Kamis, Agustus 27, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Connecting The Dots dan Magister Psikologi UIN Malang

Redaksi by Redaksi
Agustus 27, 2026 10:59 am
in Catatan
Connecting The Dots dan Magister Psikologi UIN Malang

Irham Thoriq. Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh: Irham Thoriq*

Tugumalang.id – Kuliah kadang bukan tentang apa yang kita pelajari. Tapi, tentang apa yang tersisa dari ingatan. Ingatan tentang teori, tentang proses belajar, interaksi dengan teman dan tentang iklim akademik.

READ ALSO

Membaca Ulang Warisan Spiritual KH Abdul Hamid Chasbullah dalam ‘Sendang Winotan’

Menagih Batin Jam’iyyah: Mengapa NU Tak Boleh Berjarak Sejengkal Pun dari Pesantren?

Terlebih, bagi saya yang terakhir kuliah 2013 silam. Artinya, sudah 13 tahun saya tidak mengenyam bangku perkuliahan.

Ada sedikit yang saya ingat. Tapi, mayoritas saya sudah melupakan aneka macam teori yang saya pelajari di bangku sarjana.

Di sela Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Magister Psikologi UIN Malang, Selasa (26/8/2026), saya berpikir agak keras.

Apa yang lebih penting dari sebuah teori, dalam sebuah proses perkuliahan. Apalagi, saat ini eranya akal imitasi (AI) yang dengan mudah kita bisa mengumpulkan banyak teori, lalu menghafalkannya.

Baca Juga: Jadi Sarjana Lebih Cepat, Ini Keunggulan Program RPL S1 Pendidikan Bahasa Inggris Unisma

Dari berpikir singkat itu, saya menemukan dua kata: experience dan kesadaran. Saya kira, dua kata inilah yang penting untuk saya lakukan saat kuliah Pascasarjana.

Dua kata itu muncul setelah saya menarik ingatan saat masuk Sarjana Psikologi UIN Malang, pada 2008 silam atau 18 tahun silam.

Saat itu, tentu saja saat saya masih culun, yang saya ingat adalah dosen yang mengajak mahasiswa berpikir. Tidak hanya menghafal teori.

Yang saya ingat juga saat saya dua kali tidak lulus di mata kuliah tententu. Hingga proses interaksi dengan teman dan dosen yang intens. Yang saya ingat juga dosen yang mengajak mahasiswanya aktif membaca buku.

Baca Juga: Wholehearted Service, Our Experience at Hospital Penawar Johor, Malaysia

Momen-momen yang saya sebut sebagai sebuah experience itulah yang saya ingat. Sedangkan saya cenderung mudah lupa terhadap proses perkuliahan yang hanya menghafalkan teori.

Di Pascasarjana, tentu saja experience -nya bisa berbeda. Di sini, experience-nya bisa jadi dengan cara meruntutkan cara berpikir. Memadukan teori dengan dunia nyata saya, khususnya dalam bidang bisnis, media, dan mengelola orang. Dan bukan tak mungkin, apa yang bisa dibisniskan dari Ilmu Psikologi ini.

Memadukan dunia perkuliahan dengan dunia nyata adalah tantangan. Dalam Islam, disebutkan bahwa aneka macam peristiwa adalah tanda-tanda kebesaran Tuhan bagi orang yang berpikir. Tanda-tanda itulah, yang perlu kita padukan. Connecting the dots, meminjam istilah Steve Jobs.

Karenanya, saya selalu yakin, dunia kuliah seharusnya menyatu dengan dunia industri. Keduanya bisa saling menguatkan, dan tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Ini bisa kita dapatkan, tentu saja ketika kita berpikir, lalu mencoba mempraktikkannya.

Experience inilah yang menjadi tantangan. Bagaimana perkuliahan yang mungkin singkat, yakni dua tahun ini, juga berdampak bagi kehidupan kita yang lain: yakni karier profesional, usaha, keluarga, hingga kehidupan sosial.

Sedangkan kata lain yang menurut saya cukup penting adalah kesadaran penuh. Kita akan meraih puncak potensi kita, saat kita hadir dengan kesadaran penuh.

Saat kita hadir dengan kesadaran penuh, kita tidak hanya datang, tapi juga menyelami dan mamaknai. Kesadaran penuh kalau dalam salat bisa dibilang khusuk. Karena manjurnya kesadaran penuh ini, orang yang khusuk dalam salatnya maka dia akan terhindar dari prilaku keji dan perbuatan tercela.

Kalau ada orang salat tapi masih berbuat jahat, bisa jadi dia salat tidak dengan kesadaran penuh. Ini bukan kata saya, tapi kata Allah SWT dalam Alqur’an.

Tulisan ini juga sebagai pengingat saya, agar bisa kuliah Pascasarjana, dengan dua hal tadi: tidak ragu melakukan experience, dan hadir tidak hanya hadir, tapi melakukannya dengan kesadaran penuh.

Jika dua hal itu konsisten saya lakukan, maka saya yakin: ini adalah investasi paling berhasil untuk kehidupan saya di massa mendatang.

Saya yakin, padi yang dipanen hari ini, tidak ditanam kemarin sore.

 

*Penulis adalah Founder Tugu Media Group (tugumalang.id dan tugujatim.id), saat ini menempuh Magister Psikologi di UIN Maliki Malang.

Editor: Herlianto. A

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Tags: pascasarjanapsikologitugu media groupUIN Malang

Related Posts

Membaca Ulang Warisan Spiritual KH Abdul Hamid Chasbullah dalam ‘Sendang Winotan’
Catatan

Membaca Ulang Warisan Spiritual KH Abdul Hamid Chasbullah dalam ‘Sendang Winotan’

Senin, 24 Agu 2026
Menagih Batin Jam’iyyah: Mengapa NU Tak Boleh Berjarak Sejengkal Pun dari Pesantren?
Catatan

Menagih Batin Jam’iyyah: Mengapa NU Tak Boleh Berjarak Sejengkal Pun dari Pesantren?

Minggu, 23 Agu 2026
Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran
Catatan

Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran

Jumat, 21 Agu 2026
Fotografi Produk Jadi Jalan UMKM Bertahan
Catatan

Fotografi Produk Jadi Jalan UMKM Bertahan

Rabu, 19 Agu 2026
SEKATEN
Catatan

SEKATEN

Selasa, 18 Agu 2026
Tambakberas, dari Darah Ranggalawe ke Muktamar NU
Catatan

Tambakberas, dari Darah Ranggalawe ke Muktamar NU

Jumat, 14 Agu 2026

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.