Jumat, September 4, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Cerita Alumni Vokasi UMM Melewati Berbagai Kesulitan saat Kuliah, Kini Merajut Mimpi di Jepang

Redaksi by Redaksi
Juni 14, 2024 8:38 am
in Pendidikan
Cerita Viky Nur Farida, alumni Vokasi UMM, sempat melewati beragam kesulitan tapi kini merajut mimpi bekerja di Jepang /Foto: dok. for TM

Cerita Viky Nur Farida, alumni Vokasi UMM, sempat melewati beragam kesulitan tapi kini merajut mimpi bekerja di Jepang /Foto: dok. for TM

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Di balik kesulitan pasti akan datang kemudahan menjadi kalimat yang pas untuk menggambarkan cerita perjalanan Viky Nur Farida, alumni Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Alumni Program Studi (Prodi) D3 Keperawatan Vokasi UMM itu sempat tidak mendapat restu dari orang tua untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Masalah mahalnya biaya kuliah menjadi penyebab Viky tidak mendapatkan restu dari orang tuanya saat itu.

READ ALSO

Fakultas Psikologi UIN Malang Jalin Kolaborasi Bersama MAN 3 Banyuwangi

Lepas 88 Lulusan, Yudisium Fakultas Psikologi Periode III 2026 Cetak Generasi Siap Berkarya

Tetapi berkat saran dari guru semasa menempuh pendidikan di SMK, Viky gigih mewujudkan keinginannya untuk melanjutkan studi di UMM dan memilih Prodi D3 Keperawatan Vokasi UMM. Pada akhirnya kedua orang tua Viky mendukung keinginan sang anak untuk melanjutkan studi.

Baca Juga: Siap Bekerja ke Jepang, Hilmi Banyak Belajar di TC Fakultas Vokasi UMM

“Sebenarnya kurang mendapat dukungan dari orang tua tapi dari guru sewaktu SMK. Saya mendapat saran dari guru untuk masuk ke UMM. Akhirnya orang tua merestui seiring dengan dukungan berjalannya waktu,” ungkap Viky kepada Tugumalang.id.

Viky Nur Farida (tiga dari kanan) bersama alumni Vokasi UMM lainnya berpamitan ke Dekan Fakultas Vokasi UMM, Prof. Dr. Tulus Winarsunu, M.Si sebelum berangkat bekerja ke Jepang / Foto: dok. Istimewa.
Viky Nur Farida (tiga dari kanan) bersama alumni Vokasi UMM lainnya berpamitan ke Dekan Fakultas Vokasi UMM, Prof. Dr. Tulus Winarsunu, M.Si sebelum berangkat bekerja ke Jepang / Foto: dok. for TM

Namun, di awal-awal menjalani perkuliahan beberapa kali perempuan berusia 22 tahun itu sempat dihadapkan pada situasi sulit. Terutama masalah biaya perkuliahan yang membuat kedua orang tuanya mengambil pinjaman ke bank.

Baca Juga: Belajar Keorganisasian, Himpunan Mahasiswa Fakultas Vokasi UMM Ngecamp Semalam

Keadaan finansial sempat membuat Viky terancam putus kuliah. Tetapi berkat kegigihannya, dia teguh melanjutkan studinya dengan bekerja yang penghasilannya digunakan membantu kedua orang tua membayar biaya kuliah.

Beragam pekerjaan pun sempat dijalani Viky mulai dari laundry hingga bekerja di cafe dengan shift kerja dari malam hari hingga pagi hari. Semua dijalaninya demi bisa mendapatkan penghasilan untuk bisa menyelesaikan studi.

“Waktu semester tiga sempat mau putus kuliah karena enggak ada biaya. Tapi waktu itu saya kuliah juga sambil bekerja, di laundry pernah dan terakhir kerja di cafe dari jam 12 malam sampai pagi,” tuturnya.

Peruntungan Viky mulai berubah ketika ia menjalani praktik di Rumah Sakit (RS). Dosen pembimbing Viky di Vokasi UMM yang membimbing kelompoknya menawarkan kerja di Matahari Homecare UMM.

Dia kemudian mengajukan diri dan akhirnya diterima bekerja di Matahari Homecare UMM sembari berkuliah.

Dosen pembimbingnya kemudian memintanya untuk tidak lagi bekerja di cafe. Sejak saat itu, Viky menyelesaikan studinya sembari bekerja di Matahari Homecare UMM.

Kemudian di semester 4, dia mendapatkan program beasiswa dari salah satu bank nasional yang bekerja sama dengan Vokasi UMM. Berkat beasiswa tersebut, Viky yang sempat terkendala biaya bisa menyelesaikan studinya dengan lancar.

“Waktu itu ada program beasiswa dari Vokasi (UMM) buat yang terkendala biaya. Terus akhirnya saya daftar dan alhamdulillah saya keterima akhirnya biaya kuliah saya dapat dilunasi,” ungkap Viky.

