Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Budaya

Melihat Karya Totarist di Pameran Tunggal ‘Tamasya’ di Galeri Raos Kota Batu

Redaksi by Redaksi
Desember 1, 2024 8:25 am
in Budaya
pameran tunggal

Melihat Karya Totarist di Pameran Tunggal 'Tamasya' di Galeri Raos Kota Batu

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Kota Batu, Tugumalang.id – Pameran Tunggal Bertajuk ‘Tamasya’ oleh perupa Totarist Sosial Merbawani di Galeri Raos Kota Batu selama dua hari sejak Jumat (29/11/2024) hingga Sabtu (30/11/2024) sukses digelar.

Dalam pamerannya, Totarist membawa gagasan bahwa bangunan bersejarah terutama candi candi di Jawa Tengah dan Jawa Timur adalah juga bangunan manusia yang mengintervensi lanskap. Namun kehadiran mereka yang telah melewati sejarah panjang menciptakan harmoni dan keselarasan dengan lingkungan sekitarnya.Pameran tunggal

READ ALSO

Tradisi Bersih Desa Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi Masyarakat Jawa

Tradisi Ater-Ater, Warisan Budaya Jawa Menjaga Hangatnya Silaturahmi

Totarist melukiskan kembali bangunan tersebut disandingkan dengan hasil rekayasa manusia di era kini. Di atas bidang lukisan itu, Totarist memberi tirai-tirai garis bantu sebagaimana gambar rancang bangun arsitektural.

Baca Juga: Gelar Pameran Tunggal Dialog dalam Diri, Bambang Suprapto Ajak Pengunjung Merefleksikan Diri Lewat Jouska

Perspektif yang kadang berbeda arah muncul dari garis garis yang kadang tidak bertemu pada satu titik lenyap yang sama. Pameran ini menghadirkan karya-karya yang memadukan keindahan visual dengan refleksi kritis tentang pelestarian warisan budaya di tengah arus modernisasi.

Ketua Galeri Raos, Cholili menuturkan dalam pameran TAMASYA, Totarist mengusung konsep “perjalanan” yang tidak hanya melibatkan pengalaman fisik, tapi juga intelektual dan emosional. Karya-karya dalam pameran ini menggambarkan hubungan dinamis antara manusia, ruang, dan waktu.

Bangunan bersejarah, dan lanskap Nusantara dihidupkan kembali melalui garis perspektif imajiner yang menyilang, menciptakan dialog dengan situasi hari ini.

Selain itu, garis-garis perspektif yang mengintervensi lanskap dalam karyanya merepresentasikan berbagai sudut pandang dalam memahami dan merawat warisan budaya.

”Karya-karya ini juga mengundang penonton untuk merenungkan bagaimana kita dapat menjaga keseimbangan antara pembangunan modern dan pelestarian nilai-nilai tradisi,” jelas dia.

Karya-karya Totarist diawali dari ketertarikannya dalam melukiskan pemandangan alam, namun karyanya menampilkan pula ketertarikannya pada dorongan manusia untuk membangun di tengah-tengah lanskap alami.

Baca Juga: Cerita Pendidik Sekaligus Seniman Bambang Suprapto Tentang Refleksi Diri Melalui Karya Seni

Totarist yang lahir di sebuah perbukitan yang asri, terbiasa menyerap keindahan lanskap alami yang hijau dan berbukit. Namun bagi Totarist, dorongan manusia untuk membangun dan akhirnya mengintervensi lanskap adalah tak terhindarkan.

Totarist, lahir di desa Wonobodro, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada 11 Mei 1980, tumbuh di tengah lingkungan pedesaan yang asri tetapi penuh keterbatasan.Pameran tunggal

Meski masa kecilnya jauh dari fasilitas modern, kecintaannya pada seni muncul sejak dini. Ia belajar melukis secara otodidak dengan meniru gambar-gambar dari katalog kalender, sambil bekerja memetik cengkeh dan kopi untuk membeli alat lukisnya sendiri.

Saat ini, Totarist dikenal dengan karya-karya yang memadukan lanskap, arsitektur bersejarah, dan eksplorasi budaya. Ia juga mengelola sebuah taman wisata di kotanya, yang menjadi perwujudan nyata dari kecintaannya pada alam dan seni.

Sebagai bagian dari perjalanan kreatifnya, pameran ini mencerminkan pengalaman Totarist dalam mengelola taman wisata di kotanya. Di taman wisata ini, ia memadukan seni, estetika, dan pengalaman menikmati alam asri untuk menciptakan ruang yang menginspirasi pengunjung, sebagaimana ia juga melakukannya dalam karya-karya visualnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
Redaktur: jatmiko

Tags: Galeri Raos Kota BatuKarya TotaristPameran lukisanPameran Tunggal

Related Posts

Tradisi bersih desa
Budaya

Tradisi Bersih Desa Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi Masyarakat Jawa

Kamis, 28 Mei 2026
Ilustrasi tradisi ater-ater di Jawa. (Foto: Instagram/ @perpusipkabtegal)
Budaya

Tradisi Ater-Ater, Warisan Budaya Jawa Menjaga Hangatnya Silaturahmi

Rabu, 27 Mei 2026
Ilustrasi Wamen Kebudayaan RI Giring Ganesha saat mengunjungi objek cagar budaya Villa Bima Shakti di Selecta Kota Batu. Foto: Azmy
Budaya

Pemkot Batu Perluas Pendataan Objek Cagar Budaya di 2026, Ada Bunker Jepang hingga Situs Petirtaan

Selasa, 12 Mei 2026
Fakta menarik busana khas Malangan yang diluncurkan pada rangkaian HUT ke-112 Kota Malang sebagai identitas baru. /Foto: Instagram @pemkotmalang
Budaya

Identitas Budaya Baru, 8 Fakta Menarik Busana Khas Malangan yang Perlu Diketahui

Senin, 6 Apr 2026
Pertunjukan di rumah kelahiran Shakespeare. Foto: Shakespeare's Birthplace
Budaya

Sastrawan di Inggris, Menyusuri Jejak Sastra Klasik di Negeri Matahari Tak Pernah Tenggelam

Selasa, 31 Mar 2026
Ilustrasi Lepet ketan lacang merah yang dibungkus dengan janur dan tali rafia (Foto: Pinterest @Rien_Borneo)
Budaya

Ini 5 Macam Varian Lepet Pendamping Ketupat yang Tidak Boleh Terlewat

Minggu, 29 Mar 2026
Next Post
Hari Jadi Kabupaten Malang

Resepsi dan Tasyakuran Akhiri Rangkaian Acara Hari Jadi ke-1264 Kabupaten Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.