Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pilihan Redaksi

Nurhayati Subakat di Mata Mantan Asistennya

Selalau On Time dan Sederhana

Redaksi by Redaksi
September 1, 2022 9:49 am
in Pilihan Redaksi
subakat

Founder PT Paragon Technology dan Innovation, Nurhayati Subakat. Foto: dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Cerita umum tentang Founder PT Paragon Technology and Innovation, Nurhayati Subakat, mungkin sudah tidak asing lagi. Terlebih, Paragon membawahi sejumlah brand produk kosmetik yang familiar di kalangan masyarakat, di antaranya Wardah, Kahf, Emina Make Over, Putri, Biodef, dan lainnya.

Tetapi cerita sisi lain atau kisah di balik layar tentang sosok yang masuk dalam 100 tokoh perempuan berpengaruh di Indonesia itu belum banyak yang tahu. Kali ini, mantan asisten Nurhayati menceritakan beberapa hal unik tentangnya selama mendapingi di balik layar.

READ ALSO

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Dia adalah Ari Kleryyanti. Dara asal Bandung ini sempat mendampingi Nurhayati selama tiga tahun sebagai asisten pribadinya. Selama bersama Nurhayati, dia menjumpai beberapa hal unik yang biasa dilakukan dan dipertunjukkan.

subakat
Ari Kleryyanti (kiri), Afifah Alif Maghend (tengah), dan Eko Siswati (kanan), saat ditemui di ruang passion kompleks Paragon Jakarta. Foto: Herlianto A

Pakai Baju Kurung Sederhana

Manurut Ari, sapaan akrabnya, saat berada di rumah, Nurhayati biasa menggunakan baju kurung yang sederhana. Boleh dibilang bukan pakaian yang mahal. Padahal andaikan dia membeli pakaian yang mahal sangat mampu.

“Ibu (Nurhayati Subakat) itu kalau beli baju kurung harganya cuma ratusan aja. Menurutnya itu sudah cukup,” kata Ari menceritakan kebersamaannya selama tiga tahun.

Ari pernah bertanya mengapa tidak membeli pakaian yang bagus dan mahal. Menurut Ari, Nurhayati menjawab untuk apa pakaian mahal. Apakah hanya untuk mendapatkan pujian? “Kata itu, kalau hanya untuk mendapat pujian, lalu setelah mendapat pujian lalu apa?,” kata Ari menirukan jawaban Nurhayati.

Di situ kadang Ari merasa malu, karena bagi orang sekelas Nurhayati Subakat, uang sebesar ratusan ribu tentulah tak banyak berarti. Tetapi menurut Ari, dia sudah berhasil mengalahkan egonya untuk tampil mewah.

Selalu On Time

Hal lainnya yang diceritakan Ari adalah Nurhayati sangat disiplin. Dia tidak ingin hadir terlambat dalam suatu acara apapun. Itu cara dia menghargai waktu. Untuk kedisiplinan itu, Nurhayati sejak subuh sudah bangun untuk siap-siap acara pagi yang akan dia hadiri. “Ibu itu on time banget orangnya, kalau acara pagi, habis subuh itu saya sudah harus berangkat,” kenangnya.

Apa yang dilakukan Nurhayati selama di mobil? Menurut Ari, selama di mobil Nurrhayati biasanya membaca chat WhatsApp atau membaca buku. Kadang juga sharing sesuatu dengan Ari. “Di mobil ibu kadang juga bercerita tentang pekerjaan yang sudah lama dia tekuni,” kata dia.

Menjaga Martabat Perempuan

Selama menjadi asisten Nurhayati, Ari tinggal di sebuah tempat milik Paragon yang dikhususkan untuk karyawan. Lokasi dari kos tersebut berdekatan dengan tempat konveksi pakaian. Pegawai konveksi tersebut semuanya laki-laki.

Nah, pada saat Ari lewat dengan konveksi itu untuk ke kantor, sering kali digodain oleh para lelaki yang ada di situ. “Kadang mereka suit-suit gitu ke saya, sebetulnya biasanya saja,” kata dia.

Lalu suatu hari, Nurhayati bertanya pada Ari tinggal di mana. Diapun memberi tahu lokasi tempat tinggalnya. Ternyata Nurhayati tahu kalau di daerah itu berdekatan dengan konveksi pakaian yang pegawainya cowok semua.

Setelah tahu itu, Nurhayati langsung meminta Ari pindah ke tempat yang lebih nyaman. Dan kos milik Paragon itupun tak lagi digunakan untuk karyawan perempuan, melainkan diganti menjadi khusus laki-laki.

Sebulan Bisa 30 Proposal

Proposal pengajuan bantuan dari beberapa lembaga sosial tidak hanya datang secara resmi melalui lembaga CSR (Corporate Social responsibilty) PT Paragon Technology and Innovation tetapi juga menuju Nurhayati Subakat secara pribadi. Bahkan dalam sebulan bisa puluhan proposal yang masuk. “Dalam sebulan banyak sekali proposal yang masuk ke ibu, kalau dirata-rata sekitar 30 proposal tiap bulan,” kata Ari.

Setiap proposal tersebut biasanya langsung diperiksa oleh Nurhayati, kadang juga Ari bantu memeriksanya. Kata Ari, banyak proposal yang kadang mengatasnamakan dekat dengan Nurhayati. “Setelah ditanya ke ibu ternyata dia tidak kenal,” katanya.

Untuk hal yang demikian itu, imbuh Ari, Nurhayati tidak langsung menolaknya melainkan meminta diproses sebagaimana aturan yang ada.

Demikian, cerita unik Ari, mantan asisten Nurhayati Subakat yang kini sudah menjadi tim CSR PT Paragon Technology and Innovation.

Catatan ini adalah bagian dari program Jelajah Jawa-Bali, tentang Inspirasi dari Kelompok Kecil yang Memberi Arti oleh Tugu Media Group x PT Paragon Technology and Innovation. Program ini didukung oleh Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP), Pondok Inspirasi, Genara Art, Rumah Wijaya, dan pemimpin.id.

Reporter: Herlianto A

Editor: Lizya Kristanti

Tags: jakartajelajah jawa baliNurhayati SubakatPT Paragon Technology and Innovation

Related Posts

Kampung Gandean
Pilihan Redaksi

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Senin, 23 Mar 2026
Omah Wiromargo
Pilihan Redaksi

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Minggu, 18 Jan 2026
Kebun Botol Malang
Pilihan Redaksi

TBM Kebun Botol Malang, Literasi dan Pembelajaran Bahasa Asing di Tengah Kebun Hijau

Selasa, 7 Okt 2025
Kebun Botol
Pilihan Redaksi

Kebun Botol Malang, Inovasi Ibu-Ibu Tlogomas Ubah Limbah Plastik Jadi Ladang Hijau Bernilai Ekonomi

Selasa, 7 Okt 2025
KA Jayabaya
Pilihan Redaksi

Catatan Perjalanan KA Jayabaya: Rezeki Bertemu Penumpang Baik, Panik Tragedi Ojol di Jakarta

Selasa, 16 Sep 2025
JFC 2025 Batch 2
Pilihan Redaksi

JFC 2025 Batch 2 Dibuka, Nurcholis Tekankan 6M sebagai Landasan Jurnalisme Berkualitas

Senin, 15 Sep 2025
Next Post
harga bbm

1 September 2022, Harga BBM di Kota Malang Tidak Naik

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.