa karena Allah bukan semata-mata untuk diri setiap umat Islam masing-masing.

Sebagaimana subtansi hadits dari Allah SWT tetapi redaksinya dari Rasulullah yang berbunyi: Asshaumu lii wa ana ajzi bihi. (الصوم لي وانا اجز به). Ibadah puasa (ramadan) itu untukku dan aku yang akan memberi imbalan kepada yang puasa.

Baca Juga: Ramadan 2024, Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Sibuk Produksi Kue Kering

“Kalau puasa, zakat, bahkan haji sudah diatur dan jelas aturannya. Cuma puasa ini berbeda dengan ibadah madhah (wajib) yang lain,” tuturnya.

“Ibadah salat atau zakat bisa dibilang ibadah-ibadah yang untuk kepentingan pelakunya. Seperti saya salat, ya itu untuk kepentingan saya dan pahalanya ada di saya, zakat juga begitu. Tapi puasa diakui sebagai milik Tuhan, ada hadist yang menerangkan puasa untuk ku (Tuhan) dan Tuhan sendiri yang memberikan imbalan. Itu bedanya dengan zakat dan salat,” beber Haidary.

Menjalankan ibadah puasa, di mata Haidary hendaknya dilakukan sungguh-sungguh oleh setiap muslim. Bukan hanya sekedar menahan rasa lapar dan haus maupun segala bentuk perbuatan maksiat.

Karena makna ibadah puasa Ramadan yang paling utama adalah bagaimana setiap muslim bisa menahan diri terhadap segala sesuatu yang bersifat duniawi secara berlebihan.

Oleh karena ibadah puasa harus harus dijalankan secara sungguh-sungguh baik lahir maupun batin. Bagaimana setiap umat Islam bisa mengontrol hawa nafsu mereka termasuk nafsu terlalu berambisi terhadap duniawi.

Baca Juga: Gus Tamyis Divonis 15 Tahun, Kuasa Hukum Pertimbangkan Banding

Haidary memberi contoh seperti seorang calon pemimpin yang tidak bisa mengontrol dirinya karena sudah ingin segera berkuasa untuk kepentingan dirinya sendiri bukan untuk masyarakat yang dipimpinnya.

“Melaksanakan puasa harus dengan sungguh-sungguh harus dengan keimanan. Banyak orang puasa karena kelakuan saja yang ditampakkan sehingga banyak orang berpuasa tidak mendapatkan pahala kecuali rasa lapar dan haus,” kata Haidary.

“Puasa itu menahan segalanya, bukan hanya puasa menahan haus, lapar, dan segala sesuatu yang termasuk maksiat. Bagi seorang muslim seharusnya bisa menahan dirinya, bukan hanya ketika dalam suasana Ramadan,” ungkapnya.

Namun, Haidary menjelaskan bahwa selama ini memang ada kesalahpahaman mengenai tafsir masalah duniawi. Sebagaimana anjuran Nabi Muhammad SAW atau Rasulullah SAW bahwa menahan segala urusan duniawi bukan berarti harus menjadi miskin dan tidak bekerja karena mengutamakan akhirat saja.

Tetapi Rasulullah SAW menganjurkan bahwa setiap umat Islam hendaknya memiliki keseimbangan dalam mengejar urusan duniawai dan urusan akhirat secara seimbang dan proporsional.

“Dalam Islam akan bohong jika mengatakan orang Islam harus melarat. Nabi (Muhammad SAW) menyuruh untuk bekerja sebagaimana kepentingan dunia seakan hidup seribu tahun atau selamanya. Tapi juga kerjakan untuk kepentingan akhirat, seakan-akan kamu mati besok,” jelasnya.

Artinya dalam melihat segala sesuatu hal bagi Haidary hendaknya semua dilihat dengan seimbang. Itulah makna ramadan bagi seorang advokat senior asal Malang tersebut.

Di sisi lain, Haidary mengingat masa kecilnya saat bulan Ramadan dimana kondisi saat itu segala sesuatunya masih terbatas dan belum semudah sekarang untuk mengaksesnya. Tidak ada radio atau siaran televisi sebagai sarana ngabuburit menunggu adzan Maghrib untuk berbuka puasa.

Di Kota Malang saat itu, sekitar tahun 1970-an untuk mengetahui waktu berbuka adalah menunggu blangbur (semacam petasan) yang dibunyikan di depan Masjid Jami Kota Malang sebagai penanda waktu telah memasuki adzan Maghrib.

Setelah blangbur berbunyi baru kemudian disambut dengan pukulan bedug dan adzan Maghrib berkumandang menandakan waktunya berbuka puasa.

“Dulu serba sederhana, waktu Maghrib enggak menyalakan TV atau radio. Tapi blangbur di Alun-Alun (Merdeka Kota Malang), jadi seluruh Malang dengerin blangbur dan itu menandakan sudah Maghrib,” terang Haidary saat mengingat sekaligus nostalgia menikmati Ramadan di masa mudanya dulu.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra
editor: jatmiko

Tags: Keteladanan RamadanMS Al HaidaryPengacara Senior Asal MalangRamadan

Related Posts

Penampakan 'The Whisperer', art toys karya Rino Adi Mardika yang terinspirasi dari hantu penunggu jembatan cangar. Foto: Azmy
Insight

The Whisperer, Art Toys Horor yang Terinspirasi dari Sosok Astral Penunggu Jembatan Cangar

Selasa, 5 Mei 2026
mie cendana
Insight

Tak Lupa Akar, Owner Mie Cendana Viral di Malang Buka Peluang Gandeng Produk UMKM Lokal

Sabtu, 2 Mei 2026
Sam HC (Heri Cahyono) bersiap mengelilingi dunia melintasi 14 negara. (Foto/M Sholeh)
Insight

Berbekal Tekat, Sam HC Tantang Diri Kelilingi Dunia dari Malang Naik Motor

Jumat, 1 Mei 2026
Proses pembuatan batik di Batik Seng. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Insight

Pengolahan Limbah Batik Seng, Dari Sisa Produksi Menjadi Sumber Daya Berkelanjutan

Kamis, 30 Apr 2026
Kisah CEO sekaligus Founder Thursina IIBS, Nur Abidin yang juga alumni Unisma tentang nilai dan karakter di kampus menjadi inspirasi mengembangkan lembaga pendidikan bertaraf global. /Foto: Tangkapan layar YouTube Unisma.
Insight

Jejak Gemilang Alumni Unisma: Tanamkan Nilai dan Karakter Islam Modern Melalui Lembaga Pendidikan Bertaraf Global

Rabu, 29 Apr 2026
Casila Indonesia
Insight

Casila Indonesia, UMKM Poncokusumo yang Sukses Ekspor ke Jepang dan Singapura

Minggu, 26 Apr 2026
Next Post
Penampakan gerobak penjual keripik SG khas Malang. Hanya 5 ribuan saja. Foto : Yafia Carnelia

Mengenal Keripik RG/SG Khas Malang yang Wajib Dicoba, Mulai 5 Ribu Saja

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.