Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Cerita Pendidik Sekaligus Seniman Bambang Suprapto Tentang Refleksi Diri Melalui Karya Seni

Redaksi by Redaksi
Juli 31, 2024 8:00 am
in Insight
Cerita Bambang Suprapto seorang guru dan seniman yang berbicara tentang refleksi diri dan karya seni. /Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra.

Cerita Bambang Suprapto seorang guru dan seniman yang berbicara tentang refleksi diri dan karya seni. /Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Bagi Bambang Suprapto, seni adalah sebuah refleksi diri untuk mencoba berbicara dengan diri sendiri yang kemudian diwujudkan dalam bentuk sebuah karya gambar.

Menyukai seni khususnya seni rupa sejak dini membuatnya begitu senang mengekspresikan apa yang dirasakannya menjadi sebuah karya seni.

READ ALSO

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia

Seniman yang juga seorang pendidik atau guru itu menjadikan seni sebagai sarana berbagi dengan orang-orang disekitarnya tentang bagaimana cara terbaik untuk merefleksikan diri.

Baca Juga: Cerita Omar Danishwara Tentang Bahasa, Nasionalisme, dan Kolaborasi Anak Muda

Salah satunya melalui pameran tunggalnya pada Juni 2024 lalu di Toko Buku Togamas Dieng, Kota Malang yang bertajuk ‘Dialog Dalam Diri’.

Karya Bambang Suprapto dalam pameran tunggal Dialog Dalam Diri di salah satu toko buku di Kota Malang pada Juni 2024 lalu./Foto: dok.pribadi.
Karya Bambang Suprapto dalam pameran tunggal Dialog Dalam Diri di salah satu toko buku di Kota Malang pada Juni 2024 lalu./Foto: dok.pribadi.

Bagi Bambang Suprapto setiap orang yang menikmati karya-karyanya bukan sekedar penikmat tetapi juga bagian dari karya seni itu sendiri.

Dalam Dialog Dalam Diri, ia mencoba mengajak setiap penikmat karya seninya untuk mengenal diri mereka sendiri dalam visualisasi gambar yang ada di pameran tersebut.

Kepada Tugumalang.id, pria yang akrab disapa Bembeng itu menceritakan inspirasi tentang refleksi diri yang diusung dalam pameran tunggal Dialog Dalam Diri. Ia mengaku terinspirasi dari istilah psikologi yakni Jouska.

Di mana Jouska memiliki makna tentang sebuah proses bagaimana manusia bisa berbicara dengan dirinya sendiri yang selama ini tertutupi oleh situasi dan keadaan.

Baca Juga: Cerita Alumni Vokasi UMM Melewati Berbagai Kesulitan saat Kuliah, Kini Merajut Mimpi di Jepang

Keadaan yang menuntut manusia hanya bisa menerima keadaan atau realitas tanpa bisa merefleksikan lebih dalam tentang siapa dirinya yang sesungguhnya.

Alasan itulah yang kemudian membuat Bambang ingin setiap orang dapat menemukan dirinya ketika melihat karya-karyanya.

“Menurutku pentingnya manusia ketika merefleksikan diri adalah pentingnya manusia mengenali dirinya sendiri. Apapun kejadian yang ada di dalam dirinya, kalau kita sudah masuk dalam diri kita masing-masing dan jauh di dalam diri kita akan tahu apa yang kita rasakan dan apa yang harus dilakukan sebagaimana mestinya,” ungkapnya.

“Harapannya karya-karya ku bisa mengajak orang untuk merefleksikan diri untuk membuat mereka sadar bahwa yang paling bisa memahami dirimu adalah dirimu sendiri. Dengan cara apa? dengan ngobrol dengan dirimu sendiri,” tutur Bambang Suprapto.

Sementara soal konsistensinya dalam berkarya dari yang semula sebuah hobi kemudian menjadi ruang mengekspresikan diri. Pria asal Nganjuk, Jawa Timur itu menyebut ada peran teman-teman dan juga seniornya di kampus yang membuatnya konsisten untuk terus berkesenian hingga saat ini.

