Paham Marketing Sekali Baca

  • Whatsapp
Faizal Alfa

Oleh Faizal Alfa*

Saya awam banget perkara marketing Sam. Wajar, karena dalam pendidikan formal, jarang, atau bahkan tidak ada bahasan khusus yang mengajarkan mengenai marketing, kecuali mengambil jurusan marketing.

Bacaan Lainnya

Padahal, mayoritas dari Kita sepakat, bahwa marketing adalah skill penting yang perlu dimiliki agar unggul dalam persaingan.

Kalau Saya simpel, Saya runut dari kata dasarnya. Kalau marketing ya dari kata : market, sedangkan pemasaran dari kata : pasar.

Maka, fokusnya adalah : pasar atau market yang dituju.

Salah pasar atau marketnya, maka, runutan selanjutnya akan salah, kaprah, dan bubrah.

Jadi kalau diringkas, agar paham dalam sekali baca, dalam unggahan di akun Instagram @alfafaizal, marketing dapat dijelaskan menjadi 3 bagian utama :

1. Siapa Pasarnya?
2. Apa Yang Ditawarkan?
3. Bagaimana Penawaran Dilakukan?

Jadi saat kegiatan pemasaran tidak berjalan dan gagal mendapat hasil yang ditargetkan, lakukan pemeriksaan diantara 3 hal diatas.

Kita bahas cepat ya.

1. Siapa Pasarnya?
Siapa yang disasar? Karena mustahil Kita menyasar semua orang. Diantara sekian banyak semesta yang ada di sekitar Kita, hanya orang orang dengan kebutuhan, kemampuan, dan keputusan tertentu, yang Kita pilih untuk Kita layani.

2. Apa Yang Ditawarkan?
Dari pasar yang disasar, ada kebutuhan/keinginan/kemauan, bisa jadi berupa permasalahan, yang dapat kita penuhi atau berikan solusi. Itulah produk yang perlu Kita sediakan, baik berupa barang atau jasa. Kita sebut bagian ini sebagai value proposition kalau dalan Business Model Canvas, atau sebut saja product knowledge, memuat minimal spesifikasi dan harga.

3. Bagaimana Penawaran Dilakukan
Membahas mengenai bagaimana produk yang tadi disiapkan, penawarannya bisa sampai pada pasar atau prospek pembeli yang sudah ditentukan. Offline maupun online, pada orang yang Kita kenal maupun yang belum kenal.

Baca Juga  Lompat Tinggi, Buat Lebih Rendah

Jadi mudahnya kayak membayangkan bahwa market adalah Pulau Jawa, produk adalah Pulau Madura, dan penawaran adalah Jembatan Suramadu yang menghubungkan keduanya, sehingga ada aliran, dan disitulah terjadi cuan.

Nah, error dimana kalau belum laku? Marketnya? Produknya? Atau cara penawarannya?

Simpel kok marketing itu, dibuat panjang panjang biasanya supaya keren dan dianggap woaw.

Kelakuan Saya itu biasanya. Maafkan 🙏🙏

Salam Pertumbuhan!

* Direktur PT Fortuna iMARKS Trans

(Perusahaan Pemasaran Yang Membanggakan Kota Malang)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *