Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Politik

Paslon Gus Kritisi Pungutan di Sekolah dan Nasib Guru Honorer

Redaksi by Redaksi
Oktober 25, 2024 9:10 pm
in Politik
Paslon GUS

Debat Publik Pertama Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 2, Gunawan HS dan dr Umar Usman (Gus) mengkritisi kebijakan terkait pendidikan di masa kepemimpinan Sanusi. Dua di antaranya adalah terkait pungutan di sekolah dan nasib guru honorer yang gajinya masih rendah.

“Saya mengamati SMP Negeri (di Kabupaten Malang) ini tidak ada yang gratis. Semua berbayar, cuma bentuknya aja beda,” ujar Gunawan saat segmen debat terbuka Debat Publik Pertama Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang, Jumat (25/10/2024) malam.

READ ALSO

PDIP Kota Malang Semarakkan Bulan Bung Karno Lewat Turnamen E-sport dan Domino

Sambut Bulan Bung Karno, PDIP Kota Malang Gaungkan Spirit Gotong Royong

Ia juga mengatakan ada janji dari Sanusi yang belum terwujud di masa kepemimpinannya, yaitu gaji guru honorer bisa mencapai Rp2 juta. Pada kenyataannya, saat ini masih banyak guru honorer yang gajinya tak sampai Rp1 juta.

Baca Juga: Paslon Gus Bentuk Tim Pantau untuk Pastikan Netralitas Kades dan Camat

“Saya dengar sahabat saya (Sanusi) pernah menyampaikan guru honorer akan dibayar Rp2 juta, tapi sampai saat ini belum terealisasi,” kata Gunawan.

Ia pun menekankan pentingnya memikirkan nasib guru honorer karena gaji mereka saat ini bahkan tak cukup untuk membeli beras. Meski mereka mengabdikan diri, tapi mereka tetap membutuhkan makan.

Menanggapi kritikan ini, Sanusi mengatakan tak semua sekolah menjadi wewenang Pemerintah Kabupaten Malang. Selama ini ia telah menegaskan kepada kepala sekolah agar tidak memungut biaya apa pun.

“Saya sudah buat edaran dilarang memungut. Kalau ada langsung saya perintahkan inspektorat untuk menginvestigasi. Jadi kalau terjadi pelanggaran, kepala sekolahnya sudah kami tindak,” ujar Sanusi.

Baca Juga: Jelang Debat Pertama, Paslon Gus Tak Ada Persiapan Khusus, Salaf Siapkan Strategi

Sementara terkait gaji guru honorer, Sanusi mengatakan sudah tidak ada lagi guru honorer yang gajinya Rp200 ribu. Pasalnya, ia telah menetapkan gaji guru honorer sebanyak Rp2 juta. Bahkan guru swasta pun ia beri insentif sebesar Rp500 ribu per bulan.

“Kalau masih ada guru honorer yang gajinya Rp200 ribu, kepala sekolah akan saya tindak. Itu berarti ada penyelewengan di sana,” tegas Sanusi.

Keyword: Gus, pungutan sekolah, guri honorer

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Tags: Debat publikDebat Publik Pilkada Kabupaten MalangGunawan-Umar UsmanGuru HonorergusPaslon GUSpungutan sekolah

Related Posts

PDIP Kota Malang
Politik

PDIP Kota Malang Semarakkan Bulan Bung Karno Lewat Turnamen E-sport dan Domino

Sabtu, 27 Jun 2026
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang
Politik

Sambut Bulan Bung Karno, PDIP Kota Malang Gaungkan Spirit Gotong Royong

Selasa, 16 Jun 2026
Ketua DPC PKB Kota Malang, Himah Bafaqih (Instagram PKB Kota Malang)
Politik

Sejarah Pemimpin Perempuan Pertama, Hikmah Bafaqih Resmi Jadi Ketua DPC PKB Kota Malang

Jumat, 12 Jun 2026
Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo (kiri) dan Ketua Panitia Kurban DPC Partai Gerindra Kota Malang, Abu Bakar (kanan) menunjukkan daging kurban Gerindra Kota Malang di RPH Perumda Tunas Kota Malang untuk dibagikan ke masyarakat (M Sholeh)
Politik

Gerindra Kota Malang Sembelih 11 Sapi, Aspirasi Warga dan Semangat Pengabdian Digaungkan

Kamis, 28 Mei 2026
Pelantikan PAC PDIP Kota Batu. Foto: Dok.
Politik

Wajah Gen Z dan Perempuan Warnai Pengurus PAC PDI Perjuangan Kota Batu yang Baru

Senin, 25 Mei 2026
PSI
Politik

Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

Minggu, 24 Mei 2026
Next Post
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kota Batu, Yogi Eka Chalid. Foto: Azmy

Tim Patroli Siber Bawaslu Kota Batu Mulai Pelototi Kampanye Hitam di Pilwali 2024

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.