Kamis, Oktober 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Budaya

Mengenal Wayang Topeng Malangan, Warisan Kerajaan Kanjuruhan

Redaksi by Redaksi
Juni 10, 2022 8:10 am
in Budaya
topeng malangan

Salah satu lakon topeng malang. sumber/screenshoot youtube

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

TuguMalang.id – Salah satu kesenian tradisional yang menjadi identitas warga Malang adalah Wayang Topeng Malangan. Kesenian berupa tarian tradisional ini telah ditetapkan sebagai warisan budaya nasional sejak tahun 2014 lalu.

Wayang Topeng Malangan memiliki keunikan tersendiri dari sekian banyak kesenian topeng yang tersebar di seluruh penjuru nusantara. Keunikan tersebut terletak pada ukiran dan pahatan topeng yang menggambarkan peran watak tokoh.

READ ALSO

5 Tempat Belajar Membatik di Malang, Cocok untuk Pelajar hingga Wisatawan

Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan

Misalnya, gambar di atas topeng tersebut memiliki ukiran dan warna merah yang menggambarkan watak galak dan penuh amarah.

Biasanya cerita yang dimainkan pada kesenian sudah ada sejak zaman Kerajaan Kanjuruhan tersebut berupa cerita Panji.

Cerita cinta romantis antara Panji Asmoro dan Dewi Sekartaji. Cerita ini tak hanya menampilkan keindahan cinta tetapi juga ada heroisme dan penuh dengan petualangan.

Adapun sejarahnya, menurut Musthofa Kamal dalam jurnal Wayang Topeng Malangan: Sebuah Kajian Historis Sosiologis, Topeng Wayang Malangan mulai menyebar ke seluruh daerah Indonesia setelah Belanda pada tahun 1771 menduduki wilayah Malang.

Pada saat itu mulai membuat Malang lebih terbuka aksesnya ke berbagai daerah. Kesenian kebanggaan orang Malang itupun tak pelak juga menyebar ke berbagai tempat.

Menurut Kamal, bertahannya kesenian yang diperkirakan telah ada sejak abad ke 8 ini, tidak terlepas dari orang-orang yang membangun kembali seni ini. Lebih-lebih pada era penjajahan Belanda ekonomi sangat rendah dan masyarakat membutuhkan hiburan. Akhirnya, Wayang Topeng Malangan menjadi alternatif di berbagai tempat.

Sejak saat itulah budaya ini mendarah daging di Malang dan sekaligus menjadi identitas warga Malang. Para kolektor topengnya juga sudah mulai sadar untuk mengoleksi karya-karya tersebut. Seperti pada tahun 1928 terdapat koleksi 21 topeng yang berada di Malang. Ini mengindikasikan bahwa seni dan budaya topeng sudah menjamur sejak lama.

Penulis: Vian Nanda Fajar
editor: jatmiko

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: KanjuruhanKerajaan kanjuruhantopeng malanganwayangwayang topeng malangan

Related Posts

5 Tempat Belajar Membatik di Malang, Cocok untuk Pelajar hingga Wisatawan
Budaya

5 Tempat Belajar Membatik di Malang, Cocok untuk Pelajar hingga Wisatawan

Senin, 20 Jul 2026
Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan
Budaya

Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan

Rabu, 15 Jul 2026
3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 
Budaya

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

Jumat, 3 Jul 2026
Aktivitas memutar vinyl wajib jadi itinerary wisatamu di Museum Musik Dunia Jatim Park 3. Foto: Dok
Budaya

List Itinerary Liburan di Kota Batu, Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Hadirkan ‘Vinyl Experience

Kamis, 25 Jun 2026
Anjali dan Hal yang Tidak Kembali
Budaya

Anjali dan Hal yang Tidak Kembali

Minggu, 21 Jun 2026
Warga mengarak jolen berisi tumpeng di Gebyar Ritual 1 Suro. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Budaya

Meriah! Gebyar Ritual 1 Suro 2026 di Gunung Kawi Libatkan 1.000 Warga Desa Wonosari

Selasa, 16 Jun 2026
Next Post
Mahasiswa Unikama Juara

Mahasiswa Unikama Juara Debat Se-Malang Raya

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.