Jumat, November 6, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Pengolahan Limbah Batik Seng, Dari Sisa Produksi Menjadi Sumber Daya Berkelanjutan

Redaksi by Redaksi
April 30, 2026 5:41 pm
in Insight
Proses pembuatan batik di Batik Seng. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Proses pembuatan batik di Batik Seng. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – UMKM batik kerapkali dihadapkan dengan tantangan pengolaham limbah. Sisa lilin yang digunakan untuk membatik bisa mencemari lingkungan apabila tidak diolah dengan baik.

Batik Seng yang berada di Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang telah menyadari risiko tersebut dan menerapkan pengolahan limbah agar bisnis mereka tetap ramah lingkungan. Mereka telah mendaur ulang limbah padat sejak lama dan akan menerapkan pengolahan limbah cair dalam waktu dekat.

READ ALSO

Lahir dari Kaki Gunung Semeru, Atho’ Illah Cetak Rekor MURI Buku Biografi Tertebal di Indonesia

Koperasi Asnikom Berdayakan 1.062 Petani Kopi di Manggarai, Tembus Pasar Belanda

Proses daur ulang limbah padat

Penanggung jawab Batik Seng, Evi Wahyu Astutik mengatakan, limbah padat batik yang dihasilkan dari proses produksi dikumpulkan terlebih dahulu hingga mencapai jumlah tertentu. Setelah itu, limbah tersebut diolah melalui proses pemanasan ulang dengan cara dimasukkan ke dalam air panas.

Baca Juga: Batik Kamulyan Bulukerto Angkat Elang Jawa sebagai Ikon Wastra Konservasi Kota Batu

Tahapan ini menghasilkan bahan yang dikenal sebagai malam lerop, yaitu malam hasil daur ulang. Malam lerop ini diolah dengan mencampurkan beberapa bahan tambahan seperti gondorukem, damar, sedikit minyak, dan parafin.

Proses pembuatan batik di Batik Seng. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Proses pembuatan batik di Batik Seng. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

“Malam lerop itu hasil malam (lilin) daur ulang yang nantinya akan ditambahkan beberapa bahan,” ujar Evi saat ditemui beberapa waktu lalu.

Komposisi bahan tersebut disesuaikan melalui resep tertentu, tergantung pada kebutuhan produksi. Batik tulis dan batik cap memiliki karakteristik berbeda, sehingga formulasi malamnya pun tidak sama.

Kualitas tetap terjaga

Salah satu kekhawatiran dalam daur ulang adalah penurunan kualitas. Namun, Evi memastikan kualitas malam hasil daur ulang tetap dapat dijaga. Kunci utamanya terletak pada komposisi resep yang digunakan.”Kualitas itu bisa diatur, tergantung resepnya,” kata Evi.

Baca Juga: Advokasi Belajar Membatik Bareng Penyandang Disabilitas: Langkah Kecil Celina dan Komunitas BBF

Ia menambahkan, perbedaan wilayah juga memengaruhi formulasi karena faktor suhu lingkungan yang berbeda. Oleh karena itu, setiap proses daur ulang selalu melalui tahap uji coba untuk memastikan kualitas tetap optimal.

Sebulan hasilkan 1 kuintal limbah padat

Dalam satu bulan, Batik Seng mampu memproduksi ratusan lembar kain batik. Dari proses tersebut, dihasilkan sekitar 100 kilogram limbah padat.

Limbah ini kemudian diolah dua kali dalam sebulan. Setelah melalui proses daur ulang dan penambahan bahan lain, jumlahnya meningkat menjadi sekitar 150 hingga 200 kilogram malam siap pakai.

“Kami menunggu bahan-bahan terkumpul, baru kami lakukan daur ulang,” ucap Evi.

Tantangan limbah cair

Meskipun pengelolaan limbah padat telah berjalan baik, Batik Seng masih menghadapi tantangan limbah cair. Sisa air dari proses pewarnaan bisa mencemari lingkungan apabila tidak diolah terlebih dahulu.

Evi mengatakan, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang ada saat ini sudah tidak memadai. Oleh karena itu, Batik Seng tengah membangun fasilitas IPAL baru di lokasi produksi yang akan dipindahkan ke Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupatem Malang.

“Dalam waktu dekat ini sudah mulai beroperasi,” kata Evi.

Melalui IPAL baru ini, Evi berharap produksi batik di Batik Seng bisa lebih ramah lingkungan. Ia juga berharap limbah cair yang dihasilkan dapat didaur ulang dan dimanfaatkan kembali.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: batik sengbatik sengguruhLimbahlimbah batik

Related Posts

Lahir dari Kaki Gunung Semeru, Atho’ Illah Cetak Rekor MURI Buku Biografi Tertebal di Indonesia
Insight

Lahir dari Kaki Gunung Semeru, Atho’ Illah Cetak Rekor MURI Buku Biografi Tertebal di Indonesia

Kamis, 5 Nov 2026
Koperasi Asnikom Berdayakan 1.062 Petani Kopi di Manggarai, Tembus Pasar Belanda
Insight

Koperasi Asnikom Berdayakan 1.062 Petani Kopi di Manggarai, Tembus Pasar Belanda

Rabu, 4 Nov 2026
Sayyaf Azzam, Remaja Malang Penulis Dua Buku yang Jadi Finalis Duta Pelajar Anti Narkoba
Insight

Sayyaf Azzam, Remaja Malang Penulis Dua Buku yang Jadi Finalis Duta Pelajar Anti Narkoba

Senin, 2 Nov 2026
Kisah Relawan Terobos Api Selamatkan Anak Kijang yang Terjebak Karhutla Gunung Arjuno
Insight

Kisah Relawan Terobos Api Selamatkan Anak Kijang yang Terjebak Karhutla Gunung Arjuno

Kamis, 22 Okt 2026
Jejak Sufistik Surya dan Sjenny
Insight

Jejak Sufistik Surya dan Sjenny

Jumat, 16 Okt 2026
Herlambang Hashemi yang membuat film anak malang tembus ke panggung internasional. Foto/M Sholeh
Insight

Film Anak Malang Tembus Panggung Internasional

Kamis, 15 Okt 2026
Next Post
Acara puncak haul KH Achmad Dachlan Sanan dihadiri ratusan jemaah. Foto/Irham Thoriq

Digelar Empat Hari, Haul ke-50 KH Achmad Dachlan Sanan Berlangsung Khidmat dan Penuh Kesan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10222026 3
Iklantm 10222026 2
Iklantm 10212026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.