Minggu, Mei 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Politik

Merajut Pemilu 2024 yang Damai Tanpa Isu Politik Identitas

Redaksi by Redaksi
Juli 28, 2023 6:56 am
in Politik
Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Dr Wahyudi Winarjo (baju batik) dalam FGD penguatan literasi politik menuju Pemilu 2024.

Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Dr Wahyudi Winarjo (baju batik) dalam FGD penguatan literasi politik menuju Pemilu 2024. (Foto/M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Isu politik identitas menjadi salah satu atribut yang kerap digunakan untuk merajut perolehan suara dalam pemilihan umum. Untuk mengantisipasi dampak negatif politik identitas, Cangkir Opini menggelar penguatan literasi politik dalam FGD bertajuk ‘Mewujudkan Politik Harmoni Menuju Pemilu 2024 yang Sejuk dan Damai’ di Malang pada Kamis (27/7/2023).

FGD ini dihadiri oleh kalangan muda berbagai organisasi. Mulai pegiat parpol, mahasiwa berbagai perguruan tinggi hingga pemuda berbagai organisasi.

READ ALSO

Gerindra Kota Malang Sembelih 11 Sapi, Aspirasi Warga dan Semangat Pengabdian Digaungkan

Wajah Gen Z dan Perempuan Warnai Pengurus PAC PDI Perjuangan Kota Batu yang Baru

Diketahui, politik identitas yang disalahgunakan dapat mengakibatkan dampak negatif. Mulai munculnya konflik SARA, radikalisme agama hingga manuver politik penuh propaganda pemicu kebencian terhadap pihak lain.

Baca Juga: ASN Dilarang Gunakan Wewenang dan Fasilitas Negara untuk Berpolitik

FGD penguatan literasi politik menuju Pemilu 2024.
FGD penguatan literasi politik menuju Pemilu 2024. (Foto/M Sholeh)

Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Dr Wahyudi Winarjo yang menjadi salah satu pemateri dalam FGD tersebut menyampaikan bahwa isu politik identitas memang selalu digunakan di negara manapun.

“Persoalannya adalah apakah politik identitas dipergunakan untuk memperjuangkan kepentingan rakyat dan bangsa. Yang tidak baik itu adalah politik identitas yang mengganggap identitas pihak lain itu tidak baik,” tuturnya.

Menurutnya, politik identitas akan menjadi semakin bahaya jika pelaku praktek politik identitas menganggap dan melakukan tindakan tindakan menebar kebencian terhadap pihak lain hingga menimbulkan perpecahan.

Baca Juga: 100 Difabel Antusias Ikuti Pendidikan Politik oleh Bakesbangpol Kota Malang

“Apalagi melakukan tindakan tindakan memusuhi bahkan menghalalkan darahnya dan lain sebagainya,” kata dia.

Influencer Ilham Zada dalam FGD penguatan literasi politik menuju Pemilu 2024.
Influencer Ilham Zada dalam FGD penguatan literasi politik menuju Pemilu 2024. (Foto/M Sholeh)

Untuk itu, dia berpesan kepada masyarakat dan generasi muda atau calon pemilih muda untuk memperkuat literasi politik demi masa depan bangsa yang lebih baik.

“Anak muda adalah kalangan paling aktif menggunakan media sosial. Ngerinya, ternyata anak anak muda banyak yang terjerumus turut ikut melakukan ujaran kebencian seperti bullying, hate speech hingga hoax,” ujarnya.

“Harapannya, pemuda harus punya hati nurani, literasi politik, wawasan politik yang positif untuk kebaikan kehidupan bangsa dan negara. Anak muda harus membawa bahwa Indonesia milik semua, bukan milik kelompok tertentu,” imbuhnya.

Dia juga berharap generasi muda bisa dengan bijak memanfaatkan media sosial dalam memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara.

“Saya yakin anak muda bisa melakukan itu. Saya harap media sosial dijadikan wadah menuangkan ekspresi untuk memperjuangkan kebaikan bangsa. Karena anak muda pengendali media sosial, pengguna dan penggeraknya,” ucapnya.

Senada dengan Wahyudi, Influencer Ilham Zada yang juga menjadi pemateri FGD tersebut menyampaikan bahwa politik identitas memang akan selalu terjadi.

“Bicara politik identitas, itu pasti terjadi. Semua orang itu berada di lingkaran lingkaran sosial yang mempengaruhi pilihan politik atau pilihan apapun,” ujarnya.

Menurutnya, politik identitas di Indonesia kerap dikaitkan dengan Pilgub Jakarta 2017. Bahkan, kata Ilham, Pilgub Jakarta 2017 menjadi fenomena yang membuat orang beranggapan politik identitas itu negatif dan ditakuti.

“Padahal politik identitas itu tergantung pada bagaimana menggunakannya,” lanjutnya.

Dia berpandangan bahwa potensi politik identitas di Pemilu 2024 tak lagi soal agama. Jika calon presiden Pemilu 2024 benar benar diisi oleh Prabowo, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Sebab ketiganya beragama yang sama.

“Jadi peluangnya politik identitas bukan di agama lagi karena agamanya sama. Peluangnya di ras, karena Anies kan berbeda,” ungkapnya.

Melalui kegiatan FGD ini, literasi politik para generasi muda bisa semakin kuat. Dengan demikian, bahaya politisasi identitas di Pemilu 2024 yang menggunakan isu ras bisa diantisipasi.

“Kami juga berharap partai partai politik tidak menggunakan politik identitas di isu ras,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: FGDPemilu 2024Pendidikan PolitikPolitik identitas

Related Posts

Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo (kiri) dan Ketua Panitia Kurban DPC Partai Gerindra Kota Malang, Abu Bakar (kanan) menunjukkan daging kurban Gerindra Kota Malang di RPH Perumda Tunas Kota Malang untuk dibagikan ke masyarakat (M Sholeh)
Politik

Gerindra Kota Malang Sembelih 11 Sapi, Aspirasi Warga dan Semangat Pengabdian Digaungkan

Kamis, 28 Mei 2026
Pelantikan PAC PDIP Kota Batu. Foto: Dok.
Politik

Wajah Gen Z dan Perempuan Warnai Pengurus PAC PDI Perjuangan Kota Batu yang Baru

Senin, 25 Mei 2026
PSI
Politik

Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

Minggu, 24 Mei 2026
PKB Kota Malang
Politik

Hari Fraksi, PKB Kota Malang Buka Posko Penyampaian Aspirasi Setiap Hari Jumat

Sabtu, 2 Mei 2026
PDI Perjuangan Kota Malang
Politik

PDI Perjuangan Kota Malang Libatkan Anak Muda, Panaskan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029

Minggu, 26 Apr 2026
Nasdem
Politik

Kader Nasdem Malang Raya Desak Tempo Minta Maaf dan Klarifikasi Soal Isu Merger Partai

Rabu, 15 Apr 2026
Next Post
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana.

Laporkan! Pemkot Malang Bakal Tindak Tegas Kepala Sekolah Main Harga Baju Seragam

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.