Rabu, Juli 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

PAD Bocor Berulang, Wakil Ketua DPRD Kota Batu Desak Dishub Rombak Sistem Parkir Tepi Jalan

Redaksi by Redaksi
Februari 1, 2026 8:29 pm
in Pemerintahan
Wakil Ketua DPRD Kota Batu Punjul Santoso menyoroti PAD Kota Batu yang bocor. Foto: Azmy

Wakil Ketua DPRD Kota Batu Punjul Santoso menyoroti PAD Kota Batu yang bocor. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Wakil Ketua DPRD Kota Batu, Punjul Santoso mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu merombak sistem pengelolaan parkir di tepi jalan umum. Hal ini ditegaskannya menyusul potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terus berulang.

Realisasi retribusi parkir tepi jalan di 2025 hanya berkisar di angka Rp1,5 miliar dari target rasional di angka Rp7 miliar. Angka 1,5 miliar menjadi angka tertinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya yang bahkan tidak sampai menyentuh Rp1,5 miliar.

READ ALSO

Bupati Malang Anggarkan Rp6 Miliar untuk Perluas Pasar Turen Usai Kebakaran

DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan

Baca Juga: Kuatkan Ekonomi Lokal, Fraksi PKS DPRD Kota Batu Siap Fasilitasi UMKM Pertajam Daya Saing

Menurut Punjul, di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu dan adanya pengurangan Tunjangan Kinerja Dinamis (TKD), optimalisasi pajak parkir harus menjadi prioritas. Saat ini, Dishub sendiri menerapkan sistem bagi hasil dengan juru parkir (jukir).

Ia menilai sistem bagi hasil yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) dengan komposisi 60 persen untuk juru parkir (jukir) dan 40 persen untuk pemerintah daerah tidak akan maksimal jika sistem pengawasannya tetap lemah.

Berdasarkan pengamatannya, Punjul menyoroti penempatan personel jukir yang terlalu padat di titik-titik tertentu, seperti di kawasan Alun-Alun, Jalan Diponegoro, hingga Jalan Panglima Sudirman.

“Contoh di sebelah selatan Alun-Alun, satu ruas pendek saja jukirnya bisa 4 sampai 6 orang. Ini tidak efektif. Logikanya, pembagian shift harus diatur jelas, jangan menumpuk di satu waktu. Kalau terlalu banyak orang di satu titik, pendapatan yang masuk ke daerah jadi tidak maksimal karena terlalu banyak dibagi di lapangan,” ujar Punjul.

Baca Juga: DPRD Kota Batu Cabut Kebijakan Kenaikan Tunjangan Meski Belum Pernah Terealisasi

Ia juga menengarai adanya praktik “jukir liar” atau oknum yang menggunakan atribut resmi namun tidak bekerja sesuai prosedur.

Ia mencontohkan temuan di Jalan Diponegoro, di mana ada oknum yang hanya muncul saat jam-jam tertentu tanpa memberikan karcis resmi kepada pengguna jasa parkir.

Guna menutup celah pungutan liar dan manipulasi karcis, Punjul menyarankan agar Pemerintah Kota Batu, khususnya Dishub, melakukan studi banding atau ngangsu kawruh ke Kota Surabaya yang telah menerapkan sistem pembayaran parkir nontunai melalui QRIS.

“Surabaya sudah pakai QRIS, begitu masuk langsung online. Di kita, karcis seringkali hanya dipegang saja oleh jukir, tidak diberikan ke masyarakat. Padahal aturannya jelas, kalau tidak ada karcis, jangan dibayar. Tapi masyarakat kita kan tidak terbiasa meminta,” jelasnya.

Ia menambahkan, penggunaan teknologi gate parkir (palang pintu otomatis) terbukti meningkatkan pendapatan secara signifikan, seperti yang terjadi di area pasar. Namun, ia juga mengingatkan agar pengawasan terhadap “jalan tikus” atau celah masuk ilegal saat malam hari tetap diperketat.

Politisi PDI Perjuangan ini juga meminta Dishub untuk mendata ulang seluruh jukir secara detail, mulai dari nama petugas, lokasi ruas jalan, hingga jadwal shift yang jelas.

“Data itu harus terang benderang. Siapa yang jaga jam 9 pagi sampai jam 12, selanjutnya siapa. Jangan sampai sistemnya ‘suka-suka’. Peran koordinator parkir sangat krusial. Jika ada kebocoran, mereka itu yang harus bertanggung jawab memberikan edukasi dan pengawasan kepada anak buahnya,” tegas Punjul.

Ia berharap Dishub Kota Batu di bawah kepemimpinan yang sekarang bisa lebih peka dan proaktif. “Dalam hal ini, kita tidak bisa serta merta menyalahkan juru parkirnya, tapi sistemnya yang harus diperbaiki. Kalau sistemnya kuat, kebocoran bisa ditekan, dan PAD kita akan naik secara otomatis,” pungkasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: DPRD Kota BatuPAD Kota BatuPunjul SantosoRetribusi parkir kota batu

Related Posts

Bupati Malang, Sanusi (topi hitam) meninjau lahan di sekitar Pasar Turen yang terdampak kebakaran. Foto: Pemkab Malang
Pemerintahan

Bupati Malang Anggarkan Rp6 Miliar untuk Perluas Pasar Turen Usai Kebakaran

Rabu, 15 Jul 2026
DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan
Pemerintahan

DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan

Senin, 13 Jul 2026
Bupati Sanusi Dampingi Wamen PPPA Bahas Penguatan Ekonomi Hijau Berbasis Bambu di Ngantang
Pemerintahan

Bupati Sanusi Dampingi Wamen PPPA Bahas Penguatan Ekonomi Hijau Berbasis Bambu di Ngantang

Senin, 13 Jul 2026
Bapenda Kota Malang Gencar Sosialisasi dan Jemput Bola, Tren Opsen PKB dan BBNKB Meningkat
Pemerintahan

Bapenda Kota Malang Gencar Sosialisasi, Tren Opsen PKB dan BBNKB Meningkat

Jumat, 10 Jul 2026
Realisasi PBB-P2 Kota Batu Turun, Baru Capai Rp6,6 Miliar
Pemerintahan

Realisasi PBB-P2 Kota Batu Turun, Baru Capai Rp6,6 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026
Ketua DPRD Kota Batu Dorong Pejabat Sekda Baru Akselerasi Pembangunan Terpadu
Pemerintahan

Ketua DPRD Kota Batu Dorong Pejabat Sekda Baru Akselerasi Pembangunan Terpadu

Kamis, 9 Jul 2026
Next Post
Djoko Prihatin memimpin pembongkaran segel Kantor DPD Partai Golkar Kota Malang. (Foto/M Sholeh)

Djoko Prihatin Bongkar Segel Kantor Golkar Kota Malang

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.