Wednesday, July 8, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Budaya

Mengenal Wayang Topeng Malangan, Warisan Kerajaan Kanjuruhan

Redaksi by Redaksi
June 10, 2022 8:10 am
in Budaya
topeng malangan

Salah satu lakon topeng malang. sumber/screenshoot youtube

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

TuguMalang.id – Salah satu kesenian tradisional yang menjadi identitas warga Malang adalah Wayang Topeng Malangan. Kesenian berupa tarian tradisional ini telah ditetapkan sebagai warisan budaya nasional sejak tahun 2014 lalu.

Wayang Topeng Malangan memiliki keunikan tersendiri dari sekian banyak kesenian topeng yang tersebar di seluruh penjuru nusantara. Keunikan tersebut terletak pada ukiran dan pahatan topeng yang menggambarkan peran watak tokoh.

READ ALSO

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

List Itinerary Liburan di Kota Batu, Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Hadirkan ‘Vinyl Experience

Misalnya, gambar di atas topeng tersebut memiliki ukiran dan warna merah yang menggambarkan watak galak dan penuh amarah.

Biasanya cerita yang dimainkan pada kesenian sudah ada sejak zaman Kerajaan Kanjuruhan tersebut berupa cerita Panji.

Cerita cinta romantis antara Panji Asmoro dan Dewi Sekartaji. Cerita ini tak hanya menampilkan keindahan cinta tetapi juga ada heroisme dan penuh dengan petualangan.

Adapun sejarahnya, menurut Musthofa Kamal dalam jurnal Wayang Topeng Malangan: Sebuah Kajian Historis Sosiologis, Topeng Wayang Malangan mulai menyebar ke seluruh daerah Indonesia setelah Belanda pada tahun 1771 menduduki wilayah Malang.

Pada saat itu mulai membuat Malang lebih terbuka aksesnya ke berbagai daerah. Kesenian kebanggaan orang Malang itupun tak pelak juga menyebar ke berbagai tempat.

Menurut Kamal, bertahannya kesenian yang diperkirakan telah ada sejak abad ke 8 ini, tidak terlepas dari orang-orang yang membangun kembali seni ini. Lebih-lebih pada era penjajahan Belanda ekonomi sangat rendah dan masyarakat membutuhkan hiburan. Akhirnya, Wayang Topeng Malangan menjadi alternatif di berbagai tempat.

Sejak saat itulah budaya ini mendarah daging di Malang dan sekaligus menjadi identitas warga Malang. Para kolektor topengnya juga sudah mulai sadar untuk mengoleksi karya-karya tersebut. Seperti pada tahun 1928 terdapat koleksi 21 topeng yang berada di Malang. Ini mengindikasikan bahwa seni dan budaya topeng sudah menjamur sejak lama.

Penulis: Vian Nanda Fajar
editor: jatmiko

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: KanjuruhanKerajaan kanjuruhantopeng malanganwayangwayang topeng malangan

Related Posts

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 
Budaya

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

Friday, 3 Jul 2026
Aktivitas memutar vinyl wajib jadi itinerary wisatamu di Museum Musik Dunia Jatim Park 3. Foto: Dok
Budaya

List Itinerary Liburan di Kota Batu, Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Hadirkan ‘Vinyl Experience

Thursday, 25 Jun 2026
Anjali dan Hal yang Tidak Kembali
Budaya

Anjali dan Hal yang Tidak Kembali

Sunday, 21 Jun 2026
Warga mengarak jolen berisi tumpeng di Gebyar Ritual 1 Suro. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Budaya

Meriah! Gebyar Ritual 1 Suro 2026 di Gunung Kawi Libatkan 1.000 Warga Desa Wonosari

Tuesday, 16 Jun 2026
Tradisi Ngarak Banteng empu supo
Budaya

Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Getarkan Kota Batu

Sunday, 31 May 2026
Tradisi bersih desa
Budaya

Tradisi Bersih Desa Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi Masyarakat Jawa

Thursday, 28 May 2026
Next Post
Mahasiswa Unikama Juara

Mahasiswa Unikama Juara Debat Se-Malang Raya

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.