Perempuan yang hobi bermain badminton itu juga berterima kasih telah mendapat bantuan dan kemudahan dari Dekan Fakultas Vokasi UMM, Prof. Dr. Tulus Winarsunu, M.Si, selama menempuh kuliah di Vokasi UMM.

Prof. Tulus juga membantunya menyelesaikan masalah biaya kuliah di awal-awal perkuliahan.

“Saya juga dibantu Prof. Tulus. Saya mendapatkan bantuan program dari Vokasi sampai akhirnya bisa lulus,” ujarnya.

Tak lupa Viky mengucapkan terima kasih kepada prodi D3 Keperawatan Vokasi UMM dan dosen-dosen yang telah membimbingnya hingga dapat menyelesaikan studi dengan baik.

Kini setelah menyelesaikan studi, Viky bersiap merajut mimpi di Jepang. Berbekal kompetensi dan pengalaman yang dimilikinya, dia diterima bekerja di salah satu perusahaan Jepang, Jinzai Sapooto Seiai Rihabiriteshon Byouin yang ada di daerah Onojoshi Provinsi Fukuoka Jepang. Bulan Juni 2024 ini, Viky akan segera berangkat ke Negeri Sakura.

Diterima bekerja di salah satu negara maju di dunia seperti Jepang, Viky mengakui bahwa kompetensi yang dimilikinya karena sarana dan prasarana yang mendukung di Vokasi UMM.

Mahasiswa juga terbantu dengan program pembelajaran Bahasa Jepang, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab sejak awal perkuliahan. Ketika lulus, alumni Vokasi UMM dapat bersaing secara global dengan kompetensi yang unggul.

Viky merasa terbantu karena mendapat bimbingan dan juga arahan sebelum mendapat kesempatan bekerja di Jepang. Ia juga terbantu dengan program pendampingan yang diberikan Vokasi UMM seperti pengenalan budaya Jepang sehingga dapat beradaptasi dengan baik saat bekerja di sana.

“Pertama fasilitas, karena D3 Keperawatan Vokasi UMM itu sudah akreditasi A. Selain itu, peralatan praktikum baik dan hal-hal yang menunjang pembelajaran sangat baik. Mahasiswa juga tidak hanya diberikan basic ilmu dari bidangnya tetapi kita juga diberi pembelajaran lainnya. Salah satunya Bahasa Jepang, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris yang itu wajib di UMM,” papar Viky.

“Kita juga diperkenalkan budaya Jepang. Tidak hanya Bahasa Jepang tetapi juga latar belakang kedisiplinan orang Jepang. Jadi untuk saya membantu menyesuaikan diri agar lebih mudah mengikuti program vokasi yang membantu saya bekerja di Jepang dan sangat membantu,” sambungnya.

Meski kini sudah diterima bekerja di Jepang, tetapi Viky masih punya keinginan untuk melanjutkan studi alih jenjang.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: Cerita Alumni Vokasi UMMD3 Keperawatan Vokasi UMMFakultas Vokasi UMMummUniversitas Muhammadiyah MalangVokasi UMM

Related Posts

Fakultas Psikologi UIN Malang Jalin Kolaborasi Bersama MAN 3 Banyuwangi
Advertorial

Fakultas Psikologi UIN Malang Jalin Kolaborasi Bersama MAN 3 Banyuwangi

Jumat, 4 Sep 2026
Lepas 88 Lulusan, Yudisium Fakultas Psikologi Periode III 2026 Cetak Generasi Siap Berkarya
Advertorial

Lepas 88 Lulusan, Yudisium Fakultas Psikologi Periode III 2026 Cetak Generasi Siap Berkarya

Jumat, 4 Sep 2026
14 Guru SMK Jawa Timur Terpilih Magang Tiga Bulan di Jerman
Pendidikan

14 Guru SMK Jawa Timur Terpilih Magang Tiga Bulan di Jerman

Rabu, 2 Sep 2026
Ratusan Mahasiswa Baru ITN Malang Ikuti Gigantik 2026
Advertorial

Ratusan Mahasiswa Baru ITN Malang Ikuti Gigantik 2026

Selasa, 1 Sep 2026
Dari Pelatihan ke LMS, UB Perkuat Pemanfaatan AI bagi Aparatur Desa
Advertorial

Dari Pelatihan ke LMS, UB Perkuat Pemanfaatan AI bagi Aparatur Desa

Selasa, 1 Sep 2026
Unikama Gelar Monev RPL Afirmasi, 119 Peserta PG PAUD Dinyatakan Lulus
Advertorial

Unikama Gelar Monev RPL Afirmasi, 119 Peserta PG PAUD Dinyatakan Lulus

Selasa, 1 Sep 2026
Next Post
Lokasi kejadian kecelakaan di Singosari. Foto: Satlantas Polres Malang

Sehari, 2 Kecelakaan di Kabupaten Malang Tewaskan 2 Perempuan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.