Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Pemkot Malang Lakukan Audit Insentif Pemakaman COVID-19

Terkait Dugaan Adanya Penggelapan

Redaksi by Redaksi
September 6, 2021 5:21 pm
in Berita
Pemakaman jenazah

Para petugas pemakaman dengan pakaian lengkap menggotong peti jenazah yang meninggal karena covid-19. (foto: Azmy).

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang – Pemkot Malang akhirnya melakukan audit insentif pemakaman COVID-19. Menyusul adanya kesaksian penggali makam atas ketidak kesesuaian penerimaan insentif pemakaman Covid-19 mulai bermunculan di Kota Malang. Audit internal itu untuk menelusuri adanya tindak penyelewengan dana tersebut.

“Sudah saya mintakan audit internal. Hasilnya masih dalam proses,” ujar Sutiaji, Wali Kota Malang, Senin (6/9/2021).

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Sutiaji menyampaikan bahwa insentif pemakaman Covid-19 Kota Malang mulai Mei hingga Agustus 2021 memang belum dicairkan. Hal ini disebabkan adanya keterlambatan pengajuan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) dari UPT Pemalaman DLH Kota Malang.

“Kalau setelah Mei sampai Agustus ini sedang diproses. Karena pengajuannya kemarin terkendala oleh SPJ,” tuturnya.

petugas pemakaman
Foto: Seorang Petugas yang sudah bekerja keras dan berjibaku dengan resiko paparan Covid-19 saat proses pemakaman Covid-19. foto/Rubianto

Dia juga menegaskan bahwa jika memang ada penggali makam yang belum menerima insentif yang sesuai ketentuan sejak 2020 hingga Mei 2021, maka dapat disimpulkan ada tindak penyelewengan.

“Kalau sebelum Mei itu ada yang belum menerima berarti penggelapan. Ya dituntaskan, tidak boleh ada yang bermain main,” ucapnya.

Adapun insentif pemakaman Covid-19 di Kota Malang telah dianggarkan sebesar Rp 1,5 juta setiap jenazah. Dengan rincian, Rp 750 ribu untuk tim penggali makam dan Rp 750 ribu untuk tim pemakam.

“Sudah saya sampaikan kalau sebelum Mei (gak dapat insentif) berarti ada penggelapan. Kita sudah mencairkan uang itu,” imbuhnya.

Untuk itu, Sutiaji juga mengimbau kepada para penggali makam maupun tim pemakaman yang mendapati adanya ketidaksesuaian penerimaan insentif tersebut untuk berani melaporkan.

“Jangan pernah takut temen temen kita, masyarakat kita jangan pernah takut kalaupun ada yang mengintimidasi nanti akan kita lindungi,” ucapnya.

Menurutnya, pihaknya juga mendapat laporan oleh seseorang terkait insentif tersebut melalui pesan di instagram. Namun yang bersangkutan tidak berkenan ketika diminta memaparkan langsung keluh kesahnya lantaran takut menjadi saksi dan berurusan dengan hukum.

“Dugaan penyelewengan masih fifty-fifty, bisa jadi iya, bisa jadi tidak. Saya tidak menutup nutupi, masyarakat kita sudah cerdas menilai,” tutupnya.

Reporter: M Sholeh
Editor: Soejatmiko

Tags: covid-19pemakamanpemkot malang

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
Begini Uji Coba Sekolah Tatap Muka di SD Muhammadiyah 8 Dau Malang

Begini Uji Coba Sekolah Tatap Muka di SD Muhammadiyah 8 Dau Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.