Senin, Agustus 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Budaya

Mengenal 2.000 Koleksi Topeng Bersejarah di Museum D’Topeng Malang

Redaksi by Redaksi
Januari 13, 2023 8:32 am
in Budaya
Pengunjung mengamati kolekdi di Museum D’topeng Malang

Pengunjung mengamati kolekdi di Museum D’topeng Malang. Foto/ Google Local Guide Rangga Dy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Museum ini sangat unik dan berbeda dari museum lain yang ada di kota Batu, bahkan di Jawa Timur. Sesuai dengan namanya, Museum D’Topeng, museum ini khusus menyimpan lebih dari 2000 topeng bersejarah yang datang dari seluruh wilayah Indonesia.

Koleksi yang lengkap tersebut merupakan hasil kumpulan dari Elly Tumiwa dan suaminya, Reno Halsamer, yang sebelumnya digunakan sebagai museum pribadi. Daya tarik salah satu rekomendasi wisata edukasi di Malang ini juga terletak pada koleksi artefak unik yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.

READ ALSO

5 Tempat Belajar Membatik di Malang, Cocok untuk Pelajar hingga Wisatawan

Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan

Koleksi Topeng di Museum D’Topeng Malang.
Koleksi Topeng di Museum D’Topeng Malang. Foto/ Google Local Guide Wiwin Oktavianti

Koleksi Museum D’Topeng Malang

Museum ini menyimpan koleksi yang sangat istimewa. Koleksi ini sangat berharga dari segi sejarah, karena sebagian besar dari koleksi berasal dari peradaban abad 18 sampai abad 20. Selain dapat mengenal lebih dalam mengenai warisan budaya Indonesia, anda juga dapat mempelajari sejarah Islam yang ada di Indonesia.

Baca Juga: Mengenal Wayang Topeng Malangan, Warisan Kerajaan Kanjuruhan

Pengelola telah membagi ruang museum dalam beberapa sekat sesuai dengan asal koleksi yang dipamerkan. Ada galeri Jawa Timur, Jawa Barat, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Masing-masing galeri berisi etalase kaca berisi koleksi dan sekaligus keterangan sejarahnya.

1. Galeri Jawa Timur dan Bali

Begitu masuk, pengunjung akan langsung melihat keunikan koleksi topeng khas Bali. Sajian dalam galeri ini lengkap dengan bagaimana kisang Barong dari Bali. Galeri Jawa Timur menampilkan koleksi seni dan budaya dari daerah tersebut, termasuk topeng yang menggambarkan karakter dan budaya Jawa Timur, seperti topeng reog.

Koleksi Topeng di Museum D’Topeng Malang. Foto/ Google Local Guide Wiwin Oktavianti

Di sana juga terdapat koleksi keris bertuliskan Arab dari Sumenep. Selain itu, galeri tersebut juga menyajikan berbagai macam perhiasan dari emas, perak, dan tembaga yang khas dari Jawa Timur.

2. Jawa Tengah

Galeri Jawa Tengah menampilkan koleksi seni dan budaya dari daerah tersebut, yang dihiasi dengan koleksi kendi dan tombak asli dari masa Kerajaan Mataram.

Baca Juga: Museum Singhasari Gudangnya Artefak Kabupaten Malang

3. Jawa Barat

Galeri Jawa Barat menampilkan koleksi sejarah dan budaya dari daerah tersebut, termasuk benda-benda peninggalan dari masa Kerajaan Pajajaran yang dipimpin oleh Prabu Siliwangi. Di sana juga terdapat koleksi genteng penolak bala serta berbagai topeng tradisional khas Jawa Barat.

4. Galeri Sumatera

Galeri Sumatra menyajikan koleksi seni dan budaya dari daerah tersebut, termasuk umbu, yaitu perabotan yang mirip dengan peti mati dari kayu yang tidak terdapat paku. Di sana juga terdapat tempat pengikir gigi yang digunakan dalam upacara potong gigi yang ada di Sumatra.

Koleksi Topeng di Museum D’Topeng Malang. Foto/ Google Local Guide Wiwin Oktavianti

5. Galeri Kalimantan

Galeri Kalimantan menyajikan koleksi yang menceritakan sejarah dan budaya orang Dayak, termasuk kisah tentang Mandau, senjata tradisional yang digunakan oleh masyarakat Dayak di Kalimantan.

6. Galeri Sulawesi

Galeri Sulawesi menampilkan koleksi patung tau tau khas Toraja, yang dikenal sebagai patung yang ditempatkan di perbukitan sebagai simbol arwah yang belum meninggal. Selain itu, di sana juga terdapat koleksi pedang bawah laut yang ditemukan di perairan Sulawesi.

