Malang – Jerawat sering kali menjadi masalah kulit yang membingungkan, terutama bagi mereka yang sudah menerapkan pola makan sehat dan rutin minum air putih. Namun, mengapa jerawat masih muncul meski gaya hidup terlihat sudah ideal?
Menurut Nur Widyaning R., RD, Ahli Gizi dari RS Unisma Malang, penyebab jerawat tidak hanya berasal dari makanan dan minuman yang dikonsumsi, tetapi juga melibatkan berbagai faktor lain seperti hormon, stres, dan kebiasaan sehari-hari.
Pola Makan Sehat Saja Tidak Cukup
Widya menjelaskan bahwa meski konsumsi makanan sehat dan air putih sudah dilakukan, masih banyak orang yang mengalami jerawat karena adanya pemicu lain.
“Sebagai ahli gizi, saya melihat jerawat tidak hanya soal makanan. Beberapa makanan memang bisa memicu, tapi faktor lain juga berperan,” jelasnya.
Makanan Pemicu Jerawat
Berikut beberapa jenis makanan dan minuman yang berpotensi memicu jerawat:
Minuman manis yang mengandung gula tinggi
Susu sapi, terutama jenis UHT dan skim
Gorengan dan makanan tinggi lemak jenuh
Ultra Processed Food (UPF) seperti snack instan dan makanan kemasan
Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat di Wajah
Faktor Lain Penyebab Jerawat
Widya menekankan pentingnya memahami bahwa jerawat juga bisa disebabkan oleh faktor lain di luar makanan:
1. Ketidakseimbangan Hormon
Fluktuasi hormon—terutama saat pubertas, menstruasi, atau kondisi medis tertentu—dapat memicu produksi minyak berlebih dan menyumbat pori-pori.
2. Tingkat Stres Tinggi
Stres dapat meningkatkan kadar hormon kortisol, yang menyebabkan peradangan dan produksi minyak berlebih di kulit.
3. Kebiasaan Buruk Sehari-Hari
Beberapa kebiasaan yang bisa memicu jerawat:
Kurang tidur
Jarang mencuci muka
Sering menyentuh wajah tanpa cuci tangan
“Saya pribadi pernah mengalami jerawat parah ketika sering minum kopi susu dan kurang tidur,” ujar Widya.
Tips Mengatasi Jerawat Menurut Ahli Gizi
Berikut beberapa tips dari Widya untuk membantu mengurangi jerawat secara alami dan sehat:
1. Kurangi Konsumsi Susu Sapi dan Minuman Manis
Susu mengandung hormon seperti IGF-1 yang dapat memicu jerawat. Sedangkan minuman manis memicu lonjakan insulin dan peradangan kulit.
2. Cukup Istirahat dan Tidur Teratur
Tidur cukup membantu menstabilkan hormon dan mempercepat regenerasi kulit, sehingga memperbaiki kondisi kulit berjerawat.
3. Perbanyak Konsumsi Sayur dan Air Putih
Sayur kaya antioksidan yang membantu mengatasi peradangan. Sementara air putih membantu detoksifikasi tubuh dan menjaga kelembapan kulit dari dalam.
“Jadi kalau lagi jerawatan jangan langsung panik. Coba cek pola makan dan gaya hidup juga,” jelas Widya.
Baca juga: Kurangi Jerawat Hingga Atasi Sakit Leher, 6 Manfaat Tidur Terlentang
Masalah jerawat bukan hanya masalah yang berkaitan dengan apa yang dikonsumsi, baik itu makanan atau minuman saja. Tetapi merupakan hasil dari banyak faktor dalam gaya hidup yang mempengaruhi kondisi tubuh.
Oleh karena itu, mengatasi masalah jerawat harus menyeluruh, tidak hanya dari sisi makanan sehat dan asupan mineral.
Untuk informasi kesehatan lainnya, simak konten menarik dari ahli gizi dan juga tenaga medis di akun Instagram kami, @tugusehat.id.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko





























