Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pilihan Redaksi

Para Penjaga Nilai di Desa Adat Kampung Naga Tasikmalaya

Redaksi by Redaksi
September 3, 2022 11:25 am
in Pilihan Redaksi
kampung naga

Suasana di desa adat Kampung Naga Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Kamis (1/9/2022). Foto: Herlianto

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Tim Jelajah Jawa-Bali, Mereka yang Memberi Arti melakukan eksplorasi di desa adat Kampung Naga, Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Kamis (1/9/2022). Sekitar empat jam, tim jelajah melakukan eksplorasi dan berbincang dengan warga desa adat.

Salah satu yang kami temui adalah Maun, 88 tahun. Di desa adat, Ma’un menjabat sebagai Punduh. Dalam struktur desa adat, Punduh adalah orang nomor dua setelah Kuncen atau juru kunci. Selain keduanya, ada juga lebek atau pengatur keagamaan.

READ ALSO

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Tugas Punduh adalah mengatur tata perilaku warga kampung adat. ”Misal ada orang yang melanggar aturan kampung adat dan aturan negara, sudah diingatkan tapi tetap melanggar, maka bisa diusir, tapi sampai sekarang masih belum ada yang diusir,” kata Ma’un.

kampung naga
Punduh Ma’un dengan salah seorang cucunya. Foto: Irham Thoriq

Adapun larangan yang tidak boleh dilanggar di antaranya adalah ngadu atau memfitnah. Selanjutnya Ngamadat yakni narkoba, minum minuman keras, hingga judi online atau offline. ”Dan yang terakhir ngemadon atau bermain perempuan,” imbuhnya.

Tiga tokoh di kampung adat yakni kuncen, punduh, dan lebek, sifatnya adalah garis keturunan. Dalam artial, tidak dipilih oleh warga. ”Sebelum saya, yang menjadi punduh kakak saya, sebelumnya lagi orang tua saya,” katanya.

Dia mengakui bahwa menjadi punduh adalah tanggung jawab besar dan sebisa mungkin dia menjadi teladan yang baik. ”Meski ini tidak ada gajinya, tapi ini kepercayaan yang harus dijaga,” katanya.

kampung naga
Suasana di desa adat Kampung Naga Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Kamis (1/9/2022). Foto: Herlianto

Salah seorang warga setempat, Cahyan, 52 tahun, mengatakan bahwa di kampung naga juga ada struktur RT (Rukun Tangga) dan Rukun Warga (RW). ”Tapi yang lebih punya pengaruh dan didengar warga adalah tokoh adat. Tapi, kita tetap patuh pada setiap aturan pemerintah,” jelasnya.

Untuk diketahui, desa adat ini berada di sebuah lembah. Untuk mendatangi desa ini, dari parkiran mobil, harus jalan kaki sekitar 20-30 menit. Kita menuruni sekitar 444 anak tangga.

Di tempat ini, tidak ada listrik. Tidak adanya listrik bukan karena warga di sini menolak kemajuan, tapi takut ada konsleting listrik yang membuat rumah terbakar. Ini karena rumah di desa adat ini sangat berdempetan dan dibuat dari kayu serta anyaman bambu. Rumah di sini tidak memakai bahan semen sama sekali.

kampung naga
Suasana di desa adat Kampung Naga Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Kamis (1/9/2022). Foto: Herlianto

Dari sekitar 101 Kepala Keluarga (KK), hanya ada sekitar lima keluarga yang mempunyai televisi. Itupun televisi hitam putih yang dihidupkan dengan Accu.

Sedangkan untuk handphone, mayoritas warga tidak punya. ”Misal kayak keluarga saya, ada empat orang, handphone satu rumah cukup satu. Dan banyak juga rumah yang sama sekali tidak punya handphone,” kata Cahyan.

Karena inilah, warga kampung naga bisa dibilang hidup dengan alam. Tim jelajah menyaksikan anak-anak yang sangat asyik bermain dengan teman-temannya di alam terbuka. ”Main kita ya seperti ini. Saya tidak pakai pernah pakai handphone dan enjoy,” kata Rapka, 8 tahun.

kampung naga
Poster Jelajah Jawa-Bali dengan Ekosistem Paragon Corp, Bercerita Soal Kreasi Anak Bangsa

Catatan ini adalah bagian dari program Jelajah Jawa-Bali, tentang Inspirasi dari Kelompok Kecil yang Memberi Arti oleh Tugu Media Group x PT Paragon Technology and Innovation. Program ini didukung oleh Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP), Pondok Inspirasi, Genara Art, Rumah Wijaya, dan pemimpin.id.

Reporter: Irham Thoriq

Editor: Lizya Kristanti

Tags: desa adat kampung naga tasikmalayajelajah jawa balikampung naga tasikmalayatasikmalaya

Related Posts

Kampung Gandean
Pilihan Redaksi

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Senin, 23 Mar 2026
Omah Wiromargo
Pilihan Redaksi

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Minggu, 18 Jan 2026
Kebun Botol Malang
Pilihan Redaksi

TBM Kebun Botol Malang, Literasi dan Pembelajaran Bahasa Asing di Tengah Kebun Hijau

Selasa, 7 Okt 2025
Kebun Botol
Pilihan Redaksi

Kebun Botol Malang, Inovasi Ibu-Ibu Tlogomas Ubah Limbah Plastik Jadi Ladang Hijau Bernilai Ekonomi

Selasa, 7 Okt 2025
KA Jayabaya
Pilihan Redaksi

Catatan Perjalanan KA Jayabaya: Rezeki Bertemu Penumpang Baik, Panik Tragedi Ojol di Jakarta

Selasa, 16 Sep 2025
JFC 2025 Batch 2
Pilihan Redaksi

JFC 2025 Batch 2 Dibuka, Nurcholis Tekankan 6M sebagai Landasan Jurnalisme Berkualitas

Senin, 15 Sep 2025
Next Post
unisma

Fakultas Kedokteran Unisma Sosialisasi Sistem Akademik dan Pesantren

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.