Minggu, Oktober 4, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Pelaku Fetish Mukena Diduga Berpura-pura Sebagai Sosok Perempuan

Redaksi by Redaksi
Agustus 20, 2021 1:11 pm
in Berita
korban fetish mukena

Korban fetish mukena. Foto: Istimewa

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Jagad dunia Twitter Kota Malang saat ini digegerkan oleh kasus pelecehan seksual dengan fetish mukena. Para korbannya yang kebanyakan adalah mahasiswa dan model ini diduga terjebak oleh seorang pria berinisial D yang dalam modusnya menyamar sebagai perempuan pemilik toko online bernama Riya.

Salah satu korban yang pertama kali speak up dengan akun @jeehantz mengatakan saat di hari pemotretan, ia bertemu dengan seorang laki-laki dan 2 orang perempuan. Laki-laki tersebut berinisial D dan mengaku sebagai lulusan psikologi salah satu perguruan tinggi swasta ternama di kota Malang. Namun, ia juga bercerita jika owner toko online tersebut tidak datang saat sesi pemotretan tersebut.

READ ALSO

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

“Mas D ini lulusan psikolog dan saat ini menyambi bekerja di pabrik milik juragan99, katanya. Kami sempat saling bercerita sembari menunggu giliran foto. Beliau orang yang sangat ramah dan menyenangkan meskipun sedikit selalu berdebat bahwa dia mengira aku Arab,” ucapnya.

Kemudian, tiba-tiba suatu hari korban menemukan fakta bahwa R yang mengaku sebagai perempuan sekaligus owner toko online tersebut ternyata adalah seorang pria yang juga fotografer berinisial D yang sebelumnya memotret korban.

“Ditemukan juga twitter dimana akun tersebut adalah OA fetish mukena sehingga foto kami digunakan sebagai bahan (ejakulasi) mereka. Tentu saja, semua postingannya sangat (menjijikkan) perempuan memakai mukena yang merecord hal-hal asusila seperti akun fetish pada umumnya,” ungkapnya.

“Disitu terdapat postingan hasil semua photoshoot kami para model GM beserta tag IG kami. Semenjak itu, paguyuban kami tidak lagi bekerjasama dengan GM. Begitupula aku, memutuskan untuk tidak lagi collab dengan GM,” sambungnya.

Mengetahui hal tersebut, beberapa model yang sudah kadung bekerja sama dengan toko online tersebut langsung menghubungi nomor atas nama R dan D itu untuk menghapus foto-foto mereka di akun IG toko online dan akun fetish mukena tersebut, bukannya dihapus, malah kontak para model diblokir.

“Bagaimanapun kasus tsb termasuk kedalam pelecehan dan penyalahgunaan kerjasama. Sampai saat ini chatku nggak dibalas sama mas D, diblokir pun enggak. Aku masih bisa mengetahui ketika beliau online dan sengaja ngga merespon,” tuturnya.

“Sebenarnya masih ada beberapa kejanggalan yang aku rasakan. Pertama, hasil photoshoot tidak pernah dipost di feeds. Bagaimana mungkin beliau repot-repot membayar kami para model dan fotografer, menyiapkan studio dan MUA, tapi foto kami hanya dipost di snap yang lenyap setelah 24 jam? Selain itu, photoshoot menggunakan mukena yang sama di waktu yang berbeda. Dan masih banyak kejanggalan lainnya,” herannya.

Sementara itu AZ (21) yang juga menjadi salah satu korban fetish mukena mengaku mengetahui identitas asli Riya ini adalah D melalui aplikasi Get Contact.

Hal ini bermula di Bulan Agustus 2021 barulah belang D terungkap melalui salah satu model berinisial AMN. Ia mengatakan ada orang yang membuat akun Instagram dengan nama @pecinta_mukena dan memposting foto-foto AMN yang memakai mukena.

“Korban (AMN) itu langsung stalking akun twitter itu namanya @pecinta_mukena. di akun tersebut setiap foto itu captionnya diberi nama lengkap dan juga akun twitternya begitu. Selain itu kualitas fotonya HD, gak mungkin kalau screen shot di Instagram,” tuturnya.

Kemudian ia dan model-model lainnya langsung menghubungi Riya selaku pemilik toko online tersebut untuk meminta pertanggungjawaban.

“Tapi jawaban Mbak Riya gak mencerminkan dia itu wanita. Karena kan kita panik ya foto kita dibuat seperti itu, malah jawabannya Mbak Riya hanya iya saya gak tahu ya,” ungkapnya.

“Tapi D itu sepertinya. Kita tahu itu dari applikasi Get Contact. Ternyata Mbak Riya itu di Get Contact itu banyak yang namain D,” imbuhnya.

Reporter Rizal Adhi Pratama
Editor: Sujatmiko

Tags: fetish mukena

Related Posts

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai
Berita

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai

Kamis, 1 Okt 2026
Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan
Berita

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Okt 2026
Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!
Berita

Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!

Kamis, 1 Okt 2026
Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik
Berita

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Kamis, 27 Agu 2026
Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Perumahan White House Joyo Agung, RT 05/RW 13, pada Sabtu (8/8/2026). Foto/dok
Berita

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

Sabtu, 8 Agu 2026
Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Next Post
korban fetish mukena

Korban Fetish Mukena Merupakan Mahasiswi dan Model Perempuan

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.