Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Malang Sudah Dikenal di Abad 17 Era Kesultanan Mataram

Redaksi by Redaksi
September 28, 2021 1:48 pm
in Berita
Dwi Cahyono, budayawan Malang

Dwi Cahyono. foto/FB Dwi Cahyono

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Wacana perubahan nama Kabupaten Malang menjadi Kabupaten Kepanjen oleh Bupati Malang, Muhammad Sanusi, menimbulkan banyak pro dan kontra. Salah satu yang jadi permasalahan adalah sejarah Kabupaten Malang yang sudah berusia 1260 Tahun.

Berdasarkan sejarahwan asal Malang, Dwi Cahyono, mengatakan bahwa sejak abad 17 Malang sudah terkenal di Kesultanan Mataram sebagai wilayah Mancanegara Wetan Malang.

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

“Wilayah Mancanegara Wetan Malang adalah bagian dari Kesultanan Mataram. Dan di daerah Kesultanan Mataram juga sudah banyak wilayah Mancanegara selain di Malang,” ucapnya saat dikonfirmasi pada Selasa (28/09/2021).

Nama Malang sendiri diambil wilayah topografi yang yang seperti mangkok. Banyak pegunungan yang mengelilingi wilayah ini yang terlihat seperti Malang Megung di tengah pegunungan.

“Dari semula memang Malang dan tidak merujuk pada nasib seseorang, tapi karena bentang arealnya yang tidak pas di seluruh penjuru mata angin,” bebernya.

“Malang itu bentuknya seperti dasar mangkok, dan di tengah-tengah pegunungan itu ada Gunung Buring dan Gunung Mujur di Karangploso,” sambungnya.

Lalu nama Mancanegara Wetan Malang berubah menjadi Kadipaten Malang dan berubah kembali menjadi Kabupaten Kepanjen hingga saat ini.

“Pada tahun 1914, Kabupaten Malang mengalami pemekaran menjadi Kabupaten Malang dan Kota Praja Malang yang saat ini dikenal sebagai Kota Malang,” paparnya.

Melihat fakta sejarah yang sangat panjang ini, Dwi Cahyono sangat menolak rencana Bupati Malang, Muhammad Sanusi, yang ingin mengubah nama Kabupaten Malang menjadi Kabupaten Kepanjen.

“Saya secara pribadi menolak (wacana perubahan nama Kabupaten Malang menjadi Kabupaten Kepanjen),” pungkasnya.

Reporter Rizal Adhi Pratama
Editor: Soejatmiko

Tags: Dwi Cahyonokabupaten malangmalang

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Next Post
Siswa Program Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga SMKN 1 Turen Raih Juara Olimpiade Nasional

Siswa Program Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga SMKN 1 Turen Raih Juara Olimpiade Nasional

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.