Tugumalang.id – Event bertajuk “TirAI Inovasi: Menyingkap Masa Depan Startup di Era Kecerdasan Artifisial” sukses menyedot animo besar dari masyarakat. Ratusan peserta dari kalangan pelajar, guru, UMKM, pelaku sturtup, profesional teknologi hingga masyarakat umum tampak memadati seminar interaktif yang digelar di gedung Malang Creative Center (MCC), Kota Malang pada Kamis (9/10/2025) sore.
Event kolaborasi antara Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, Garuda Spark Innovation Hub, Radyalabs, dan Alkademi itu menjadi ajang penting untuk mengeksplorasi teknologi AI dalam mempercepat perkembangan bisnis.
Baca Juga: Cerita Finalis EKKA OSN 2025, Jauh-jauh Dari Bitung Sulawesi Utara hingga Misi Revenge Pembuktian Diri
Seminar ini tak hanya menekankan pemahaman teknis, tetapi juga strategi dan inovasi relevan dengan kebutuhan masa kini.

Seminar itu menghadirkan dua narasumber berpengalaman yakni CEO Alkademi, Puja Pramudya yang membedah wawasan mengenai AI for Startup: Practical Insights for Founders. Kemudian CEO SIRCLO, Brian Marshal yang mengulas materi tentang From OSN to Startup: Lesson in Building Digital Ventures.
Dalam paparannya, CEO Alkademi, Puja Pramudya membedah perkembangan teknologi AI dari masa ke masa. Baginya, inovasi adalah kunci untuk bisa bertahan di tengah perkembangan teknologi. Ia menekankan bahwa AI tidak akan pernah menggantikan peran manusia.
Baca Juga: OSN 2025 Resmi Dibuka, Coding dan AI Digodok Jadi Bidang Lomba Baru
“AI tak akan menggantikan manusia tetapi akan memudahkan pekerjaan manusia,” ucapnya.

Lebih jauh, Puja juga mengurai strategi efektif dalam membangun stratup. Baginya, membangun startup memang tak semudah membalikkan telapak tangan.
Perlu pengorbanan, kerja keras dan konsistensi untuk benar benar bisa menciptakan startup. Namun terpenting, mau memulai adalah langkah tepat dalam membangun startup.
“Strateginya ada 3, langkah pertama dalam membangun sturup adalah amati, tiru dan lakukan,” ungkapnya.
Sementara itu, CEO SIRCLO, Brian Marshal dalam paparannya membongkar pelajaran dalam membangun usaha digital. Salah satunya yakni soal kepemimpinan.
“Membangun sturtup itu apasih pelajarannya. Yang paling menarik adalah soal kepemimpinan. Bagaimana kita bisa memimpin diri sendiri, orang lain dan tim,” tuturnya.
Ia menekankan bahwa setiap individu memiliki potensi masing masing. Ada kelebihan dan kekurangan. Dalam mengembangkan diri, ia mengajak untuk tidak takut mencoba.
“Semua orang sebenarnya punya modal. Kadang kan merasa minder gak punya modal ini, itu dan sebagainya. Maka gunakan potensimu untuk menatap masa depan,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























