Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Politik

Paslon Gus Kritisi Pungutan di Sekolah dan Nasib Guru Honorer

Redaksi by Redaksi
Oktober 25, 2024 9:10 pm
in Politik
Paslon GUS

Debat Publik Pertama Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 2, Gunawan HS dan dr Umar Usman (Gus) mengkritisi kebijakan terkait pendidikan di masa kepemimpinan Sanusi. Dua di antaranya adalah terkait pungutan di sekolah dan nasib guru honorer yang gajinya masih rendah.

“Saya mengamati SMP Negeri (di Kabupaten Malang) ini tidak ada yang gratis. Semua berbayar, cuma bentuknya aja beda,” ujar Gunawan saat segmen debat terbuka Debat Publik Pertama Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang, Jumat (25/10/2024) malam.

READ ALSO

Mahrus Ali DPRD Kabupaten Malang Tekankan Kesadaran Demokrasi Generasi Muda

Akademi Dewi Pertiwi di Malang Dorong Perempuan Malang Raya Atasi Persoalan Sosial

Ia juga mengatakan ada janji dari Sanusi yang belum terwujud di masa kepemimpinannya, yaitu gaji guru honorer bisa mencapai Rp2 juta. Pada kenyataannya, saat ini masih banyak guru honorer yang gajinya tak sampai Rp1 juta.

Baca Juga: Paslon Gus Bentuk Tim Pantau untuk Pastikan Netralitas Kades dan Camat

“Saya dengar sahabat saya (Sanusi) pernah menyampaikan guru honorer akan dibayar Rp2 juta, tapi sampai saat ini belum terealisasi,” kata Gunawan.

Ia pun menekankan pentingnya memikirkan nasib guru honorer karena gaji mereka saat ini bahkan tak cukup untuk membeli beras. Meski mereka mengabdikan diri, tapi mereka tetap membutuhkan makan.

Menanggapi kritikan ini, Sanusi mengatakan tak semua sekolah menjadi wewenang Pemerintah Kabupaten Malang. Selama ini ia telah menegaskan kepada kepala sekolah agar tidak memungut biaya apa pun.

“Saya sudah buat edaran dilarang memungut. Kalau ada langsung saya perintahkan inspektorat untuk menginvestigasi. Jadi kalau terjadi pelanggaran, kepala sekolahnya sudah kami tindak,” ujar Sanusi.

Baca Juga: Jelang Debat Pertama, Paslon Gus Tak Ada Persiapan Khusus, Salaf Siapkan Strategi

Sementara terkait gaji guru honorer, Sanusi mengatakan sudah tidak ada lagi guru honorer yang gajinya Rp200 ribu. Pasalnya, ia telah menetapkan gaji guru honorer sebanyak Rp2 juta. Bahkan guru swasta pun ia beri insentif sebesar Rp500 ribu per bulan.

“Kalau masih ada guru honorer yang gajinya Rp200 ribu, kepala sekolah akan saya tindak. Itu berarti ada penyelewengan di sana,” tegas Sanusi.

Keyword: Gus, pungutan sekolah, guri honorer

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Tags: Debat publikDebat Publik Pilkada Kabupaten MalangGunawan-Umar UsmanGuru HonorergusPaslon GUSpungutan sekolah

Related Posts

Mahrus Ali DPRD Kabupaten Malang Tekankan Kesadaran Demokrasi Generasi Muda
Advertorial

Mahrus Ali DPRD Kabupaten Malang Tekankan Kesadaran Demokrasi Generasi Muda

Selasa, 13 Okt 2026
Akademi Dewi Pertiwi di Malang Dorong Perempuan Malang Raya Atasi Persoalan Sosial
Politik

Akademi Dewi Pertiwi di Malang Dorong Perempuan Malang Raya Atasi Persoalan Sosial

Senin, 28 Sep 2026
HUT ke-25, Demokrat Kota Malang Perkuat Struktur Partai
Politik

HUT ke-25, Demokrat Kota Malang Perkuat Struktur Partai

Minggu, 27 Sep 2026
Hasanuddin Wahid-Hikmah Bafaqih Gelar Lomba Senam Haha Hihi di Kota Malang
Politik

Hasanuddin Wahid-Hikmah Bafaqih Gelar Lomba Senam Haha Hihi di Kota Malang

Minggu, 23 Agu 2026
PKB dan FKPMR Deklarasikan Pesantren Ramah Anak
Politik

PKB dan FKPMR Deklarasikan Pesantren Ramah Anak

Senin, 3 Agu 2026
Tanpa Menunggu Reses, Sri Untari Buka Layanan Aspirasi Digital 24 Jam
Politik

Tanpa Menunggu Reses, Sri Untari Buka Layanan Aspirasi Digital 24 Jam

Minggu, 2 Agu 2026
Next Post
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kota Batu, Yogi Eka Chalid. Foto: Azmy

Tim Patroli Siber Bawaslu Kota Batu Mulai Pelototi Kampanye Hitam di Pilwali 2024

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.