Saat presentasi sambil bercanda Dr Aqua menyatakan, “Enak kan mengundang saya. Panitia tidak usah repot-repot menyiapkan tiket pesawat dan kamar hotel. Pesan moralnya jangan aji mumpung sehingga rezeki terus mengalir.”
Dr Aqua tidak memerlukan tiket pesawat karena beberapa hari sebelumnya sudah berada di Yogyakarta. Sedangkan tiket kembali ke Jakarta sudah ada.
Selain itu selama di Yogyakarta, pria yang senang merawat persahabat itu lebih senang menginap di rumahnya sendiri daripada di hotel. Itu sekaligus menghemat pengeluaran panitia yang mengundangnya.
Memperlancar Komunikasi
Dalam rangka meningkatkan efektivitas program komunikasi OJK dan memperlancar koordinasi
kehumasan antar satuan kerja di OJK, DSHM membentuk Kelompok Kerja Kehumasan/Working Group Kehumasan dengan keanggotaan dari perwakilan satuan kerja di Kantor Pusat, Kantor Regional dan Kantor OJK.
Peran anggota Working Group Kehumasan antara lain sebagai berikut:
a. Anggota Working Group Kehumasan menjadi penghubung bagi pimpinan satuan kerja dalam penyampaian informasi strategis dan data ke (DHMS);
b. Tugas pokok Kehumasan melekat pada pejabat yang ditunjuk (minimal Deputi Direktur untuk satuan kerja Departemen/setingkat dan minimal Kepala Bagian untuk satuan kerja lainnya);
c. Aktif berkoordinasi dengan DHMS dalam menginformasikan rencana dan implementasi kegiatan komunikasi di satuan kerja;
d. Menjaga keselarasan program komunikasi antar satuan kerja di OJK; dan
e. Anggota Working Group Kehumasan menyampaikan informasi yang disampaikan oleh DHMS pada whatsapp group Working Group Kehumasan kepada internal satuan kerja dan pemangku kepentingan lainnya.
Berdasarkan Peraturan Dewan Komisioner (PDK) Nomor 3/PDK.01/2020 tentang Kegiatan Komunikasi OJK Pasal 7 ayat 1 disebutkan bahwa strategi komunikasi tahunan OJK disusun oleh satuan kerja yang melaksanakan fungsi komunikasi di Kantor Pusat. Sedangkan Pasal 7 ayat 2 disebutkan bahwa strategi komunikasi tahunan disusun dengan mempertimbangkan masukan
satuan kerja yang memiliki fungsi komunikasi.
Dalam rangka menyusun Strategi Komunikasi OJK Tahun 2022, DHMS menyelenggarakan Rapat Koordinasi Working Group Kehumasan OJK 2021 yang dilaksanakan secara hybrid pada tanggal 17-18 Desember 2021.
Rapat Koordinasi Working Group Kehumasan OJK 2021 memiliki beberapa tujuan, sebagai berikut:
a. Mendapat masukan dari satuan kerja baik di Kantor Pusat, Kantor Regional, dan Kantor OJK terkait Program Komunikasi Satuan Kerja di Tahun 2022.
b. Menyusun strategi komunikasi OJK Tahun 2022 yang akan menjadi panduan bagi seluruh satuan kerja dalam menjalankan program komunikasi di Tahun 2022.
c. Memperkuat koordinasi antara anggota Working Group Kehumasan.
Kegiatan ini akan dihadiri oleh 87 orang yang berasal dari DHMS, Perwakilan Anggota Working Group Kehumasan baik yang berasal dari Kantor Pusat, Kantor Regional, maupun Kantor OJK. Peserta sebagian hadir fisik dan sebagian lainnya hadir secara virtual (hybrid).
Terkait Kehumasan
Anto kepada Dr Aqua meminta untuk menyampaikan beberapa hal terkait dengan Kehumasan. Dia yakin mantan wartawan di banyak media besar ini dapat memberikan pengetahuan yang komprehensif untuk mensukseskan tugas-tugas sebagai Humas.
“Sebagai Pakar Komunikasi pengalaman Mas Aqua banyak sekali. Apalagi dulu pernah lama menjadi wartawan di berbagai media besar di antaranya harian Jawa Pos dan Bisnis Indonesia serta jadi pejabat Humas di perusahaan multi nasional. Saya yakin semua yang disampaikan Mas Aqua sangat bermanfaat buat seluruh peserta Rapat Koordinasi Working Group Kehumasan OJK 2021 baik yang hadir langsung di Yogyakarta maupun melalui daring,” ujar Anto.
Saat menyampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi, Dr Aqua yang jadwalnya sangat padat selama pandemi Covid-19 menekankan beberapa hal. Itu sangat penting untuk semua peserta.
Penekanan-penekanan yang disampaikan Dr Aqua antara lain komunikasi Kehumasan yang efektif, cara membangun tim yang baik antar anggota Working Group Kehumasan, dan mensukseskan program Kehumasan dengan jalinan silaturahim yang intens.
Selain itu, membangun hubungan yang sukses melalui media sosial, menjalin komunikasi dengan pemangku kepentingan seperti wartawan, kementerian/lembaga, dan lain-lain, serta membina relasi yang baik untuk mencapai program kerja kehumasan.
Menurut Anto pengalaman Dr Aqua di berbagai bidang pekerjaan baik sebagai wartawan, Humas, maupun konsultan komunikasi serta pendidikan Ilmu Komunikasi hingga program doktoral menarik untuk disampaikan kepada semua peserta Rapat Koordinasi Working Group Kehumasan OJK 2021. Jadi komplit yakni realita di lapangan dan yang terkait dengan teori komunikasi yang diperoleh penulis buku “super best seller” The Power of Silaturahim itu selama kuliah linier Ilmu Komunikasi dari S1 hingga S3.
Buku “Super Best Seller”
Kepada semua peserta Rapat Koordinasi Working Group Kehumasan OJK 2021, Anto memberikan dua buku “super best seller” karya Dr Aqua yang merupakan bagian dari buku Trilogi The Power of Silaturahim.
Kedua buku itu berjudul “Humanisme Silaturahim Menembus Batas: Kisah Inspiratif Persahabatan Aqua Dwipayana-Ventje Suardana (Satu Kesamaan Yang Mampu Mengatasi Sejuta Perbedaan)” serta “Berkarya dan Peduli Sosial Gaya Generasi Milenial: Kisah Inspiratif Dua Bersaudara Alira-Savero Dwipayana Bergiat untuk Sesama”.

Dipasarkan sejak Januari 2021. Sampai sekarang telah berhasil didistribusikan sekitar 40 ribu eksemplar. Pemasarannya langsung ke pembeli. Tidak melalui toko buku dan media sosial.
“Sejak minggu lalu mulai proses cetak ulang. Totalnya 60 ribu eksemplar. Sebagian diantaranya sudah ada yang memesan kedua buku itu,” jelas Dr Aqua.
Kepada Anto, Dr Aqua menyampaikan terima kasih karena membeli ratusan eksemplar kedua buku tersebut. Selain dibagikan kepada semua peserta Rapat Koordinasi Working Group Kehumasan OJK 2021, juga diberikan pada pegawai OJK lainnya serta para relasi.
Sebagaimana diketahui, kedua buku tersebut melengkapi buku pertama “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi” yang menjadi “super best seller” terjual hingga 160.000 eksemplar dan menjadi awal dari program umrah gratis The Power of Silaturahim (POS) yang digagas Dr Aqua.
























