Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Oksitosin: Rahasia Ikatan Ajaib antara Kucing dan Manusia

Redaksi by Redaksi
September 23, 2025 7:34 am
in Tugu Sehat
Kucing dan manusia

ilustrasi/freepik

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id-Kucing sering dianggap mandiri, bahkan cuek. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa hubungan manusia dengan kucing ternyata sama kuatnya dengan ikatan sosial lain — berkat peran hormon oksitosin, atau yang sering disebut hormon cinta.

Apa Itu Oksitosin?

Ilustrasi
ilustrasi/freepik

Dilansir dari halaman livesience, Oksitosin adalah zat kimia di otak yang berperan penting dalam rasa percaya, kasih sayang, serta mengurangi stres. Pada manusia, hormon ini melonjak saat ibu menggendong bayi atau ketika kita berpelukan dengan orang terdekat.

READ ALSO

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti

Sinom Bangkit Lewat Kemasan Modern, Minuman Tradisional Kini Mulai Dilirik Generasi Muda

Penelitian juga menemukan bahwa oksitosin muncul dalam hubungan manusia dengan hewan, khususnya kucing dan anjing. Hormon ini membuat interaksi terasa menenangkan, penuh kepercayaan, dan mengurangi hormon stres kortisol.

Oksitosin pada Hubungan Kucing dan Manusia

Jika anjing sudah lama diketahui meningkatkan kadar oksitosin pada pemiliknya, kini giliran kucing yang menjadi perhatian para peneliti. Walau kasih sayang kucing lebih halus, pemilik sering merasa hangat, tenang, dan terbebas dari stres.

Sebuah studi di Jepang tahun 2021 menemukan bahwa belaian singkat pada kucing mampu meningkatkan oksitosin dalam air liur pemilik. Efek ini mirip dengan manfaat sosial dari kontak dengan orang terkasih.

Baca juga: Rahasia Dengkuran Kucing: Efek Menenangkan yang Tak Terduga

Momen yang Memicu Oksitosin

Kapan oksitosin paling banyak dilepaskan?

  • Saat membelai kucing dengan lembut

  • Ketika kucing duduk di pangkuan pemiliknya

  • Saat kucing mendengkur di dekat manusia

  • Dalam interaksi yang tidak dipaksakan

Studi Februari 2025 mencatat bahwa kucing yang terikat erat dengan pemiliknya menunjukkan lonjakan oksitosin saat dipeluk atau dielus. Namun, jika kucing dipaksa, efek sebaliknya terjadi: kadar oksitosin menurun.

Baca juga: Pro Kontra dan Tips Merawat Hewan Peliharaan di Lingkungan Kos

Perbedaan Gaya Keterikatan Kucing

Tidak semua kucing sama. Ada yang senang dipeluk, ada pula yang lebih menjaga jarak.

  • Kucing penyayang → oksitosin meningkat saat kontak fisik.

  • Kucing cemas → oksitosin tinggi, tapi mudah kewalahan.

  • Kucing menghindar → oksitosin tidak banyak berubah jika dipaksa berinteraksi.

Artinya, kunci ikatan dengan kucing adalah menghormati gaya komunikasi mereka.

Bahasa Cinta Kucing: Kedipan dan Dengkuran

Kucing tidak menggunakan tatapan mata lama seperti anjing. Sebaliknya, mereka memberi sinyal halus:

  • Kedipan mata pelan → tanda percaya dan rasa aman.

  • Dengkuran → menenangkan manusia sekaligus meningkatkan oksitosin, bahkan bisa menurunkan tekanan darah dan rasa sakit.

Apakah Kucing Kurang Penyanyang daripada Anjing?

ilustrasi
ilustrasi/freepik

Studi tahun 2016 menemukan bahwa kadar oksitosin anjing meningkat hingga 57% setelah bermain dengan pemilik, sementara kucing sekitar 12%. Meski lebih kecil, peningkatan ini tetap bermakna.

Bedanya, anjing adalah hewan sosial yang sejak lama berevolusi bersama manusia, sedangkan kucing lebih independen. Mereka hanya menunjukkan pelepasan oksitosin ketika benar-benar merasa aman.

Kesimpulan

Ikatan manusia dan kucing terbentuk dari sentuhan lembut, kedipan mata, hingga suara dengkuran. Walau tidak seekspresif anjing, kucing memiliki cara unik untuk menunjukkan cinta.

Setiap kali kucing Anda duduk di pangkuan, mendengkur, atau memberi kedipan pelan, ingatlah: oksitosin sedang bekerja di kedua otak Anda, memperkuat rasa percaya dan menenangkan hati.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: livescience, researchgate, kinship
redaktur: jatmiko

Tags: Dengkuran kucinghormon cintahubungan kucing dan manusiaikatan manusia dan hewanKesehatan Mentalkucingkucing penyayangmanfaat memelihara kucingoksitosinpenelitian kucing

Related Posts

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti
Tugu Sehat

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti

Kamis, 16 Jul 2026
jamu sinom
Tugu Sehat

Sinom Bangkit Lewat Kemasan Modern, Minuman Tradisional Kini Mulai Dilirik Generasi Muda

Kamis, 16 Jul 2026
Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?
Tugu Sehat

Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?

Jumat, 10 Jul 2026
5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya
Tugu Sehat

5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya

Senin, 6 Jul 2026
Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara
Tugu Sehat

Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara

Minggu, 5 Jul 2026
Hospital Penawar
Tugu Sehat

Investasi Kesehatan Terbaik! Hospital Penawar Hadirkan Paket Medical Check Up Wanita, Mulai RP 990 Ribu

Minggu, 28 Jun 2026
Next Post
CSR TBIG

CSR TBIG Ajak Ribuan Warga Rote Ndao Terapkan Pola Hidup Sehat

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.