Malang, Tugumalang.id – Persoalan banjir menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Malang. Kini, Pemkot Malang berencana melakukan pembangunan 30 titik sudetan sebagai pemecah banjir di 2024 ini.
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa pihaknya tengah berkomitmen menyelesaikan persoalan banjir di Kota Malang.
“Soal banjir jelas, kami tak berhenti berupaya terkait dengan permasalahan banjir. Kota Malang punya masterplan drainase,” ucapnya.
Baca Juga: Pembangunan 34 Drainase Pemecah Banjir di Kota Malang Ditargetkan Selesai Oktober 2023
Langkah terdekat menurutnya yakni pembangunan sudetan di wilayah Galunggung. Wilayah yang kerap tergenang banjir tersebut menjadi salah satu prioritas utama yang akan dikerjakan.
Sebagaimana diketahui, Galunggung menjadi salah satu wilayah yang sering terjadi banjir saat Kota Malang diguyur hujan lebat.
“Kami ada langkah langkah untuk meminimalisir banjir yang ada di sekitar Galunggung. Salah satunya dengan sudetan,” kata dia.
“Dari saluran yang ada, kami akan sudet ke arah Sungai Metro. Tentu dengan memperhatikan kontur, elevasi dan konstruksi, sehingga nanti air mengalir sendiri ke sungai,” imbuhnya.
Baca Juga: Data BPBD, 29 Titik Banjir Mengepung Kota Malang Usai Diguyur Hujan Lebat
Selain di Galunggung, Wahyu menyampaikan bahwa DPUPR-PKP Kota Malang akan mengerjakan sekitar 30 titik sudetan pemecah masalah banjir di penjuru Kota Malang.
“Di 2024 ini ada sekitar 30 titik, itu tersebar di Kota Malang,” tandasnya.
BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko
























