Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pilihan Redaksi

Nyala Literasi Itu ada di Tengah Ladang Tebu

Redaksi by Redaksi
Mei 29, 2022 1:56 pm
in Pilihan Redaksi
Literasi di tengah Kebun Tebu

Herwiningsih (26), pengelola Banturead membacakan buku pada anak-anak di Desa Pringgondani, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tak ada yang menyangka di tengah ladang tebu di desa terpencil kawasan Malang Selatan masih ada semangat literasi yang menyala. Nyala terang itu datang dari sebuah perpustakaan kecil, di sebuah rumah yang terletak di tengah rapatnya tanaman tebu yang tingginya seukuran 3 kali orang dewasa.

 

READ ALSO

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

HERWININGSIH namanya. Usianya masih 26 tahun. Seorang guru yang hidup jauh dari hingar bingar perkotaan. Di salah satu sekolah di kawasan terpencil, sejauh 42 kilometer dari pusat kota. Tepatnya di Dusun Sengon, Desa Pringgondani, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.

Di kawasan pantai selatan itu mayoritas warganya bertani tebu. Tak heran jika berkunjung ke wilayah ini anda akan disajikan pemandangan ladang tebu di kanan kiri sepanjang perjalanan. Termasuk di antara perkampungan penduduk sekalipun.

Semangat literasi terus digaungkan Herwiningsih (26) dari rumahnya di tengah hamparan ladang tebu. Foto/Azmy

Seperti rumah Herwiningsih. Rumahnya baru bisa dijumpai setelah menyusuri jalan setapak membelah ladang tebu. Orang yang baru pertama kali ke sana tidak akan pernah menduga, jika terdapat sebuah rumah di balik rimbunnya ladang tebu.

Disitulah Herwiningsih justru menjadikan rumahnya sebagai pusat literasi warga sekitar. Dia menamai rumahnya dengan Banturead, komunitas yang punya tujuan mulia. Yaitu membumikan literasi untuk anak bangsa di desanya.

Setiap hari, dia mengajak anak-anak yang rata-rata muridnya di MI Miftahush Shibyan bermain ke rumahnya. Di sana, anak-anak ini diajak bermain sambil belajar. Hingga dikenalkan pada buku-buku di sebuah perpustakaan sederhana miliknya.

Herwiningsing menuturkan jika literasi atau paling tidak soal buku bacaan masih jadi hal asing untuk warga desanya. Pasalnya, kehidupan masyarakat di sana hanya dihabiskan untuk bertahan hidup. Soal wawasan dan ilmu pengetahuan masih jadi barang pokok nomor dua.

Anak-anak belajar di tengah ladang tebu. foto/ulul azmy

Mindset seperti ini akhirnya menurun kepada anak-anak mereka. Sehingga abai terhadap pendidikan.  Bahkan nyaris putus sekolah. Kata Herwin, hampir 50 persen anak-anak desanya rata-rata kesulitan baca tulis. Hingga di kelas 2 SD. Bahkan ada juga yang sudah kelas 5 SD.

”Padahal seharusnya, rata-rata anak di usia segitu sudah bisa baca tulis. Setelah ditelusuri, ternyata mereka banyak terpengaruh oleh gawai yang dikasih orang tuanya tapi tidak didampingi. Dikasih gitu aja,” kisahnya ditemui reporter tugumalang.id, Minggu (29/5/2022).

Selain itu, motivasi belajar anak-anak juga terbilang rendah. Bisa dibilang, hanya 1 dari 100 anak di desanya yang melanjutkan sekolah hingga di perguruan tinggi. ”Misal dari ratusan anak sekolah di SMA sini, yang lanjut kuliah hanya 1 sampai 3 anak saja,” bebernya.

Selebihnya, anak-anak melanjutkan hidup bercocok tanam seperti orang tuanya dengan bertani. Bahkan, banyak juga putus sekolah karena terjebak pergaulan bebas. ”Lulus SMP sudah menikah, akhirnya kan putus sekolah. Ini sudah jadi hal umum di sini,” ungkapnya lagi.

