MALANG, Tugumalang.id – Menteri Agama RI, Prof Nasaruddin Umar mengajak Civitas Akademika Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) turut berperan dalam peningkatan ketaatan umat Islam dalam beragama. Institusi ini diharapkan tak sekedar berprestasi dalam sains dan teknologi (saintek), tetapi juga memiliki pengaruh pada peningkatan penerapan nilai-nilai Islam di masyarakat.
Hal ini ia sampaikan saat mengisi halaqah ilmiah dengan tema Meneguhkan Kemandirian Pondok Pesantren Menyongsong Indonesia Emas 2045. Kegiatan ini digelar di Kampus III UIN Malang, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Senin (10/2/2025) malam.

Baca Juga: Bikin Bangga! UIN Malang Masuk 10 Besar PTKIN Terbaik di Indonesia
Nasaruddin menjelaskan, kesuksesan Kementerian Agama dan UIN Malang tak bisa dinilai dari kualitas formal birokrasi, megahnya bangunan, dan prestasi formal lainnya. Kesuksesan ini dinilai dari pengaruh mereka terhadap ketaatan umat Islam yang ada di sekitarnya.
“Semakin berjarak umat itu dengan agamanya, maka semakin gagal. Semakin meyatu umat dengan agamanya, maka semakin sukses Kementerian Agama dan UIN,” kata Nasaruddin.
Meski demikian, ia mengapresiasi prestasi UIN Malang di ranking perguruan tinggi dunia yang cukup menonjol. Berdasarkan ranking yang dibuat oleh Unirank, UIN Malang duduk di peringkat pertama Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terbaik di Indonesia.
UIN Malang juga dinilai sebagai perguruan tinggi Islam terbaik ke-16 di dunia. Secara umum, UIN Malang berada di peringkat ke-169 perguruan terbaik di Asia Tenggara dan ke-190 di Asia.
Nasaruddin berharap peringkat ini tak hanya mencerminkan kualitas akademik di UIN Malang, tetapi juga cermin kualitas moral dari mahasiswa dan alumni. Ia mengingatkan kampus agar tidak terjebak pada prestasi yang dinilai secara formal, tetapi juga memegang teguh nilai-nilai Islam.
“Sebesar apapun anggaran yang dihabiskan, jika tidak berbanding lurus dengan kualitas moral yang dihasilkan, maka itu juga belum sepenuhnya berhasil. Maka itu saya minta kepada sivitas akademika UIN Malang ini supaya tidak terkecoh dengan kriteria-kriteria formal,” kata Nasaruddin.
Baca Juga: Ada UIN Malang, Daftar Top 10 PTKIN Terbaik di Indonesia Versi Skor SINTA 2025
Dengan semangat ini, Nasaruddin berharap UIN Malang dapat menjadi trensetter dalam mencetak cendekiawan muslim yang tidak hanya menguasai ilmu, tetapi juga memiliki visi yang jelas dalam membawa perubahan bagi masyarakat.
Pada kesempatan ini, Nasaruddin juga meresmikan Pusat Studi Pengembangan Pesantren dan Kawasan (PSP2K) UIN Malang. Pusat studi ini merupakan sebuah inisiatif yang diharapkan mampu memperkuat kontribusi UIN Malang dalam pengembangan pesantren dan lingkungan sekitarnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