7. Galeri Nusa Tenggara

Galeri Nusa Tenggara Timur menampilkan beberapa peninggalan sejarah dari masa lalu, termasuk salah satu meriam atau kanon yang ditinggalkan oleh Portugis. Di sana juga terdapat alat musik drum yang dibuat dari tembaga, serta berbagai kain tradisional khas NTT.

Pakaian tersebut pernah digunakan oleh pahlawan atau pangeran setempat dengan warna cokelat, hitam, dan merah. Selain itu, terdapat juga pedang pangeran, perhiasan cincin dan gelang yang pernah digunakan oleh para keturunan kerajaan.

Baca Juga: Ludruk Malang, Bertahan dan Melintasi Zaman

Galeri Nusa Tenggara Barat menampilkan koleksi seni dan budaya dari daerah tersebut, termasuk berbagai topeng tradisional yang memiliki bentuk yang mirip dengan topeng Bali. Selain itu, galeri tersebut juga menyajikan kesenian yang mirip dengan Bali.

Di sana terdapat juga patung kesuburan yang berusia 1500 tahun serta kurungan yang indah. Ada juga keris khas Lombok yang ditampilkan di galeri tersebut.

8. Galeri Wayang dan Peradaban Islam Indonesia

Galeri khusus wayang menyajikan koleksi yang menceritakan sejarah dan budaya wayang di Indonesia, termasuk peran yang dimainkan oleh Sunan Kalijaga dalam penyebaran agama Islam dan Al Quran melalui wayang. Ada juga buku-buku sejarah Al Quran yang ditampilkan di sana. Galeri Asia menampilkan koleksi piring-piring dinasti Cina.

9. Galeri Kolonial Belanda

Sedangkan Galeri Kolonial Belanda menyajikan benda-benda yang digunakan saat masa penjajahan Belanda, termasuk koin dan uang dengan empat bahasa: Inggris, Belanda, Cina, dan Arab.

10. Galeri Majapahit

Terdapat juga topeng-topeng para pejabat Belanda yang pernah menjabat di Indonesia. Galeri Majapahit menyajikan koleksi keris zaman Kerajaan Majapahit dan gada Gajahmada. Galeri keris menampilkan berbagai koleksi kepala keris dari berbagai daerah di Indonesia.

Lokasi dan Rute Menuju Museum D’Topeng Malang

Jika ingin berkunjung ke Museum D’Topeng Malang, pastikan untuk mencatat lokasinya. Museum ini berada di Jalan Terusan Sultan Agung No.2, Kota Batu. Untuk mempermudah perjalanan, anda dapat menggunakan google maps sebagai panduan.

Harga Tiket Masuk Museum D’topeng Malang

Harga tiket masuk Museum Topeng Rp50.000 per orang pada hari biasa atau week day. Harga ini tentu sangatlah terjangkau bila dibandingkan dengan apa yang akan didapatkan pengunjung. Saat hari libur, harga tiket masuk menjadi Rp70.000 per orang.

Demikianlah beragam koleksi dari Museum D’Topeng Malang yang tentunya dapat menjadi slaah satu wisata edukasi di Malang untuk keluarga. Lokasinya yang dekat dengan wisata di Malang lainnya membuat Anda bisa menambahkan daftar tujuan lain selama liburan.

Penulis: Imam A. Hanifah

Editor: Herlianto. A

Tags: Kesenian TopengMuseum D’TopengMuseum di malangtopengWisata di malang

Related Posts

5 Tempat Belajar Membatik di Malang, Cocok untuk Pelajar hingga Wisatawan
Budaya

5 Tempat Belajar Membatik di Malang, Cocok untuk Pelajar hingga Wisatawan

Senin, 20 Jul 2026
Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan
Budaya

Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan

Rabu, 15 Jul 2026
3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 
Budaya

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

Jumat, 3 Jul 2026
Aktivitas memutar vinyl wajib jadi itinerary wisatamu di Museum Musik Dunia Jatim Park 3. Foto: Dok
Budaya

List Itinerary Liburan di Kota Batu, Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Hadirkan ‘Vinyl Experience

Kamis, 25 Jun 2026
Anjali dan Hal yang Tidak Kembali
Budaya

Anjali dan Hal yang Tidak Kembali

Minggu, 21 Jun 2026
Warga mengarak jolen berisi tumpeng di Gebyar Ritual 1 Suro. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Budaya

Meriah! Gebyar Ritual 1 Suro 2026 di Gunung Kawi Libatkan 1.000 Warga Desa Wonosari

Selasa, 16 Jun 2026
Next Post
Ketua Umum MTC, Yusron Virmanza.

Terus Berdampak, Malang Tahes Club Bakal Selenggarakan Wedding Charity

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.