Melihat kondisi itu, Herwiningsih merasa prihatin. Terlebih, dia adalah salah satu sosok guru dan anak muda di desanya. Bersama seorang temannya, dia akhirnya membangun komunitas Banturead pada 2020.

Kegiatan belajar sambil bermain di Komunitas Banturead yang dikelola Herwiningsih (26) dari tengah ladang tebu Desa Pringgondani, Kecamatan Bantut, Kabupaten Malang. Foto/Azmy

Misi awalnya, kata dia, bagaimana cara agar anak-anak ini bisa melepas ketergantungan pada gawai. Salah satunya dengan membuat rumah belajar dan perpustakaan. Mengajak mereka untuk bisa dan mimpinya bisa lebih rajin membaca buku.

Meski begitu, bukan berarti niat mulianya ini berjalan lancar begitu saja. Banyak anak-anak, bahkan orang tua yang melarang keras anaknya kesana. Namun seiring waktu masyarakat mulai percaya dan mendukung akan keberadaan Banturead.

”Dari yang hanya ada 2 orang, sekarang bisa sampai puluhan anak berkegiatan disini. Yang paling rutin itu hari Kamis sama Jumat. Banyak orang tua yang akhirnya memaksa anaknya bermain ke sini,” kata Alumnus IAI Al-Qolam Gondanglegi ini.

Anak-anak Bermain di halaman. foto/ulul Azmy

Kendati demkian, menurut guru berusia 26 tahun ini, bukan berarti kesadaran masyarakat di desanya dibiarkan begitu saja. Menurut dia masih perlu ada pendampingan terhadap para orang tua, agar sadar bahwa pendampingan pendidikan terhadap anak adalah masalah urgen.

Kendati demikian, dia tidak ingin banyak menuntut. Herwiningisih lebih memilih untuk bergerak seperti adanya. Herwiningsih berusaha akan meng-update kegiatan di Banturead agar tidak terkesan membosankan seperti belajar di sekolah.

Kegiatan belajar sambil bermain di Komunitas Banturead yang dikelola Herwiningsih (26) dari tengah ladang tebu Desa Pringgondani, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Foto/Azmy

”Semisal kegiatan di Banturead berkisar seperti di sekolah apa bedanya, juga sama bosannya. Kemarin saya baru ngebalin cara membuat ecobrick. Sebisa mungkin nanti disini gak ada kaitan sama sekolah,” tekadnya.

Langkah yang dilakukan Herwiningsih masih baru awal. Sosok teladan ini membutuhkan sosok-sosok pemantik lain guna menyalakan semangat literasi lebih digemari. Lebih manis lagi seperti ladang tebu yang menjadi sumber pokok utama kehidupan masyarakatnya.

 

Reporter: Ulul Azmy
editor: jatmiko

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: ladang tebuliterasi

Related Posts

Kampung Gandean
Pilihan Redaksi

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Senin, 23 Mar 2026
Omah Wiromargo
Pilihan Redaksi

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Minggu, 18 Jan 2026
Kebun Botol Malang
Pilihan Redaksi

TBM Kebun Botol Malang, Literasi dan Pembelajaran Bahasa Asing di Tengah Kebun Hijau

Selasa, 7 Okt 2025
Kebun Botol
Pilihan Redaksi

Kebun Botol Malang, Inovasi Ibu-Ibu Tlogomas Ubah Limbah Plastik Jadi Ladang Hijau Bernilai Ekonomi

Selasa, 7 Okt 2025
KA Jayabaya
Pilihan Redaksi

Catatan Perjalanan KA Jayabaya: Rezeki Bertemu Penumpang Baik, Panik Tragedi Ojol di Jakarta

Selasa, 16 Sep 2025
JFC 2025 Batch 2
Pilihan Redaksi

JFC 2025 Batch 2 Dibuka, Nurcholis Tekankan 6M sebagai Landasan Jurnalisme Berkualitas

Senin, 15 Sep 2025
Next Post
bus macito

Bus Macito Bakal Beroperasi Setiap Hari di Kota Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.