Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Menjadi Orang yang Paling Bahagia

Redaksi by Redaksi
Juli 7, 2024 10:33 am
in Ruang Cendekia
Menjadi Orang Paling Bahagia

Penulis Irham Thoriq (CEO Tugu Media Group)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Menjelang magrib, Jumat (5/7/2024), saya berziarah ke rumah seorang teman saya bernama Lutfi Pratomo di daerah Bareng, Kota Malang. Sehari sebelumnya, ayahnya baru saja berpulang.

Di tengah obrolan, saya sempat melihat peninggalan sang bapak berupa buku yang tergeletak di ruang tamu. Almarhum kebetulan kutu buku, dan juga mantan wartawan beberapa media nasional.

READ ALSO

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Buku yang membetot perhatian berjudul La Tahzan (Jangan Bersedih). Ini buku lawas, dulu viral, tapi saya belum sempat membaca tuntas buku ini. Karenanya, saya pinjam buku tersebut.”Ojo diilangno, tak antemi kon,” kata Lutfi dengan gaya khasnya. Wkwkw…

Ini buku menarik dan fundamental dalam hidup kita. Sebagai seorang makhluk, kita harus punya kesadaran penuh untuk berserah. Sebagaimana dalam bacaan surat al fatihah, yang kira-kira artinya : kepadaMU (Allah) kita beribadah, dan kepadaMU (Allah) kita berserah diri.

Baca Juga: Para Perindu Kota Madinah

Kata kuncinya berserah diri. Dalam keadaan apapun. Suka, duka, senang, maupun sedih. Dengan berserah diri, sebagaimana judul buku ini, kita diminta La Tahzan (jangan bersedih).

Jangan bersedih, bahkan di situasi paling buruk sekalipun. Di situasi paling bawah sekalipun. Kita harus berserah, harus menerima keadaan yang kita alami. Apalagi, pertolongan Allah SWT akan selalu datang, yakni di setiap kesulitan pasti ada kemudahan.

Dalam kesulitan juga ada hikmah. Mungkin, kita di minta mawas diri, mengoreksi apa yang kita lakukan, diingatkan agar tidak sombong, dan lain sebagainya. Layaknya sebuah pakaian, untuk menjadi suci dan bersih, harus di laundrey dulu, di kucek-kucek se dalam-dalamnya. Baru akan terlihat bersih.

Di buku ini, berserah diri berarti juga bersyukur atas ketentuan kita. Tidak membandingkan diri kita dengan orang lain, dan menerima kadar rezeki kita, sambil bekerja fokus serta berdoa. Di buku ini, meski berserah, kita dilarang menganggur, karena biasanya orang yang menganggur pikiran orang itu akan ke mana-mana, dan cenderung merugikan orang lain.

Salah satu bab yang menarik, adalah kita diminta berefleksi, bagaimana kita bisa mensyukuri atas rezeki yang besar, kalau rezeki yang kecil saya tidak kita syukuri. Benar-benar menampar.

Kita ingin punya uang miliaran rupiah, dan mungkin aset yang banyak. Tapi, apakah kita mau menukar dua jari kita dengan uang dua miliar. Pasti tidak mau, karena itu akan sakit banget dan kita akan cacat. Wong sakit gigi saja sakit banget, apalagi ini jari kita mau kita potong demi uang dua miliar.

Baca Juga: Paling Bahagia di Dunia, Ini 6 Rahasia Negara Nordik

Dengan demikian, anggota tubuh kita ini adalah nikmat yang harganya melebihi uang puluhan bahkan ratusan miliar. Lalu, kenapa kita fokus pada uang yang tidak kita punya itu, dan tidak fokus pada nikmat Tuhan yang sudah kita berikan kepada kita berupa anggota tubuh, nikmat sehat, bisa ngopi, dan bersenda gurau dengan teman-teman.

La Tahzan. Jangan bersedih. Hiduplah dengan kesadaran penuh saat ini. Berbahagialah. Menjadi seorang hamba seutuhnya. Berserah diri seutuhnya.

Dalam bahasa buku ini, jadilah makhluk surga yang sedang berjalan di atas muka bumi. Hidupnya penuh dengan suka cita, tidak ada sifat iri, dengki, sombong dan aneka penyakit hati lainnya. Penuh maaf, sabar dan menyerahkan semua hasil dari apa yang kita lakukan, kepada Allah SWT.

Terima kasih pinjaman bukunya Lutfi Pratomo. Semoga menjadi amal jariyah sang bapak. Amin.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis Irham Thoriq (CEO Tugu Media Group)

Tags: Catatanla tahzanOrang Paling bahagia

Related Posts

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam
Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Rabu, 30 Sep 2026
Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda
Ruang Cendekia

Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda

Rabu, 30 Sep 2026
Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai
Ruang Cendekia

Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai

Senin, 28 Sep 2026
Next Post
Arema FC

Pilih Arema FC, Lucas Frigeri Sebut Suporter dan Tradisi Jadi Alasan Bergabung

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.