Bambang mengakui bahwa pergumulannya dengan teman-temannya di organisasi kampus yakni OPIUM (Organisasi Seni Pecinta Seni FIP UM) membuatnya yakin untuk terus menghasilkan karya-karya yang bisa dibagikannya kepada orang-orang sekitar. Ia ingin karya seninya dapat memberi energi positif bagi setiap orang.

Ditengah-tengah kesibukannya sebagai seorang guru, Bambang merasa menemukan dirinya ketika menuangkan ide dan perasaannya melalui goresan-goresan kuas di kanvas. Kelegaan dirasakannya ketika bisa melahirkan sebuah karya sen berupa lukisan atau gambar.

“Jujur dari kecil aku suka gambar tapi tidak berpikir untuk jadi seniman. Setelah aku bertemu dengan lingkungan yang menurutku sangat positif saat kuliah di kampus sama organisasi di fakultas yang namanya OPIUM. Ketika aku masuk ke sana aku bertemu dengan orang-orang yang suportif,” ungkap Bambang.

“Jujur, andai saat momen itu enggak ketemu mereka mungkin enggak akan jadi seperti ini. Tahun 2018 ketika aku menjadi ketua, itu adalah titik awal ku pada akhirnya memutuskan serius disini (berkesenian). Tiga tahun di sana aku ketemu dengan orang yang positif banget, itu membuatku memutuskan serius di sini dari 2018 sampai sekarang,” imbuhnya.

“Aku memilihnya dan profesiku guru BK tapi ini akan menjadi hal yang aku sangat sukai dan aku kerjakan karena media ku untuk menyampaikan apa yang ingin aku sampaikan dan apa yang aku rasakan kemudian disampaikan kepada orang-orang dengan energi yang positif,” lanjut seniman yang memiliki nama pena Unartifisial tersebut.

Dalam perjalanannya menekuni dunia seni rupa. Bambang juga mengakui bahwa ada beberapa seniman yang mempengaruhi proses berkeseniannya. Tetapi orang-orang terdekatnya yang lebih memberi pengaruh dari setiap karya seninya.

Termasuk ia merasa nyaman menyebut karya-karyanya beraliran ekspresionisme. Tepatnya ekspresionisme figuratif yakni kecenderungan seorang seniman untuk mendistorsi kenyataan dengan efek-efek emosional.

Ia mengaku lega ketika bisa berkontemplasi dan kemudian bisa menuangkannya dalam bentuk gambar. Bagi Bambang hal itu merupakan anugerah yang membuatnya merasa begitu lega saat menggambar atau melukis.

Tetapi proses berkontemplasi itu bagi Bambang tidak mudah karena ia harus bisa benar-benar merasakan ide dan perasaan tentang apa yang akan ia tuangkan dalam bentuk gambar.

“Yang berat ketika aku merefleksi sedih atau senang dan benar-benar merasakannya sebelum menggores warna di kanvas. Itu yang berat karena dalam karya-karya ini aku lebih banyak diam dan melihat dia (karya seni) daripada proses menggambarnya. Itu yang menurutku berat tapi setelah selesai, aku leganya setengah mati,” papar Bambang.

“Yang berat adalah proses refleksi apa yang aku rasakan, setelah keluar dan tertuang jadi gambar rasanya benar-benar lega,” tandasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: Bambang SupraptoDialog Dalam Dirikarya senikota malangPameran TunggalRefleksi Diriseniman

Related Posts

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”
Insight

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Jumat, 9 Okt 2026
Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia
Insight

Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia

Kamis, 8 Okt 2026
Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel
Insight

Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel

Kamis, 1 Okt 2026
Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang
Insight

Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang

Rabu, 30 Sep 2026
Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia
Insight

Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia

Senin, 21 Sep 2026
Coach Dr Fahmi Ungkap Pentingnya Mentoring Generasi Muda sebagai Investasi Masa Depan Bangsa
Insight

Coach Dr Fahmi Ungkap Pentingnya Mentoring Generasi Muda sebagai Investasi Masa Depan Bangsa

Jumat, 11 Sep 2026
Next Post
4 fakta menarik laga Persis Solo vs Arema FC di Semifinal Piala Presiden 2024./Foto: Instagram @aremafcofficial.

4 Fakta Menarik Laga Persis Solo vs Arema FC di Semifinal Piala Presiden 2024, Ambisi Singo Edan Lanjutkan Tradisi Juara

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.